SENSING — Negara Harus Mampu Mengindera Perubahan, Ketika Mengetahui Lebih Awal Menjadi Kekuatan Strategis
- account_circle Suwoto
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- visibility 359
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Energi, Data, dan Persepsi
Dalam kerangka Tiga Pilar Pertahanan Fondasi, yakni Energi, Data, dan Persepsi, perubahan perlu diamati secara menyeluruh.
Pada sektor energi, perubahan dapat terlihat dari pasokan, produksi, harga, distribusi, teknologi, infrastruktur, hingga tingkat ketergantungan.
Sementara pada sektor data, perubahan dapat tercermin melalui kondisi ekonomi, perdagangan, demografi, produksi, transaksi, teknologi, jaringan digital, dan arus informasi.
Adapun pada aspek persepsi, perubahan dapat terlihat melalui tingkat kepercayaan, opini, narasi, sentimen, legitimasi, maupun perilaku masyarakat.
Menurut MJP Hutagaol, yang tidak kalah penting adalah kemampuan melihat hubungan antarkomponen tersebut. Gangguan energi, misalnya, dapat berdampak terhadap industri. Tekanan terhadap industri dapat memengaruhi perekonomian, kemudian berpengaruh terhadap kondisi sosial dan pada akhirnya dapat memengaruhi persepsi masyarakat.
Dengan demikian, sebuah perubahan tidak selalu berdiri sendiri, tetapi dapat berkembang menjadi rangkaian perubahan.
Manusia Tetap Menjadi Sensor Penting
Perkembangan teknologi tidak menghilangkan pentingnya peran manusia dalam proses penginderaan strategis.
Jauh sebelum hadirnya satelit, komputer, dan kecerdasan buatan, manusia telah melakukan sensing melalui kemampuan melihat, mendengar, mengamati, membaca perilaku, berkomunikasi, dan mengenali perubahan.
Informasi strategis tidak selalu dapat dipahami hanya melalui angka. Faktor konteks, budaya, sejarah, kepentingan, hubungan antarmanusia, hingga perubahan perilaku membutuhkan kemampuan manusia untuk memahami maknanya.
Karena itu, teknologi tidak semata-mata menggantikan manusia, melainkan memperluas kemampuan manusia dalam memperoleh informasi.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar