PERANG FONDASI: Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Tawarkan Kerangka Baru Memahami Konflik Global Modern
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 370
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Jakarta – Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan perubahan lanskap geopolitik global dinilai telah mengubah wajah konflik modern. Jika pada masa lalu perang identik dengan penggunaan kekuatan militer, pendudukan wilayah, dan penghancuran fisik, maka pada abad ke-21 bentuk konflik dinilai semakin bergerak ke arah yang lebih senyap, sistemik, dan sulit terlihat.
Pandangan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol melalui konsep strategis yang ia sebut “Perang Fondasi”, sebuah kerangka pemikiran yang menyoroti tiga elemen utama yang menjadi penentu kekuatan modern, yakni energi, data, dan persepsi.
Menurut Hutagaol, konflik masa kini tidak lagi semata-mata berfokus pada bagaimana perang dilakukan, melainkan pada apa yang sebenarnya diperebutkan dan dikendalikan di balik dinamika global.
“Negara tidak harus dihancurkan secara fisik untuk dapat dilemahkan atau dipengaruhi. Penguasaan terhadap fondasi yang membuat sistem dapat hidup, bergerak, dan mengambil keputusan menjadi faktor penentu dalam persaingan strategis modern,” ujarnya dalam naskah konseptual yang diterima MediaSuaraMabes.
Energi Sebagai Fondasi Operasional
Dalam konsep Perang Fondasi, energi ditempatkan sebagai unsur pertama yang menopang seluruh aktivitas peradaban modern.
Ketergantungan terhadap listrik, sistem energi, baterai, bahan bakar, hingga rantai pasok mineral strategis menjadikan energi bukan sekadar kebutuhan ekonomi, melainkan aset strategis nasional.
Tanpa energi yang memadai, berbagai sistem vital seperti komunikasi, industri, layanan publik, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak dapat beroperasi secara optimal.
“Siapa yang menguasai energi, memiliki kemampuan untuk menentukan keberlangsungan sistem,” tulis Hutagaol.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar