Warga Taman Modern Sampaikan Penolakan terhadap Rencana Pembangunan Dapur SPPG MBG di Area Perumahan
- account_circle Aan Hermawan
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 263
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menurut warga, salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah sistem pengelolaan limbah dapur. Mereka menilai keberadaan dapur berskala besar berpotensi menghasilkan limbah cair maupun sampah organik yang cukup banyak, sehingga diperlukan sistem pembuangan dan pengolahan limbah yang memadai agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.
Selain itu, warga juga menyoroti kondisi lingkungan sekitar yang menurut mereka masih menghadapi persoalan penumpukan sampah di beberapa titik. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat semakin membebani lingkungan apabila tidak disertai pengelolaan sampah yang baik.
Warga juga menyebut lokasi pembangunan SPPG berada di area yang relatif lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya. Karena itu, mereka meminta dilakukan kajian teknis terkait potensi genangan dan banjir, terutama saat musim hujan atau cuaca ekstrem.
“Aspek lingkungan dan drainase harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai nantinya menimbulkan persoalan baru bagi warga sekitar,” ujar salah seorang warga.
Selain persoalan lingkungan, akses jalan menuju lokasi juga menjadi perhatian masyarakat. Warga menilai jalan menuju kawasan tersebut relatif sempit sehingga dikhawatirkan kendaraan operasional pengangkut bahan makanan maupun distribusi program MBG dapat mengganggu aktivitas keluar-masuk warga.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak pengelola melakukan kajian lalu lintas serta mempertimbangkan dampak operasional terhadap kenyamanan warga di lingkungan sekitar.
Di sisi lain, beberapa warga juga meminta adanya jaminan standar keamanan pangan yang ketat dalam operasional dapur MBG. Mereka berharap seluruh proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi makanan dilakukan sesuai ketentuan kesehatan untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat merugikan masyarakat.
Warga meminta seluruh proses pembangunan dan operasional SPPG dilakukan secara transparan, melibatkan masyarakat sekitar, serta memenuhi seluruh persyaratan teknis, lingkungan, dan kesehatan yang berlaku agar program yang bertujuan baik tersebut dapat berjalan dengan aman dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Hingga berita ini ditulis, warga Taman Modern meminta adanya dialog terbuka antara masyarakat, pengelola proyek, dan pihak berwenang guna mencari solusi terbaik yang mengakomodasi kepentingan program pemerintah sekaligus kenyamanan dan keamanan lingkungan permukiman.
Jurnalis : Aan Hermawan
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 25 Januari 2025 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kota Bekasi - Jawa Barat. Email : aan.hermawan@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar