Brigjen (Purn) MJP Hutagaol Gagas Seri Strategi Perang Nusantara, Dorong Penggalian Pemikiran Strategis dari Sejarah Bangsa
- account_circle Suwoto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN BERBASIS SEJARAH DAN BUKTI
Dalam bagian penutup, seri ini direncanakan berlanjut dengan pembahasan berbagai pengalaman sejarah Nusantara, termasuk Sriwijaya, Raden Wijaya, Bugis-Makassar, konflik antarkerajaan, campur tangan VOC, Sisingamangaraja XII, Diponegoro, Sudirman, dan A.H. Nasution.
Setiap pembahasan diarahkan untuk mengidentifikasi fakta sejarah, menyusun kronologi, memahami kepentingan para pihak, menganalisis tindakan dan hasilnya, serta menguji pelajaran strategis yang dapat diambil.
Dengan pendekatan tersebut, Strategi Perang Nusantara diharapkan menjadi ruang pengembangan pemikiran yang bertumpu pada penelitian, perbandingan, dan pengujian, bukan sekadar penilaian subjektif terhadap kejayaan masa lalu.
Gagasan dasarnya jelas: sejarah bukan hanya warisan untuk dikenang, melainkan juga sumber pengetahuan untuk memahami keputusan, mengukur konsekuensi, dan mempersiapkan masa depan bangsa.
Media Suara Mabes (MSM) memandang gagasan penggalian sejarah strategis Nusantara sebagai wacana yang layak mendapatkan perhatian dan pendalaman lebih lanjut, khususnya dalam memperkaya diskusi mengenai sejarah, pertahanan, kedaulatan, dan kepentingan nasional.
Sumber: Tulisan Brigjen (Purn) MJP Hutagaol, “Strategi Perang Nusantara — Seri 1: Mengapa Kita Perlu Menggali Strategi Perang Nusantara?”, Jakarta, 28 Oktober 2026.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar