Dari Paris Hingga Merauke, Mencari Benang Merah Kedaulatan Indonesia di Tengah Perubahan Dunia
- account_circle Suwoto
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 474
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Merauke dan Masa Depan Pangan Nasional
Merauke disebut sebagai salah satu simbol penting pembangunan strategis Indonesia. Kawasan ini tidak hanya diproyeksikan sebagai sentra pangan, tetapi juga berkaitan dengan energi, logistik, infrastruktur, serta kehadiran negara di wilayah timur Indonesia.
Meski demikian, Hutagaol mengingatkan agar pengembangan kawasan tersebut tetap memperhatikan aspek lingkungan, masyarakat adat, tata kelola lahan, serta keberlanjutan jangka panjang.
Koperasi Desa dan Penguatan Ekonomi Rakyat
Dalam aspek ekonomi kerakyatan, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat desa.
Menurutnya, koperasi yang sehat dan profesional dapat menjadi instrumen pemerataan ekonomi sekaligus memperpendek rantai distribusi hasil produksi masyarakat.
Hilirisasi Timah, Nikel dan Mineral Strategis
Indonesia sebagai negara kaya sumber daya alam menghadapi tantangan besar untuk memastikan nilai tambah hasil tambang dapat dinikmati rakyat.
Hutagaol menyoroti pentingnya hilirisasi timah, nikel, tembaga, serta mineral kritis lainnya agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi industri global.
“Hilirisasi bukan sekadar membangun pabrik. Hilirisasi adalah perjuangan untuk menguasai nilai tambah dari sumber daya yang dimiliki bangsa sendiri,” tegasnya.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar