Gantung Diri, dan Tinggalkan Dua Putri Masih Kecil
- account_circle Muhammad Yaman
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- visibility 197
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Agam – Penuturan Arius, Kepala Jorong setempat, Menjelang kegelapan senja, pada pukul 18.15 WIB, sebuah tragedi memilukan melanda warganya. Tio Dharmarizal (38 tahun), seorang pekerja swasta ditemukan oleh adik kandungnya, Utari Maharani, dalam kondisi gantung diri di Gudang Tempe di Jorong Koto Panjang Hilia Nagari Kapau Pada Kamis, (18 Juni 2026).
Setelah melihat keadaan Tio, Maharani segera bergegas berteriak meminta tolong ke warga sekitar. Perasaannya tertekan, namun sangat berharap kakaknya masih bisa diselamatkan, karena badan almarhum masih terasa hangat.
Tanpa ragu, keluarga bersama warga mengangkat almarhum dan berbondong-bondong membawanya ke Puskesmas Pakan Kamis kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam, berharap nyawanya masih bisa diselamatkan.
Harapan pupus ketika tiba di puskesmas , tim medis menyatakan bahwa Tio dinyatakan sudah tidak bernyawa , ujar Elvi, salah satu tim medis
Kisah yang lebih menyakitkan adalah bahwa sekitar pukul 17.00 WIB, hanya satu setengah jam sebelumnya, Tio masih terlihat sehat dan aktif – dia sedang mengepak dan memberikan merek pada tempe dagangannya.
Arius menyatakan, Ibu Tio sendiri sebelum pergi ke pasar masih sempat menyaksikan tio sedang mengepak tempe dan tidak menyadari bahwa kejadian yang tak terduga akan menimpa keluarganya.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek beserta jajarannya langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi dari kerumunan warga.
” Ketika menerima laporan warga, kita langsung turun ke TKP melakukan pengamanan dan penyelidikan” tegas AKP. Saherman SH.
Junaidi, Sekretaris Nagari Kapau saat dikonfirmasi menyatakan kesedihan dan keprihatinan mendalam dengan kejadian yang menimpa warganya.
Tokoh lainnya menyatakan hal senada, karena Tio meninggalkan dua putri yang masih kecil yang akan selalu merindukannya. Kejadian ini mengingatkan kita betapa pentingnya untuk selalu memperhatikan kondisi emosional orang di sekitar kita.
Bagi siapa pun yang sedang mengalami kesulitan hati atau pemikiran yang mengkhawatirkan, jangan ragu untuk mencari bantuan. Hubungi orang yang dipercaya – keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental. Anda tidak sendirian, dan bantuan selalu tersedia.
Ibu kandung korban yang turut mendampingi ke Puskesmas terlihat sangat terpukul,terlihat isak tangis pedih mendalam meskipun kerabat mencoba menghibur
(FK)YamanLbs)





Jurnalis : Muhammad Yaman
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 18 April 2024 sebagai Jurnalis Kab. Agam - Sumatera Barat. Email : muhammad.yaman@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar