Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Pelabuhan: Simpul Peradaban, Gerbang Kemakmuran Bangsa

Pelabuhan: Simpul Peradaban, Gerbang Kemakmuran Bangsa

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 574
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAB IV

SRIWIJAYA: MENGUASAI SELAT, MENGUASAI PERDAGANGAN

Memasuki abad ke-7 Masehi, sejarah pelabuhan di Nusantara memasuki babak baru. Jika sebelumnya pelabuhan berkembang sebagai pusat pertukaran komoditas, pada masa Sriwijaya pelabuhan berubah menjadi instrumen strategis yang membentuk kekuatan ekonomi, politik, dan maritim.

Berpusat di kawasan Sungai Musi, Palembang, Sriwijaya memiliki keunggulan geografis yang luar biasa. Jalur sungai menghubungkan wilayah pedalaman Sumatra yang kaya akan berbagai hasil bumi dengan pesisir timur yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka. Posisi ini menjadikan Sriwijaya mampu mengendalikan arus perdagangan antara India, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Tiongkok.

Keunggulan Sriwijaya bukan semata-mata karena memiliki armada laut yang kuat, melainkan karena mampu membangun sistem pelabuhan yang saling terhubung. Pelabuhan-pelabuhan tersebut berfungsi sebagai pusat distribusi komoditas, tempat persinggahan kapal, pengisian perbekalan, perbaikan kapal, pemungutan bea perdagangan, sekaligus pusat pertukaran informasi antar pedagang dari berbagai bangsa.

Catatan musafir Tiongkok I-Tsing (Yijing) memberikan gambaran yang sangat penting mengenai kejayaan Sriwijaya. Dalam perjalanannya menuju India pada abad ke-7, ia singgah di Sriwijaya selama beberapa waktu untuk mempelajari tata bahasa Sanskerta dan ajaran Buddha. I-Tsing bahkan menganjurkan para biksu dari Tiongkok agar terlebih dahulu belajar di Sriwijaya sebelum melanjutkan pendidikan ke Universitas Nalanda di India. Hal ini menunjukkan bahwa Sriwijaya bukan hanya pusat perdagangan maritim, tetapi juga pusat pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan yang memiliki reputasi internasional.

Keamanan jalur pelayaran menjadi faktor penting dalam keberhasilan Sriwijaya. Dengan menjaga keamanan laut dan memberikan kepastian bagi para pedagang, Sriwijaya membangun kepercayaan internasional. Dalam dunia perdagangan, kepercayaan merupakan modal yang sama pentingnya dengan kekuatan ekonomi.

Pelajaran penting dari Sriwijaya masih relevan hingga saat ini. Sebuah pelabuhan yang dikelola dengan baik bukan hanya meningkatkan aktivitas perdagangan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya kawasan industri, pertumbuhan kota, inovasi, dan kerja sama internasional. Pelabuhan menjadi penghubung antara kekayaan sumber daya alam dengan pasar global, sekaligus menjadi pintu masuk ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kejayaan Sriwijaya membuktikan bahwa penguasaan jalur pelayaran dan pengelolaan pelabuhan dapat menjadi sumber kemakmuran sekaligus memperkuat posisi suatu bangsa dalam percaturan regional. Bagi Indonesia modern, warisan tersebut memberikan pelajaran bahwa investasi pada pelabuhan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi untuk memperkuat daya saing nasional, konektivitas antarpulau, dan ketahanan ekonomi.

Sriwijaya meninggalkan warisan yang sangat berharga: pelabuhan bukan sekadar tempat kapal datang dan pergi, tetapi simpul strategis yang menghubungkan sumber daya, perdagangan, pengetahuan, dan peradaban. Dari Sriwijaya, Nusantara menunjukkan kepada dunia bahwa kejayaan maritim dibangun melalui kemampuan mengelola jalur perdagangan dan pelabuhan secara visioner.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Duka, Mohammad Guruh Irianto Sukarno Putra Meninggal Dunia di Jakarta

    Kabar Duka, Mohammad Guruh Irianto Sukarno Putra Meninggal Dunia di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Soekarno. Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra, putra Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, dikabarkan meninggal dunia pada usia 73 tahun. Berdasarkan informasi keluarga, Guruh meninggal dunia pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki kiprah di […]

  • Anggota DPR RI Bongkar Inisial N dan R, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

    Anggota DPR RI Bongkar Inisial N dan R, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, Mulyadi mendesak keras kepada aparat penegak hukum dan TNI untuk segera menertibkan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Sumatra Barat.. Mulyadi menyoroti maraknya penggunaan alat berat dalam aktivitas tambang emas ilegall yang telah merusak kelestarian alam selama bertahun-tahun. Desakan ini juga pernah disampaikan Mulyadi dalam Rapat Kerja (Raker) […]

  • Resmi Dilantik, PNS Jabatan Fungsional Kemenkes RSUP Jayapura Jalani Pengambilan Sumpah

    Resmi Dilantik, PNS Jabatan Fungsional Kemenkes RSUP Jayapura Jalani Pengambilan Sumpah

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 283
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jayapura – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyelenggarakan upacara Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Fungsional di lingkungan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura, Jumat (28/8/2026). Pengambilan sumpah/janji tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan para pegawai sebagai aparatur sipil negara (ASN), sekaligus momentum untuk meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, […]

  • Brimob Salurkan Air Bersih di Ketapang, Wujud Kepedulian Polri terhadap Kebutuhan Masyarakat

    Brimob Salurkan Air Bersih di Ketapang, Wujud Kepedulian Polri terhadap Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Polda Kalbar melalui Satuan Brimob menyalurkan air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah. Dalam kegiatan tersebut, Satbrimob […]

  • HARI PERTAMA MPLS MENCEKAM! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

    HARI PERTAMA MPLS MENCEKAM! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang seharusnya dipenuhi keceriaan berubah menjadi momen menegangkan. SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendapat ancaman teror bom pada Senin (13/7) pagi. Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi, mengevakuasi ratusan siswa, serta mengerahkan tim ahli untuk menyisir setiap sudut bangunan sekolah. Ancaman […]

  • KETIKA TIGA PILAR MENJADI KEKUATAN NEGARA : Energi, Data, dan Persepsi Harus Dibaca sebagai Satu Sistem

    KETIKA TIGA PILAR MENJADI KEKUATAN NEGARA : Energi, Data, dan Persepsi Harus Dibaca sebagai Satu Sistem

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Kekuatan nasional tidak cukup diukur dari besarnya sumber daya alam, penguasaan teknologi, atau kemampuan membangun pengaruh. Kekuatan yang berkelanjutan justru lahir ketika berbagai kapasitas tersebut dapat dihubungkan dan bekerja sebagai sebuah sistem. Gagasan tersebut menjadi pokok bahasan dalam Seri Memahami ESTOM #11 berjudul “Ketika Tiga Pilar Menjadi Kekuatan Negara”, yang menguraikan […]

expand_less