Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Tambang Yang Beradab: Kedaulatan Mineral Indonesia di Tengah Perebutan Dunia

Tambang Yang Beradab: Kedaulatan Mineral Indonesia di Tengah Perebutan Dunia

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Kekayaan mineral Indonesia dinilai memiliki posisi yang semakin strategis dalam dinamika ekonomi dan geopolitik global. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti kendaraan listrik, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), semikonduktor, energi terbarukan, hingga industri pertahanan modern, sumber daya mineral menjadi fondasi penting bagi pembangunan industri masa depan.

Hal tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol melalui tulisannya berjudul “Tambang yang Beradab: Kedaulatan Mineral Indonesia di Tengah Perebutan Dunia”, yang mengulas pentingnya pengelolaan kekayaan mineral Indonesia secara berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Menurut MJP Hutagaol, Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang sangat besar, mulai dari nikel di Sulawesi dan Maluku Utara, tembaga serta emas di Papua, timah di Bangka Belitung, bauksit di Kalimantan, hingga batu bara di Sumatera dan Kalimantan. Kekayaan tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penting dalam rantai pasok mineral dunia.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa melimpahnya sumber daya alam tidak otomatis menjamin kesejahteraan masyarakat. Tanpa tata kelola yang baik, transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan lingkungan, kekayaan mineral justru berpotensi menimbulkan berbagai persoalan seperti korupsi, konflik kepentingan, kerusakan lingkungan, hingga ketimpangan sosial.

Mineral Strategis Jadi Arena Persaingan Global

Dalam tulisannya, MJP Hutagaol menjelaskan bahwa persaingan global saat ini tidak hanya terjadi melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui penguasaan energi, teknologi, data, serta mineral strategis yang menjadi bahan baku industri masa depan.

Ia menyebut fenomena tersebut sebagai “Perang Fondasi”, yakni persaingan negara-negara dalam menguasai fondasi utama yang menopang kekuatan ekonomi, teknologi, dan pertahanan nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki momentum besar untuk bertransformasi dari sekadar negara penghasil bahan mentah menjadi negara yang menguasai rantai nilai industri melalui hilirisasi, pengembangan teknologi, riset, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi dan Krisis Moral Bangsa: Saatnya Menghidupkan Kembali Hikmat Kebijaksanaan

    Korupsi dan Krisis Moral Bangsa: Saatnya Menghidupkan Kembali Hikmat Kebijaksanaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Di tengah melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, masih banyak masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan ekonomi dan sosial. Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: mengapa negeri yang kaya akan sumber daya alam masih menghadapi persoalan kesejahteraan dan ketimpangan? Brigjen Purn. MJP Hutagaol dalam sebuah refleksi kebangsaan menyoroti bahwa persoalan utama yang dihadapi […]

  • Ternyata Begini Cara PT NPR Rampas Lahan Warga, Di Duga Bebaskan 68 Hektare, Klaim 140 Hektare

    Ternyata Begini Cara PT NPR Rampas Lahan Warga, Di Duga Bebaskan 68 Hektare, Klaim 140 Hektare

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Barito Utara – Polemik tambang batu bara PT Nusa Persada Resources yang beroperasi di Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali mencuat. Perusahaan itu dituding merampas hak hidup masyarakat Dayak sekitar akibat diduga menggarap kebun warga tanpa ganti rugi dan menggelembungkan data pembebasan lahan. Penggarapan pertama terjadi sekitar November 2025. Jhon […]

  • Tanggap Cepat Pemerintah untuk NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana

    Tanggap Cepat Pemerintah untuk NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes  | Jakarta — Pemerintah terus memperkuat langkah tanggap darurat dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Letkol Teddy Indra Wijaya mendukung dalam pengiriman bantuan logistik kembali dilakukan pada Rabu (19/8/2026), memasuki hari kelima pascabencana. Sebanyak lima pesawat diberangkatkan sejak pukul 04.00 WIB dengan membawa total 65 ton […]

  • Borobudur, Puncak Peradaban Nusantara: Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Kupas Jejak Kejayaan Jawa Kuno

    Borobudur, Puncak Peradaban Nusantara: Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol Kupas Jejak Kejayaan Jawa Kuno

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Borobudur tidak hanya dikenal sebagai candi Buddha terbesar di dunia, tetapi juga merupakan simbol puncak pencapaian Peradaban Nusantara. Pandangan tersebut menjadi benang merah dalam Bab III buku Bentang Peradaban Nusantara karya Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol yang mengulas kawasan candi Jawa Kuno sebagai salah satu pusat peradaban terbesar di Asia. Dalam naskah […]

  • Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Dalam Acara HUT RI ke 81 di Istana Negara 17 Agustus 2026

    Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Dalam Acara HUT RI ke 81 di Istana Negara 17 Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle M. Siringo Ringo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Dari Monas Menuju Istana Merdeka, Kirab Bendera Pusaka Buka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Duplikat bendera Merah Putih kemudian dibawa oleh Sultana Najwa, Purna Paskibraka 2025 yang mewakili Provinsi DKI Jakarta. Sementara itu, Aliah Sakira, Purna Paskibraka 2025 perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, mendapat amanah membawa naskah teks Proklamasi. Dilansir dari (presidenri.go.id […]

  • Yatin Ahdiyat: Dari Purnabakti PT Pos Indonesia Hingga Aktivis Politik dan Diaspora photo_camera 5

    Yatin Ahdiyat: Dari Purnabakti PT Pos Indonesia Hingga Aktivis Politik dan Diaspora

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Sosok Yatin Ahdiyat dikenal sebagai figur pekerja keras yang tetap aktif berkarya setelah memasuki masa purnabakti. Usai pensiun dari PT Pos Indonesia pada tahun 2016, ia memilih melanjutkan pengabdian melalui jalur politik dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada Pemilu sebelumnya, Yatin sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPRD DKI Jakarta melalui Partai Berkarya. Lima […]

expand_less