Prabowo Subianto Ungkap 6 Fokus Utama Pemerintah dalam Pidato Kenegaraan di Kompleks Parlemen
- account_circle Saud Maruntung
- calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
- visibility 220
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memaparkan enam fokus utama pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa selama 21 bulan masa kepemimpinannya. Hal tersebut disampaikan dalam Pidato Kenegaraan pada agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo mengawali pemaparan dengan mengenang kembali warisan para pendiri bangsa 81 tahun silam. Ia menegaskan pentingnya menjaga cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, di mana kekayaan alam harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat secara merata dan tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang.
Bersamaan dengan penyampaian pidato tersebut, sebuah infografis ditayangkan secara resmi untuk menjabarkan enam poin fokus pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, yaitu:
1. 121 Kebijakan Transformatif
Menjalankan serangkaian kebijakan strategis untuk menuntaskan berbagai persoalan mendasar di tengah masyarakat.
2. Swasembada Pangan dalam 1 Tahun
Tercapainya target swasembada pangan dalam kurun waktu satu tahun, yang diklaim terwujud lebih cepat dari target awal.
3. Reformasi Aturan Pupuk
Pemerintah resmi menghapus 145 aturan penyaluran pupuk. Langkah deregulasi ini berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, sementara laba PT Pupuk Indonesia melonjak drastis sebesar 252,8 persen.
4. Swasembada 8 Komoditas Pangan
Indonesia kini mandiri secara pangan melalui pencapaian swasembada pada delapan komoditas utama, meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
5. Swasembada Energi B50
Kemandirian energi mulai terwujud melalui implementasi solar diesel B50. Terhitung sejak 1 Juli 2026, Indonesia resmi menghentikan impor solar yang berdampak pada penghematan devisa negara hingga Rp170 triliun per tahun.
6. Program Kesejahteraan dan Hilirisasi
Program Makan Bergizi, bansos digital, serta hilirisasi industri telah berjalan efektif dan manfaatnya kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa berbagai pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja sama tim yang solid serta semangat gotong royong lintas sektor.
“Ini adalah akibat kerja tim yang membantu saya. Menteri Pertanian dengan seluruh jajarannya, para penyuluh pertanian, didukung oleh banyak kementerian lain, didukung oleh pemda, didukung oleh TNI dan Polri,” ujar Prabowo.
Mendapat mandat langsung dari rakyat, Prabowo menegaskan komitmennya untuk berfokus pada penyelesaian masalah dan kesulitan riil di lapangan, alih-alih mencari pembenaran atas berbagai hambatan yang ada.
“Kami memilih mengambil keputusan yang sulit pada hari ini daripada mewariskan masalah yang lebih berat lagi dan lebih rumit lagi kepada generasi-generasi penerus kita,” pungkasnya.
Wartawan: Saud Maruntung Marbun
Media Suara Mabes — Selalu Memberikan Informasi Lugas, Tegas, dan Terpercaya.
Jurnalis : Saud Maruntung
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 November 2025 sebagai Jurnalis Kota Tangerang - Prov. Banten. Email : saud.maruntung@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar