Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

  • account_circle Patrik Tatang
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Riau — Pertanian regeneratif dinilai memiliki potensi meningkatkan kesehatan tanah, ketahanan produksi dan pendapatan petani. Namun, penerapannya secara luas tidak cukup hanya mengandalkan pembiayaan. Desain pasar, kepastian pembelian, pembagian risiko dan sistem pengukuran hasil juga menjadi faktor penting.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam tulisan Santiago Gowland, CEO Rainforest Alliance, yang diterbitkan World Economic Forum pada 23 September 2026. Gagasan utamanya, persoalan pertanian regeneratif bukan semata kekurangan modal, melainkan belum optimalnya mekanisme pasar dalam memberikan penghargaan kepada petani yang melakukan pemulihan tanah dan ekosistem.

Pertanian regeneratif mencakup berbagai praktik yang disesuaikan dengan kondisi wilayah, antara lain rotasi tanaman, tanaman penutup tanah, pemanfaatan bahan organik, konservasi air, diversifikasi tanaman dan pengurangan ketergantungan terhadap input eksternal.

Manfaatnya tidak hanya dirasakan petani. Tanah yang lebih sehat berpotensi meningkatkan kemampuan menyimpan air dan membuat produksi lebih tahan terhadap tekanan iklim. Perusahaan dapat memperoleh pasokan yang lebih stabil, sementara pemerintah berpotensi mendapatkan manfaat berupa ketahanan pangan, perlindungan lingkungan dan penguatan ekonomi perdesaan.

Persoalannya, biaya transisi sering muncul lebih dahulu dibandingkan manfaat. Petani harus mengubah praktik produksi, melakukan investasi, mengikuti pelatihan dan menghadapi ketidakpastian selama proses perubahan.

Karena itu, beban transformasi dinilai tidak semestinya ditanggung petani seorang diri.

Patrik Tatang

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 28 Desember 2023 sebagai Wakil Koordinator Wilayah (Wakorwil) Indonesia Barat I Email : patrik.tatang@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Sandai Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dusun Batu Kambing

    Polsek Sandai Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Dusun Batu Kambing

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Upaya penanganan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Ketapang sebagai langkah cepat mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Kabupaten Ketapang, personel Polsek Sandai bersama unsur terkait melaksanakan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Dusun Batu Kambing, Desa Petai Patah, Kecamatan Sandai (02/09/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul […]

  • Pangdivif 2 Kostrad Resmikan Jembatan Perintis Garuda Untuk Buka Akses Dan Dorong Kemajuan Masyarakat Pasuruan photo_camera 5

    Pangdivif 2 Kostrad Resmikan Jembatan Perintis Garuda Untuk Buka Akses Dan Dorong Kemajuan Masyarakat Pasuruan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pasuruan – Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., didampingi pejabat Forkopimda Pasuruan dan disaksikan masyarakat, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bakalan, Kabupaten Pasuruan, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian TNI […]

  • Geliat Kemajuan Negara dan Pemain Islam di Piala Dunia 2026

    Geliat Kemajuan Negara dan Pemain Islam di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Sejak Piala Dunia FIFA pertama kali digelar pada tahun 1930 di Uruguay, edisi 2026 menjadi turnamen dengan jumlah peserta dari negara-negara mayoritas Muslim terbanyak dalam sejarah. Pada putaran final Piala Dunia 2026, terdapat 13 negara mayoritas Muslim yang berhasil lolos, atau sekitar 27 persen dari total 48 peserta. Negara-negara tersebut adalah […]

  • Aset Kabupaten Bekasi Dalami Kasus Hilangnya Mobil Operasional Desa Hegarmanah, Mantan Kades Akan Dipanggil

    Aset Kabupaten Bekasi Dalami Kasus Hilangnya Mobil Operasional Desa Hegarmanah, Mantan Kades Akan Dipanggil

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bekasi – Kasus hilangnya mobil operasional (pentaris) Desa Hegarmanah yang terjadi pada masa pemerintahan mantan Kepala Desa Mamad Rifai terus menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bidang Aset mulai mengambil langkah lanjutan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Pada Rabu (22/7/2026), tim media melakukan konfirmasi langsung kepada Bidang Aset Kabupaten Bekasi. Dalam keterangannya, pihak aset […]

  • Spanyol Juara Dunia! Ferran Torres Jadi Pahlawan, La Roja Tumbangkan Argentina Lewat Drama Extra Time photo_camera 2

    Spanyol Juara Dunia! Ferran Torres Jadi Pahlawan, La Roja Tumbangkan Argentina Lewat Drama Extra Time

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Sejarah baru sepak bola tercipta di New Jersey! Tim Nasional Spanyol sukses menasbihkan diri sebagai penguasa dunia setelah menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui drama extra time yang menegangkan pada Senin (20/7) pagi WIB. Bomber andalan Ferran Torres tampil sebagai pahlawan berkat gol tunggalnya yang memastikan gelar juara dunia untuk […]

  • TTI Bongkar Dugaan “Copy-Paste” 145 Paket Pengadaan DLHK Aceh Rp38,95 Miliar

    TTI Bongkar Dugaan “Copy-Paste” 145 Paket Pengadaan DLHK Aceh Rp38,95 Miliar

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Transparansi Tender Indonesia (TTI) membongkar adanya pola pengadaan berulang di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh Tahun Anggaran 2025 yang diduga menggunakan pola perencanaan menyerupai copy-paste. Hal tersebut diungkap Nasruddin Bahar, Koordinator TTI, Jumat (11/09/2026). Hasil analisis TTI terhadap 145 paket pengadaan dengan total nilai sekitar Rp38,95 miliar menunjukkan adanya […]

expand_less