Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Ketika Pasar Bertemu Konstitusi: Membaca Prabowonomic Dalam Pergeseran Tatanan Ekonomi Global

Ketika Pasar Bertemu Konstitusi: Membaca Prabowonomic Dalam Pergeseran Tatanan Ekonomi Global

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 350
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Korea Selatan membangun kekuatan industrinya melalui strategi nasional yang konsisten. Negara memberikan arah, menciptakan ekosistem industri, memperkuat pendidikan, mendorong riset, dan mendukung lahirnya perusahaan-perusahaan nasional yang kemudian mampu bersaing di pasar global. Pasar menjadi mesin pertumbuhan, tetapi negara berperan sebagai arsitek pembangunan.

Tiongkok menempuh jalur yang berbeda lagi. Reformasi ekonomi sejak akhir 1970-an membuka ruang bagi mekanisme pasar, investasi, dan perdagangan internasional, tetapi tetap berada dalam kerangka perencanaan strategis negara. Hasilnya adalah transformasi ekonomi yang mengubah Tiongkok menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dalam waktu relatif singkat.

Sebaliknya, sejarah juga mencatat bahwa tidak sedikit negara yang memiliki sumber daya alam melimpah justru gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat. Penyebab utamanya bukan semata karena memilih sistem pasar atau sistem negara, melainkan lemahnya institusi, rendahnya kualitas tata kelola, tingginya korupsi, ketidakpastian hukum, serta kegagalan mengelola sumber daya menjadi nilai tambah.

Pelajaran dari berbagai negara tersebut memperlihatkan satu kesimpulan penting. Keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh dikotomi antara negara dan pasar, melainkan oleh kemampuan membangun keseimbangan yang sehat di antara keduanya. Negara memberikan arah strategis, menjamin kepastian hukum, melindungi kepentingan nasional, dan menjaga keadilan sosial. Pasar menciptakan efisiensi, inovasi, investasi, dan daya saing. Keduanya bukanlah lawan, melainkan dua instrumen yang harus saling melengkapi.

Dalam konteks itulah perdebatan mengenai Prabowonomics perlu ditempatkan. Pertanyaan yang sesungguhnya bukan apakah Indonesia harus memilih negara atau pasar. Pertanyaan yang lebih mendasar adalah bagaimana membangun sistem ekonomi nasional yang mampu memanfaatkan kekuatan pasar tanpa kehilangan arah konstitusional sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Ockben Saor Sinaga, S.H., M.Si : Sosok Polisi Berprestasi dan Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

    AKBP Ockben Saor Sinaga, S.H., M.Si : Sosok Polisi Berprestasi dan Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Sejak kecil, Ockben dikenal sebagai anak yang cerdas, disiplin, dan tekun belajar. Pendidikan dasarnya diselesaikan di SD Negeri 208 Jakarta pada tahun 1980. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Santa Maria Jakarta dan lulus pada tahun 1983. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMA Borobudur Jakarta hingga selesai pada tahun 1986. Karier Ockben di Kepolisian Republik […]

  • Kiat-Kiat Mempersiapkan Masa Pensiun di Bawah Naungan Al-Qur’an

    Kiat-Kiat Mempersiapkan Masa Pensiun di Bawah Naungan Al-Qur’an

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Cileungsi Bogor – Bagi sebagian orang, masa pensiun sering kali dipandang sebagai akhir dari perjalanan produktif. Padahal dalam perspektif Islam, masa pensiun justru dapat menjadi fase terbaik untuk memanen hasil amal, menikmati keberkahan usaha yang telah dibangun, serta memperbanyak kontribusi bagi umat. Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Drs. Achmat Rizani dalam wawancara bersama Radio […]

  • Pemdes Tanjung Makmur Gelar Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027 photo_camera 2

    Pemdes Tanjung Makmur Gelar Musdes Penyusunan RKP Desa Tahun Anggaran 2027

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | OKU, Sumatera Selatan – Pemerintah Desa Tanjung Makmur bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Senin (6/7/2026). Musdes […]

  • Kabiro Media Suara Mabes Sabang Soroti Kelanjutan Pembangunan Mess Pemda di Banda Aceh Senilai Rp18,3 Miliar

    Kabiro Media Suara Mabes Sabang Soroti Kelanjutan Pembangunan Mess Pemda di Banda Aceh Senilai Rp18,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Soeharto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sabang – Kepala Biro Media Suara Mabes Kota Sabang, Soeharto, menyoroti kelanjutan pembangunan Mess Pemerintah Kota Sabang yang berlokasi di Banda Aceh. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Sabang kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp18.300.451.600 yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh untuk melanjutkan pembangunan aset daerah tersebut. Kepada Media Suara Mabes, Selasa […]

  • Nelayan Pesisir Utara Jakarta Resah! Aktivitas Garok Disorot, Ekosistem Laut Terancam

    Nelayan Pesisir Utara Jakarta Resah! Aktivitas Garok Disorot, Ekosistem Laut Terancam

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Triyanto Mokar Siknun
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Utara — Keresahan nelayan di pesisir utara Jakarta terhadap penggunaan alat tangkap yang dikenal dengan sebutan garok menjadi perhatian. Aktivitas tersebut dikeluhkan karena diduga mengganggu habitat biota laut, merusak atau mengusik rumpon, mengganggu aktivitas pencari kerang, serta menyebabkan kekeruhan air akibat penggerusan dasar perairan. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada redaksi, pengguna alat […]

  • Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

    Polsek Marau Gerak Cepat Groundcheck Lima Titik Hotspot Karhutla, Medan Berat Tak Halangi Upaya Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polsek Marau Polres Ketapang bergerak cepat menindaklanjuti temuan titik panas atau hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning. Kegiatan groundcheck dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, sebagai langkah memastikan kondisi faktual di lapangan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas. Kegiatan tersebut dipimpin langsung […]

expand_less