Proyek IJD Lawe Serke–Lawe Sigala-Gala Disorot, Masyarakat Desak APH dan BPJN Turun Tangan
- account_circle Hanafiah
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- visibility 375
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Aceh Tenggara – Proyek pembangunan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Desa Lawe Serke–Lawe Sigala-Gala, Kabupaten Aceh Tenggara, menuai sorotan masyarakat. Paket pekerjaan sepanjang sekitar 5 kilometer tersebut dinilai lamban serta minim keterbukaan informasi kepada publik.
Di lokasi pekerjaan, masyarakat mengaku tidak menemukan papan plang informasi proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaksanaan pekerjaan pemerintah. Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa proyek terkesan tertutup dan minim transparansi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT. Glee Bruek bekerja sama dengan PT. Horas. Namun hingga kini, masyarakat maupun awak media mengaku kesulitan memperoleh informasi resmi terkait nilai kontrak, masa pelaksanaan, maupun detail teknis pekerjaan.
“Tidak adanya papan informasi proyek seakan menutupi nilai kontrak kegiatan maupun masa pelaksanaan pekerjaan,” ungkap salah satu sumber kepada awak media.
Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa kontrak pekerjaan dikabarkan akan berakhir pada 27 Mei 2026 tanpa adanya perpanjangan waktu pelaksanaan.
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar