Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Perang Abad ke-21 Tak Lagi Hanya di Medan Tempur, Sistem Kehidupan Jadi Sasaran Strategis

Perang Abad ke-21 Tak Lagi Hanya di Medan Tempur, Sistem Kehidupan Jadi Sasaran Strategis

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Karakter perang pada abad ke-21 dinilai mengalami perubahan. Konflik tidak lagi hanya berkaitan dengan pertempuran fisik di darat, laut dan udara, tetapi dapat meluas ke berbagai sistem yang menopang kehidupan dan keberlangsungan sebuah negara.

Pandangan tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan “Seri 1 — Membaca Perang Abad ke-21: Perang Sudah Berubah, Dari Medan Tempur Menuju Sistem Kehidupan”, yang ditulis di Jakarta, 4 September 2026.

Menurut Hutagaol, perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan strategis telah memperluas ruang persaingan dan konflik hingga mencakup siber, informasi, ekonomi, serta ruang angkasa.

“Perang tidak selalu dimulai dengan tembakan. Ia dapat dimulai ketika sebuah bangsa perlahan kehilangan kemampuan menentukan nasibnya sendiri,” tulis Hutagaol.

Ia menjelaskan, dalam perang konvensional sasaran umumnya dapat dikenali, seperti wilayah, pasukan, pusat komando dan instalasi militer. Namun dalam konflik modern, perhatian dapat bergeser kepada sistem yang menjadi penopang kehidupan nasional.

Sistem energi, komunikasi, data, pelabuhan, rantai pasok, sistem keuangan, infrastruktur kritis dan ruang informasi disebut sebagai sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam melihat kerentanan strategis.

Menurut Hutagaol, gangguan pada satu sistem berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap sistem lainnya. Gangguan energi, misalnya, dapat memengaruhi industri, kemudian berdampak pada perekonomian dan kehidupan masyarakat.

Karena itu, membaca perang modern tidak cukup hanya dengan mempertanyakan siapa yang menyerang siapa. Pertanyaan yang dinilai lebih penting adalah sistem apa yang sedang dipengaruhi, dilemahkan atau berpotensi dikendalikan.

Multi-Domain dan Tantangan Pertahanan

Dalam tulisannya, Hutagaol turut membahas konsep Multi-Domain Operation (MDO) yang berkembang dalam lingkungan pertahanan modern. Ia mengaitkan pembahasan tersebut dengan pelaksanaan Super Garuda Shield 2026 di Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

Menurutnya, perkembangan latihan dan kesiapan operasi menunjukkan pentingnya integrasi kemampuan lintas domain.

“Darat harus terhubung dengan laut. Laut harus terhubung dengan udara. Udara harus terhubung dengan ruang angkasa. Semuanya membutuhkan data, komunikasi dan kemampuan mengambil keputusan dengan cepat,” tulisnya.

Namun, Hutagaol menilai pembahasan MDO juga perlu dilihat dari lapisan yang lebih mendasar, yakni sumber kekuatan yang menopang berbagai domain tersebut.

Gagasan “Perang Fondasi”

Dalam tulisan itu, Hutagaol memperkenalkan gagasan “Perang Fondasi” untuk melihat sumber kekuatan di balik berbagai domain strategis.

Energi dipandang sebagai penggerak sistem, data sebagai penghubung, ekonomi sebagai penggerak aktivitas, informasi sebagai pembentuk persepsi, sedangkan infrastruktur dan manusia menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan nasional.

Ia mengajukan sejumlah pertanyaan strategis bagi Indonesia, antara lain mengenai ketahanan energi dan pangan, keamanan data, komunikasi, rantai pasok, infrastruktur kritis, ketahanan ekonomi serta kemampuan masyarakat menghadapi manipulasi informasi.

Menurutnya, pertanyaan mendasarnya adalah apakah Indonesia tetap memiliki kemampuan mengambil keputusan strategis berdasarkan kepentingan nasional ketika menghadapi tekanan atau gangguan.

Sebagai negara kepulauan dengan posisi geografis strategis, wilayah laut yang luas, sumber daya alam dan jumlah penduduk yang besar, Indonesia memiliki modal strategis. Namun, potensi tersebut membutuhkan sistem pendukung yang tangguh dan berkelanjutan.

Konflik di Wilayah Abu-Abu

Hutagaol juga mengingatkan bahwa pelemahan strategis tidak selalu diawali invasi atau pendudukan wilayah. Ketergantungan sistem, kerentanan infrastruktur, gangguan rantai pasok, tekanan ekonomi, kebocoran data maupun manipulasi informasi dapat menjadi persoalan strategis apabila terjadi dalam skala dan pola tertentu.

Ia menilai kondisi tersebut berkaitan dengan konsep grey zone, yakni situasi ketika batas antara damai, persaingan dan konflik semakin sulit dibedakan.

“Perang modern dapat berjalan dalam wilayah abu-abu. Tidak selalu ada deklarasi. Tidak selalu ada seragam. Tidak selalu ada garis depan. Tetapi dampaknya nyata,” tulisnya.

Melalui seri pertama ini, Hutagaol menempatkan MDO dan “Perang Fondasi” sebagai dua perspektif yang saling melengkapi. MDO melihat ruang serta integrasi operasi, sementara “Perang Fondasi” digunakan untuk melihat sumber kekuatan yang menopang berbagai domain tersebut.

Pembahasan akan dilanjutkan melalui seri berikutnya bertema “Perang Tanpa Pernyataan Perang”, yang akan mengulas bentuk-bentuk konflik strategis yang dapat berlangsung tanpa deklarasi perang secara formal.

Jakarta, 4 September 2026
Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan Penanganan Stunting Digelar di Kecamatan Punduh Pedada photo_camera 2

    Kegiatan Penanganan Stunting Digelar di Kecamatan Punduh Pedada

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adi Sundari
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pesawaran – Upaya percepatan penurunan angka stunting terus digencarkan di Kabupaten Pesawaran. Salah satunya dilaksanakan di wilayah Kecamatan Punduh Pedada di Desa Kota Jawa dengan melibatkan unsur pemerintahan dan tenaga kesehatan setempat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Punduh Pedada, Usep Abdul Somad, perwakilan dari Puskesmas setempat, Kepala Desa Kota Jawa, Pendamping Desa,Badan […]

  • Rapat Pleno Penetapan dan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Pahlawan Setia Digelar, Tahapan Pilkades 2026 Memasuki Babak Penting

    Rapat Pleno Penetapan dan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa Pahlawan Setia Digelar, Tahapan Pilkades 2026 Memasuki Babak Penting

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pahlawan Setia – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, memasuki salah satu agenda penting dengan dilaksanakannya rapat pleno penetapan calon kepala desa sekaligus pengundian nomor urut calon, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan resmi Pilkades Desa Pahlawan Setia periode 2026–2034. Rapat pleno menjadi momentum bagi panitia […]

  • Silaturahmi Akbar PSR dan IKSS Perkuat Persatuan Warga Sumbagsel di Riau

    Silaturahmi Akbar PSR dan IKSS Perkuat Persatuan Warga Sumbagsel di Riau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir – Persaudaraan Pemuda Seriwijaya Riau bersama Ikatan Keluarga Sumatra Bagian Selatan menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar di Hotel Furaya pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berdomisili di Provinsi Riau. Mengusung tema “Pererat Silaturahmi dan Persatuan, Rajut Kebersamaan Warga […]

  • KRI Bima Suci Tinggalkan Shanghai Menuju Busan, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia di Asia Timur photo_camera 6

    KRI Bima Suci Tinggalkan Shanghai Menuju Busan, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia di Asia Timur

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Shanghai, China – KRI Bima Suci yang membawa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73 dalam Satuan Latihan Kartika Jala Krida (Satlat KJK) 2026 resmi meninggalkan Port of Shanghai, China, Kamis (28/05), untuk melanjutkan pelayaran menuju Busan, Korea Selatan sebagai etape berikutnya dalam misi muhibah diplomasi duta bangsa. Keberangkatan KRI Bima Suci dari Shanghai […]

  • Aipda Raja Faisal Mushawir Hadir di Saat Duka Warga : Polri Untuk Masyarakat photo_camera 6

    Aipda Raja Faisal Mushawir Hadir di Saat Duka Warga : Polri Untuk Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, ‎Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmennya hadir di tengah masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Aipda Raja Faisal Mushawir, S.H., personel Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas. Sejak tahun 2017, yang bersangkutan secara sukarela melayani masyarakat dengan mengemudikan mobil jenazah untuk mengantar warga dalam proses pemakaman. ‎ ‎Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan […]

  • Tiga Pilar Bersama FKKPBM dan Ormas Gelar Apel Cipta Kondisi di Cililitan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    Tiga Pilar Bersama FKKPBM dan Ormas Gelar Apel Cipta Kondisi di Cililitan, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta Timur – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat melalui sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, serta unsur masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Apel Cipta Kondisi yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Cililitan, Jalan Mandala V Gang Ali Sarbi II, Jakarta Timur, Sabtu malam, 3 Oktober 2026. […]

expand_less