Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Organisasi » SIW Kritisi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Minta Pemerintah Perketat Verifikasi dan Pengawasan

SIW Kritisi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Minta Pemerintah Perketat Verifikasi dan Pengawasan

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Lombok Timur – Dewan Pimpinan Nasional Sasak Integrity Watch (SIW) menyampaikan apresiasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan pelajar di Indonesia.

Namun demikian, berdasarkan berbagai informasi, laporan masyarakat, serta hasil pemantauan di lapangan, DPN SIW menilai bahwa pelaksanaan Program MBG di sejumlah daerah masih jauh dari harapan dan tujuan awal yang telah dicanangkan pemerintah.

SIW menemukan adanya indikasi berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, Badan Gizi Nasional, serta instansi terkait, di antaranya dugaan praktik jual beli titik dapur, kurangnya transparansi dalam proses penunjukan pengelola dapur, serta minimnya pengawasan terhadap operasional dapur yang telah berjalan maupun usulan dapur baru.

Ketua Umum DPN SIW, Syamsuddin, menyampaikan bahwa pemerintah harus memperketat tahapan verifikasi, evaluasi, dan pengawasan agar Program MBG tidak menjadi ajang kepentingan kelompok tertentu.

“Program MBG adalah program yang sangat baik dan berpihak kepada masyarakat. Namun apabila dalam pelaksanaannya terdapat dugaan praktik monopoli, nepotisme, atau bahkan jual beli titik dapur, maka hal tersebut berpotensi mencederai tujuan mulia program ini.”

DPN SIW juga menyoroti keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM yang dinilai masih sangat terbatas. Padahal, salah satu dampak positif yang diharapkan dari Program MBG adalah tumbuhnya ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku UMKM di daerah.

SIW berharap agar rantai pasok kebutuhan dapur MBG dapat lebih mengutamakan produk dan pelaku usaha lokal secara transparan dan berkeadilan, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Selain itu, SIW meminta pemerintah untuk melakukan audit dan evaluasi berkala terhadap seluruh dapur MBG yang telah beroperasi guna memastikan kepatuhan terhadap standar operasional, kualitas layanan, transparansi pengelolaan, serta mencegah potensi penyimpangan.

DPN SIW menegaskan bahwa negara harus hadir dalam memastikan Program MBG berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan sosial.

“Jangan sampai program yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru mematikan usaha masyarakat kecil karena adanya praktik monopoli oleh kelompok tertentu. Jika terdapat indikasi penyalahgunaan kewenangan, nepotisme, atau praktik yang merugikan masyarakat, maka harus ditindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Sebagai lembaga sosial kontrol masyarakat, DPN SIW berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan, menerima pengaduan masyarakat, serta memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah demi terwujudnya Program MBG yang bersih, transparan, profesional, dan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antusiasme Masyarakat Desa Pantai Makmur Kawal Pendaftaran H. Mursan Hamdani, S.E., Resmi Mencalonkan Diri Melanjutkan Kepemimpinan Tiga Periode

    Antusiasme Masyarakat Desa Pantai Makmur Kawal Pendaftaran H. Mursan Hamdani, S.E., Resmi Mencalonkan Diri Melanjutkan Kepemimpinan Tiga Periode

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 227
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tarumajaya – Antusiasme masyarakat Desa Pantai Makmur terlihat saat mengawal proses pendaftaran H. Mursan Hamdani, S.E., yang secara resmi kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Pantai Makmur. Dengan dukungan dan antusiasme masyarakat yang turut mengawal proses pendaftaran tersebut, H. Mursan Hamdani, S.E. menyatakan kesiapannya untuk kembali mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa […]

  • Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Sungai Simbar Monitoring Penanaman Sawi untuk Ketahanan Pangan photo_camera 3

    Dukung Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Sungai Simbar Monitoring Penanaman Sawi untuk Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 255
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir – Polsek Kateman melalui Bhabinkamtibmas Desa Sungai Simbar terus mengawal program ketahanan pangan nasional. Pada Jumat [29/5/2026] pukul 13.00 WIB, dilakukan kegiatan sambang sekaligus monitoring penanaman sayur sawi di Desa Sungai Simbar, Kecamatan Kateman. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di tingkat […]

  • Pastikan Karhutla Tak Kembali Membara, Koramil Jajaran Perketat Patroli di Tiga Wilayah Singkawang

    Pastikan Karhutla Tak Kembali Membara, Koramil Jajaran Perketat Patroli di Tiga Wilayah Singkawang

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Andika Nurul
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi terus diperkuat jajaran Kodim 1202/Singkawang. Pada Selasa (22/9/2026), patroli dan monitoring dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah rawan Karhutla di Kota Singkawang. Patroli tersebut menyasar tiga kawasan, yakni Jalan Arteri Bandara Singkawang, Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, serta Kelurahan Mayasopa. […]

  • Respons Cepat Cegah Karhutla, Polsek Kendawangan Bersama Tim Damkar Padamkan Titik Hotspot di Desa Natai Kuini

    Respons Cepat Cegah Karhutla, Polsek Kendawangan Bersama Tim Damkar Padamkan Titik Hotspot di Desa Natai Kuini

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polsek Kendawangan bersama tim pemadam kebakaran perusahaan melakukan groundcheck sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Natai Kuini, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut adanya titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning Senin (05/10/2026).. Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan […]

  • Aktivis Demokrasi, Ivan Haikal : Hukum Tak Boleh Dikorbankan Demi Keuntungan Sengketa Tanah Fort de Kock, Ujian Bagi Kepentingan Rakyat

    Aktivis Demokrasi, Ivan Haikal : Hukum Tak Boleh Dikorbankan Demi Keuntungan Sengketa Tanah Fort de Kock, Ujian Bagi Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bukittinggi — Perselisihan atas tanah kawasan Universitas dan STIKes Fort de Kock hingga kini belum menemukan titik terang. Pemerintah Kota Bukittinggi, Yayasan Pendidikan Fort de Kock, dan pihak perorangan saling bersitegang mempertahankan klaim kepemilikan, masing-masing berpegang pada dasar hukum yang dianggap sah. Di balik tumpukan dokumen, angka miliaran rupiah, dan putusan pengadilan yang […]

  • Bung Syam: Jabatan Tinggi Bukan Tiket Kebal Hukum, Kasus Febrie Jadi Ujian Kejagung

    Bung Syam: Jabatan Tinggi Bukan Tiket Kebal Hukum, Kasus Febrie Jadi Ujian Kejagung

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Depok — Managing Partner BS LAW FIRM AND ASSOCIATE, Syamsuddin, S.Sos., S.H., M.H., menilai penanganan perkara dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjadi ujian penting bagi kredibilitas Kejaksaan Agung. Menurut pria yang akrab disapa Bung Syam tersebut, masyarakat perlu melihat bahwa penegakan hukum mampu menjangkau siapa […]

expand_less