PLN Belum Respons, Penebangan Sawit Warga Sagatani Kembali Dipertanyakan
- account_circle Hepni Jaya Kusuma
- calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Singkawang — Persoalan penebangan tanaman sawit milik warga yang berkaitan dengan kegiatan jaringan listrik di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, kembali menjadi perhatian. Perkembangan terbaru muncul setelah sebelumnya persoalan tersebut dibahas dalam mediasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Sagatani, Rabu (30/9/2026).
Dalam mediasi tersebut, sejumlah warga yang terdampak hadir untuk menyampaikan persoalan yang mereka alami terkait tanaman sawit yang terdampak kegiatan jaringan listrik. Pihak PT PLN (Persero) ULP Singkawang Kota juga hadir dalam pertemuan tersebut untuk membahas persoalan yang menjadi perhatian warga.
Suasana mediasi sempat menjadi perhatian setelah adanya pembahasan mengenai tanaman sawit milik warga, termasuk persoalan kompensasi atau ganti rugi. Berbagai hal yang disampaikan dalam forum tersebut kemudian menjadi bagian dari dinamika pembahasan antara warga dan pihak terkait.
Dalam perkembangan selanjutnya, pemilik alat berat yang digunakan dalam kegiatan di lokasi juga telah memberikan klarifikasi kepada redaksi. Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari hak jawab untuk memberikan penjelasan mengenai keberadaan serta penggunaan alat berat di lokasi kegiatan.
Diketahui, alat berat jenis HITACHI PC 200 yang digunakan dalam kegiatan di lokasi pada 20 September 2026 merupakan milik Sdr. Phang Khong Nyan. Penyebutan nama tersebut dalam pemberitaan berkaitan dengan status kepemilikan alat berat dan bukan dimaksudkan sebagai tuduhan terhadap yang bersangkutan.
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, besok pagi akan dilaksanakan kegiatan turun ke lapangan untuk melakukan inventarisasi terhadap tanaman atau objek yang terdampak kegiatan jaringan listrik. Kegiatan tersebut rencananya melibatkan pihak-pihak terkait guna melihat secara langsung kondisi di lapangan dan mendata objek yang menjadi persoalan.
Inventarisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh data yang lebih jelas mengenai kondisi tanaman sawit milik warga yang terdampak, sekaligus menjadi bahan dalam pembahasan penyelesaian persoalan antara pihak terkait dan masyarakat.
Redaksi MEDIA SUARA MABES akan mengikuti perkembangan kegiatan tersebut dan menyampaikan hasilnya berdasarkan fakta serta keterangan yang dapat dikonfirmasi di lapangan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek jaringan listrik PT PLN (Persero) ULP Singkawang Kota belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan redaksi melalui pesan WhatsApp kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini pesan tersebut belum mendapatkan balasan atau tanggapan resmi.
Belum adanya respons tersebut tentu menimbulkan pertanyaan, terlebih persoalan ini berkaitan dengan tanaman milik warga dan kegiatan jaringan listrik yang berlangsung di wilayah Kelurahan Sagatani.
Ada apa?
Pertanyaan tersebut tentu masih menunggu jawaban resmi dari pihak PLN. Redaksi tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak dan tetap memberikan ruang kepada PT PLN (Persero) ULP Singkawang Kota untuk menyampaikan penjelasan maupun klarifikasi.
Pihak PLN diharapkan dapat memberikan keterangan terkait kegiatan di lapangan, mekanisme inventarisasi, penanganan tanaman warga yang terdampak, serta persoalan kompensasi atau ganti rugi yang sebelumnya menjadi pembahasan dalam mediasi.
Dengan adanya rencana turun lapangan untuk inventarisasi, masyarakat tentu berharap persoalan tersebut dapat segera memperoleh titik terang melalui pendataan yang transparan dan komunikasi yang terbuka antara pihak terkait dan warga terdampak.
MEDIA SUARA MABES akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut, termasuk hasil inventarisasi di lapangan, dan memberikan ruang pemberitaan secara berimbang kepada seluruh pihak yang berkepentingan.
Jurnalis : Hepni Jaya Kusuma
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Saat ini belum ada komentar