Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » SENSING — Negara Harus Mampu Mengindera Perubahan, Ketika Mengetahui Lebih Awal Menjadi Kekuatan Strategis

SENSING — Negara Harus Mampu Mengindera Perubahan, Ketika Mengetahui Lebih Awal Menjadi Kekuatan Strategis

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 356
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Kemampuan negara dalam mengindera perubahan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis. Negara tidak cukup hanya memiliki sumber daya, kekuatan pertahanan, teknologi, maupun peta strategis yang lengkap, tetapi juga harus mampu mengetahui perubahan secara dini agar memiliki waktu untuk memahami, mengambil keputusan, dan bertindak.

Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam Seri Memahami ESTOM #3 yang membahas konsep Sensing, yakni kemampuan menangkap dan mengenali perubahan terhadap lingkungan strategis yang telah dipetakan sebelumnya.

Menurutnya, perubahan dapat terjadi di berbagai sektor, mulai dari harga energi, produksi pangan, arus modal, perkembangan teknologi, pergeseran aliansi, hingga perubahan narasi dan kepercayaan masyarakat.

Tidak seluruh perubahan tersebut secara langsung menunjukkan adanya ancaman. Namun, perubahan yang terjadi secara bersamaan dapat menjadi sinyal yang perlu mendapatkan perhatian strategis.

Environment Adalah Peta, Sensing Menangkap Perubahan

Dalam pembahasan sebelumnya, Environment dipahami sebagai peta yang menggambarkan kondisi lingkungan strategis. Namun, peta saja tidak cukup karena lingkungan selalu bergerak dan mengalami perubahan.

“Bayangkan seorang nakhoda memiliki peta laut yang sangat lengkap. Ia mengetahui lokasi pulau, pelabuhan, kedalaman laut, dan jalur pelayaran. Namun ketika kapal bergerak, keadaan tidak pernah benar-benar diam,” demikian gambaran yang digunakan dalam tulisan tersebut.

Cuaca, gelombang, arus, maupun pergerakan kapal lain dapat berubah. Karena itu, seorang nakhoda membutuhkan mata, radar, sensor, serta informasi untuk mengetahui perubahan yang terjadi.

Demikian pula dengan negara. Environment memberikan peta, sedangkan Sensing berfungsi menangkap perubahan di dalam dan di sekitar peta tersebut.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Ketapang Terima Audiensi HNSI Ketapang, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Perairan photo_camera 2

    Kapolres Ketapang Terima Audiensi HNSI Ketapang, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Wilayah Perairan

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang di Mapolres Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penguatan sinergi antara Polri dengan organisasi nelayan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di […]

  • Dua Camat Apresiasi Pembangunan Jalan Lintas Provinsi Yang Sudah Mencapai 80% photo_camera 2

    Dua Camat Apresiasi Pembangunan Jalan Lintas Provinsi Yang Sudah Mencapai 80%

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adi Sundari
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pesawaran – Pembangunan Ruas jalan lintas provinsi sepanjang Padang Cermin hingga Simpang Teluk Kiluan yang melintasi wilayah Kecamatan Padang cermin, Margapunduh dan Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, mendapat apresiasi tinggi dari kedua kepala wilayah setempat. Di Kecamatan Margapunduh, jalan ini melintasi dua desa, yaitu Desa Sukajaya Punduh dan Desa Kampung Baru. Sedangkan di […]

  • Pembangunan Jalan Provinsi Ruas Umbar-Pertiwi Terwujud, Wujud Nyata Aspirasi Ketua Komisi 4 DPRD Tenggamus photo_camera 2

    Pembangunan Jalan Provinsi Ruas Umbar-Pertiwi Terwujud, Wujud Nyata Aspirasi Ketua Komisi 4 DPRD Tenggamus

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Adi Sundari
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tanggamus – Harapan masyarakat di wilayah ruas jalan Umbar hingga Pertiwi akhirnya terwujud. Pembangunan jalan provinsi di jalur tersebut kini tengah berjalan, berkat perjuangan dan aspirasi yang disampaikan Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tenggamus Fraksi Gerindra, Romzi Edi, S.Pd. Romzi Edi, S.Pd. menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk tanggung jawabnya dalam memperjuangkan kepentingan […]

  • Ketua PC GP Ansor Batam Apresiasi Kesigapan PLN Dan Kolaborasi Forkopimda Tangani Blackout

    Ketua PC GP Ansor Batam Apresiasi Kesigapan PLN Dan Kolaborasi Forkopimda Tangani Blackout

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Edy Asmara
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Batam — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Batam menyampaikan keprihatinan atas peristiwa blackout yang terjadi di Kota Batam dan turut berdampak pada wilayah Kota Tanjungpinang serta Kabupaten Bintan. Peristiwa tersebut menimbulkan berbagai keluhan dan kritik dari masyarakat maupun pelanggan yang merasakan langsung dampak pemadaman listrik. Menyikapi kondisi tersebut, PC GP […]

  • Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat Desa Setia Mulya Korban PTSL

    Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat Desa Setia Mulya Korban PTSL

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Tarumajaya Bekasi – Tindak lanjut pengaduan masyarakat Desa Setia Mulya yang mengaku menjadi korban dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) terus dilakukan. Sejumlah warga bersama Tim 16 Program PTSL mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Setia Mulya, AIPDA Arif Pramono, guna mencari keadilan melalui jalur hukum terkait permasalahan yang mereka alami. Dalam upaya tersebut, […]

  • Profile Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) TNI Widodo AS : Nahkoda di Antara Tiga Presiden RI, Puncak Karier Militernya Sangat Cemerlang

    Profile Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) TNI Widodo AS : Nahkoda di Antara Tiga Presiden RI, Puncak Karier Militernya Sangat Cemerlang

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Ichsan
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto biasa disapa Widodo A.S (usianya 77)  Kelahiran 1 Agustus 1944 di Boyolali Jawa Tengah pada massa pendudukkan Jepang. Laksamana TNI (Purn) Widodo A.S suami dari Sri Murniati, SE ini adalah perwira tentara Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Sebelumnya ia […]

expand_less