Proyek IJD Lawe Serke–Lawe Sigala-Gala Disorot, Masyarakat Desak APH dan BPJN Turun Tangan
- account_circle Hanafiah
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026
- visibility 378
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tidak hanya proyek IJD, sumber turut menyoroti paket preservasi jalan nasional yang disebut dikerjakan oleh CV. Bauna bersama PT. Horas. Proyek tersebut dikabarkan telah berjalan sekitar satu bulan tanpa papan nama informasi kegiatan di lokasi pekerjaan.
Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran terhadap minimnya keterbukaan informasi publik dalam proyek-proyek jalan di wilayah Aceh Tenggara. Bahkan muncul dugaan adanya pola kerja tertutup yang disebut minim pengawasan dari konsultan pengawas di lapangan. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi serta pembuktian dari pihak terkait.
Sebelumnya, Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda, Dahrinsyah, juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar turun langsung melakukan penyelidikan terhadap proyek preservasi jalan yang disebut menelan anggaran belasan miliar rupiah tersebut.
“Kami meminta kepada pihak APH agar segera melidik proyek preservasi jalan ini. Jangan sampai terkesan tutup mata terhadap proyek yang menelan anggaran belasan miliar namun minim keterbukaan informasi kepada publik,” ujarnya kepada Media Suara Mabes Aceh, Kamis (21/05/2026).
Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas pekerjaan di lapangan.
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar