Raden Wijaya 1293: Strategi Memanfaatkan Kekuatan Lawan Tanpa Kehilangan Tujuan Sendiri
- account_circle Suwoto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Perjalanan Raden Wijaya dalam membangun kekuasaan yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan Majapahit menyimpan pelajaran strategis mengenai pentingnya membaca momentum, mengelola aliansi, dan menjaga kepentingan jangka panjang.
Gagasan tersebut diangkat Brigjen (Purn) MJP Hutagaol dalam tulisan Strategi Perang Nusantara Seri 3 berjudul “Raden Wijaya 1293: Memanfaatkan Kekuatan Lawan Tanpa Kehilangan Tujuan Sendiri”, bertanggal 28 Oktober 2026.
Dalam kajian tersebut, peristiwa tahun 1293 dianalisis sebagai gambaran bagaimana perubahan situasi politik dan militer dapat memengaruhi keputusan strategis.
Setelah runtuhnya Singhasari akibat serangan Jayakatwang pada 1292, Raden Wijaya menghadapi situasi politik yang sulit. Pada 1293, pasukan Mongol yang dikirim Kubilai Khan tiba di Jawa. Dalam perkembangannya, Raden Wijaya bekerja sama dengan pasukan tersebut untuk mengalahkan Jayakatwang. Setelah itu, hubungan kepentingan berubah dan Raden Wijaya menghadapi pasukan Mongol hingga ekspedisi tersebut meninggalkan Jawa.
Rangkaian peristiwa ini menjadi bagian penting dalam sejarah berdirinya Majapahit.
Prasasti Kudadu dan Pentingnya Dukungan Lokal
Salah satu sumber sejarah penting dalam memahami perjalanan Raden Wijaya adalah Prasasti Kudadu tahun 1294. Prasasti tersebut berkaitan dengan pemberian anugerah kepada pemimpin Desa Kudadu atas bantuan kepada Raden Wijaya dan rombongannya ketika melarikan diri menuju Madura.
Bukti epigrafis ini memperlihatkan bahwa proses membangun kembali kekuasaan tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga dukungan masyarakat, kepercayaan, dan jaringan sosial.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar