Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Mediasi Panas di Balai Desa Nihan Hilir, PT Sepalar Yasa Kartika dan Warga Akhirnya Sepakat Soal Akses Jalan Kebun

Mediasi Panas di Balai Desa Nihan Hilir, PT Sepalar Yasa Kartika dan Warga Akhirnya Sepakat Soal Akses Jalan Kebun

  • account_circle Ron
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Lahei Barat, Barito Utara – Persoalan larangan keluar-masuk masyarakat di jalan kebun sawit milik PT Sepalar Yasa Kartika (SYK) yang berada di wilayah Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, akhirnya dimediasi secara resmi.

Rapat mediasi berlangsung di Balai Desa Nihan Hilir dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Nihan Hilir, Bapak Dawin, dihadiri Ketua BPD Desa Nihan Hilir, staf Kecamatan Lahei Barat, Kepala Adat Desa Nihan Hilir, tokoh masyarakat adat, serta Bhabinkamtibmas Polsek Lahei Barat.

Dari pihak perusahaan, hadir langsung General Manager PT Sepalar Yasa Kartika, Bapak Maskuni, beserta jajaran Humas dan Manajer perusahaan.

Rapat sempat berlangsung dalam suasana tegang. Masyarakat adat menyampaikan keberatan atas sejumlah larangan melintas di jalan sawit yang selama ini menjadi akses vital mereka menuju kebun pribadi. Masyarakat meminta kejelasan, jalan mana yang memang steril untuk operasional perusahaan, dan jalan mana yang masih bisa dilalui masyarakat.

Kepala Desa Dawin dengan nada tegas namun bijak menyampaikan bahwa sejak awal pembukaan jalan, PT SYK tidak pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Nihan Hilir.

“Terkait pembukaan awalnya PT Sepalar ini, tidak pernah berkoordinasi dengan pemerintah desa Nihan Hilir ini, mengingat muara jalan tersebut berada di KM 23 arah Muara Teweh – Murung Raya, RT 9 wilayah Desa Nihan Hilir, yang berstatus di luar HGU,” ujar Dawin.

Menurutnya, pada awal pembukaan, pihak perusahaan memang tidak melarang masyarakat untuk ikut menggunakan jalan tersebut sesuai kepentingan masing-masing. Namun setelah berjalan beberapa bulan, tiba-tiba masyarakat dilarang melintas.

“Di saat kalian PT Sepalar memasuki wilayah Desa Nihan bukan main janji manis kalian buat perjanjian, setelah berjalan beberapa lama janji itu dilupakan dan masyarakat sekarang tidak sebebas-bebasnya, tidak seperti perusahaan sawit yang lain,” ujar Kades Dawin dengan nada kecewa mewakili suara warganya.

Suasana tegang tersebut akhirnya mencair setelah General Manager PT SYK, Bapak Maskuni, memberikan penjelasan secara detail terkait alasan manajemen, faktor keselamatan kerja, dan regulasi perusahaan.

Dari penjelasan tersebut, akhirnya tercapai kesepakatan bersama yang menghasilkan beberapa poin penting terkait pengaturan akses jalan yang disepakati kedua belah pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Saat diwawancarai awak media usai rapat, Kades Dawin menjelaskan:

“Setelah adanya rapat meski sempat menegang sedikit namun masih terkendali, baru ada kesimpulan yang menghasilkan beberapa poin penting. Meski pula ada banyak masyarakat yang merasa kurang puas dengan keputusan tersebut, namun perlahan bisa disepakati,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Kades Dawin memberikan harapan besar kepada PT Sepalar Yasa Kartika.

“Harapan terakhir saya kepada PT Sepalar, agar jangan terlalu membuat peraturan yang secara otoritas untuk menyulitkan masyarakat Desa Nihan,” tutupnya.

Dengan adanya mediasi ini, diharapkan hubungan kemitraan antara PT Sepalar Yasa Kartika dan masyarakat Desa Nihan Hilir tetap terjaga harmonis, saling menghormati, dan mengedepankan musyawarah mufakat. (RON)

Ron

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juli 2023 sebagai Jurnalis Kab. Barito Utara - Kalimantan Tengah. Email : ron@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Bawah Kepemimpinan Dr. Meyti Santoso, Pelayanan RSU Mala Talaud Terus Didorong Makin Humanis

    Di Bawah Kepemimpinan Dr. Meyti Santoso, Pelayanan RSU Mala Talaud Terus Didorong Makin Humanis

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Amir Pontoh
    • visibility 86
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Talaud — Pelayanan kesehatan di RSU Mala Kabupaten Kepulauan Talaud mendapat sorotan positif. Di bawah kepemimpinan Direktur RSU Mala, Dr. Meyti Santoso, pelaya nan kepada masyarakat terus didorong agar semakin profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.Jumat 2/10/2026. Bagi masyarakat kepulauan, rumah sakit bukan sekadar tempat mendapatkan pengobatan. RSU Mala menjadi salah satu […]

  • Libas Komitmen Jaga Silaturrahim Dengan Berbagai Kegiatan photo_camera 2

    Libas Komitmen Jaga Silaturrahim Dengan Berbagai Kegiatan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Agam | Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan dan persaudaraan, keluarga besar (Lingkung Baraya Sunda) Libas gelar pertemuan dan kajian dalam rangka memperingati Haul almarhum Kang Dodoi, bersama Ustadz Asep Nurdin. Kegiatan ini digelar sebagai wujud mengenang jasa, keteladanan, dan jejak kebaikan yang pernah ditanamkan almarhum semasa hidup. Ketua Libas, Asep Susanto menyampaikan pernyataan khusus […]

  • Dekolonisasi Pemikiran Seri 6: Dari Naskah Nusantara Menjadi Laboratorium Pemikiran

    Dekolonisasi Pemikiran Seri 6: Dari Naskah Nusantara Menjadi Laboratorium Pemikiran

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Warisan tertulis Nusantara tidak semestinya hanya diperlakukan sebagai peninggalan sejarah yang dibaca untuk mengetahui masa lalu. Naskah-naskah tersebut juga dapat ditempatkan sebagai sumber penelitian untuk menggali konsep, pola pemikiran, serta pertanyaan ilmiah yang relevan dengan perkembangan pengetahuan masa kini. Gagasan tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisan “Dekolonisasi Pemikiran — […]

  • Strategic Coherence: Ketika Banyak Kekuatan Harus Bergerak dalam Satu Arah

    Strategic Coherence: Ketika Banyak Kekuatan Harus Bergerak dalam Satu Arah

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Keberhasilan sebuah sistem tidak hanya ditentukan oleh besarnya sumber daya, jumlah institusi, maupun banyaknya program. Kekuatan strategis baru dapat menghasilkan dampak optimal ketika berbagai unsur mampu bergerak secara selaras, saling melengkapi, dan menuju tujuan yang sama. Gagasan tersebut menjadi pokok pembahasan dalam Seri Memahami ESTOM #23 berjudul “Strategic Coherence — Koherensi […]

  • FGD Pelabuhan Kendawangan,Satpolairud Dan Instansi Terkait Bahas Regulasi Pelayaran Wajib Pandu photo_camera 2

    FGD Pelabuhan Kendawangan,Satpolairud Dan Instansi Terkait Bahas Regulasi Pelayaran Wajib Pandu

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dan meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Kendawangan, Satpolairud Polres Ketapang menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Keselamatan dan Regulasi Pelayaran di Perairan Wajib Pandu Pelabuhan Kendawangan yang digelar di Ballroom Grand Zuri Hotel Ketapang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur […]

  • Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    Ormas Madas Nusantara-LSM LIRA Akan Proses Hukum Penyedia MBG Tidak Layak, Bentuk Satgas Pengawas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Ormas Madas Nusantara (Masyarakat Madura Asli Nusantara) dan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan proses hukum penyedia atau Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyediakan makanan sudah busuk atau tidak sesuai standar dan harga hingga menimbulkan keracunan dan kerugian masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Masyarakat Madura Asli […]

expand_less