Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Pelabuhan: Simpul Peradaban, Gerbang Kemakmuran Bangsa

Pelabuhan: Simpul Peradaban, Gerbang Kemakmuran Bangsa

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 572
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAB III

NUSANTARA MEMASUKI PANGGUNG PERDAGANGAN DUNIA

Jauh sebelum lahirnya negara Indonesia, bahkan sebelum muncul kerajaan-kerajaan maritim yang besar, kepulauan Nusantara telah dikenal oleh para pedagang dari berbagai penjuru dunia sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki pelabuhan-pelabuhan yang strategis.

Salah satu bukti awal dapat ditemukan dalam berbagai catatan kuno yang menyebut Sumatra sebagai Suwarna dwipa, yang berarti Pulau Emas. Sebutan tersebut bukan sekadar ungkapan puitis, melainkan mencerminkan kenyataan bahwa wilayah Sumatra telah lama dikenal sebagai penghasil emas berkualitas tinggi. Kekayaan inilah yang menarik perhatian para pedagang dari India, Persia, Arab, hingga Tiongkok untuk menjalin hubungan dagang dengan Nusantara.

Namun, kekayaan alam saja tidak cukup untuk membangun peradaban maritim. Dibutuhkan pelabuhan yang mampu menghubungkan hasil bumi dari pedalaman dengan jalur perdagangan internasional. Di sinilah pelabuhan memainkan peranan yang sangat penting.

Salah satu pelabuhan tertua yang dikenal dunia adalah Barus, yang terletak di pesisir barat Sumatra. Sejak berabad-abad sebelum Masehi hingga masa berkembangnya perdagangan internasional, Barus telah menjadi pusat perdagangan kapur barus, salah satu komoditas yang sangat bernilai pada masanya. Kapur barus digunakan untuk pengobatan, pengawetan, wewangian, hingga keperluan keagamaan di berbagai kawasan dunia.

Keberadaan Barus membuktikan bahwa Nusantara telah menjadi bagian dari jaringan perdagangan internasional jauh sebelum lahirnya kerajaan-kerajaan besar. Kapal-kapal dari India, Timur Tengah, dan kemudian Tiongkok singgah di pelabuhan ini untuk memperoleh komoditas yang tidak ditemukan di wilayah mereka. Dari Barus pula terjadi pertukaran barang, pengetahuan, budaya, bahasa, dan kepercayaan yang memperkaya kehidupan masyarakat Nusantara.

Perdagangan yang berkembang melalui pelabuhan-pelabuhan awal tersebut menjadi fondasi lahirnya pusat-pusat kekuatan maritim berikutnya. Ketika jaringan perdagangan semakin luas dan kebutuhan akan keamanan jalur pelayaran meningkat, muncullah kerajaan-kerajaan maritim yang mampu mengelola pelabuhan, melindungi para pedagang, dan membangun hubungan dagang dengan berbagai bangsa.

Di antara kerajaan tersebut, Sriwijaya tampil sebagai salah satu kekuatan maritim terbesar di Asia Tenggara. Dari sinilah sejarah pelabuhan Nusantara memasuki babak baru, yaitu ketika pelabuhan tidak lagi sekadar menjadi tempat bertemunya para pedagang, tetapi berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi, politik, diplomasi, dan peradaban yang berpengaruh di kawasan.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Kalbar Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan, Waspadai Potensi Karhutla

    Polda Kalbar Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan, Waspadai Potensi Karhutla

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Polda Kalbar mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun sejumlah wilayah di Kalimantan Barat diprakirakan akan diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan. Minggu(19/7). Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada Minggu […]

  • Milad ke-61 Inhil: Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepatuhan untuk Kemajuan Daerah

    Milad ke-61 Inhil: Momentum Meneguhkan Keteladanan dan Kepatuhan untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 353
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir Tembilahan – Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berbudaya, dan bermarwah. Semangat tersebut tergambar jelas dalam tema Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir, “Bersatu Membangun Inhil, Berbudaya dan Bermarwah.” Tema ini […]

  • Kuasa Hukum Masyarakat Desa Tunggul Pandean Tetap Berjuang di Mediasi Kedua, Minta Penghentian Proyek Gardu Induk Selama Proses Hukum Berlangsung

    Kuasa Hukum Masyarakat Desa Tunggul Pandean Tetap Berjuang di Mediasi Kedua, Minta Penghentian Proyek Gardu Induk Selama Proses Hukum Berlangsung

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Proses penyelesaian sengketa terkait rencana pembangunan gardu induk yang berada di wilayah Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, perkara yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jepara dengan nomor register 31/Pdt.G/2026/PN Jpa terkait Perbuatan Melawan Hukum memasuki tahap mediasi kedua yang digelar hari ini tanggal 8 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad […]

  • Jalin Silaturahmi, Kapolres Ketapang Ngopi Bareng Bersama Tokoh Masyarakat Tionghoa

    Jalin Silaturahmi, Kapolres Ketapang Ngopi Bareng Bersama Tokoh Masyarakat Tionghoa

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan ngopi bareng bersama tokoh masyarakat Tionghoa di Klenteng Tua Pek Kong, Jalan Merdeka, Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, (26/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi […]

  • Polsek Kendawangan Bersama BKO Brimob Polri Bersinergi Siapkan Sumur Bor untuk Perkuat Penanggulangan Karhutla

    Polsek Kendawangan Bersama BKO Brimob Polri Bersinergi Siapkan Sumur Bor untuk Perkuat Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Kendawangan melaksanakan meninjau proses pembuatan sumur bor di wilayah Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Senin (7/9/2026). Pengecekan berlangsung di depan SMK Negeri 1 Kendawangan, Dusun Batu Begendang, Desa Mekar Utama. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi dalam menghadapi […]

  • Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    Seru, Defile Kecamatan Warnai HUT Ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Semangat peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-23 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa 28 Juli 2026, semakin terasa dengan digelarnya defile yang diikuti seluruh kecamatan. Kegiatan berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute defile. Setiap kecamatan menampilkan beragam […]

expand_less