Kepala Suku Imbiri Petrus Masini Ajak Pemuda Papua Jaga Adat, Rawat Persatuan, dan Bangun Kampung Damai
- account_circle Bernadus Nicko
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Waropen – Semangat menjaga adat, merawat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang damai menjadi pesan penting bagi generasi muda Papua. Hal tersebut tercermin dalam tema kegiatan pemuda Papua, yakni “Pemuda Papua Menjaga Adat, Merawat Persatuan dan Membangun Kampung Damai.” Sabtu (24/10/2026)
Kepala Suku Imbiri Kampung Usaiwa, Kabupaten Waropen, Petrus Masini, menilai bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat kesadaran generasi muda untuk melestarikan adat dan budaya serta menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur di tengah perkembangan zaman.
Menurut Petrus Masini, adat bukan sekadar tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, melainkan bagian penting dari identitas masyarakat Papua yang harus dijaga dan dihormati oleh setiap generasi. Oleh karena itu, pemuda memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan nilai-nilai adat sekaligus menjadi pelopor persatuan dan perdamaian di lingkungan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa persatuan dan keharmonisan merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan kampung yang aman, damai, dan sejahtera. Perbedaan pandangan maupun latar belakang sosial hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan, tetapi harus disikapi dengan bijaksana melalui komunikasi, saling menghormati, dan semangat kekeluargaan.
“Pemuda harus menjadi generasi yang mampu menjaga adat, menghormati orang tua dan tokoh adat, serta merawat persaudaraan di tengah masyarakat. Persatuan merupakan kekuatan penting untuk membangun kampung yang damai,” demikian pesan yang sejalan dengan pandangan Petrus Masini mengenai pentingnya menjaga keharmonisan masyarakat.
Lebih lanjut, keterlibatan pemuda dalam kegiatan adat, sosial, dan kemasyarakatan dinilai sangat penting untuk memperkuat solidaritas serta menumbuhkan kepedulian terhadap kehidupan bersama. Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penerus tradisi, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong perubahan positif dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara damai.
Petrus Masini juga memandang bahwa kemajuan sebuah kampung tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Keberhasilan pembangunan turut ditentukan oleh terpeliharanya adat dan budaya, kuatnya hubungan kekeluargaan, serta terciptanya rasa aman dan saling percaya di tengah masyarakat.
Karena itu, menjaga adat, merawat persatuan, dan membangun kampung damai harus berjalan beriringan. Ketiganya menjadi landasan penting bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis serta keberlanjutan pembangunan Kampung Usaiwa, Kabupaten Waropen.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, generasi muda Papua diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam menjaga identitas budaya, mempererat persaudaraan, dan membangun masa depan kampung yang lebih baik.
Pesan utama yang perlu terus diwariskan adalah bahwa adat menjadi identitas, persatuan menjadi kekuatan, dan perdamaian menjadi fondasi bagi pembangunan masyarakat Papua yang bermartabat.
Jurnalis : Bernadus Nicko
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 21 Desember 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Papua. Email : bernadus.nicko@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar