Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara

Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Nusantara bukan sekadar gugusan pulau yang dipisahkan oleh laut. Di dalamnya terdapat perjalanan panjang tentang manusia, kebudayaan, alam, pengetahuan, serta nilai-nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Gambaran tersebut tercermin dalam narasi “Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara”, yang menempatkan perempuan sebagai simbol penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan dan peradaban bangsa.

Air yang mengalir dari gunung menuju laut menjadi perlambang kehidupan. Ia melewati berbagai wilayah tanpa membedakan tanah yang dilaluinya. Sementara laut, yang secara geografis tampak memisahkan pulau-pulau, justru sejak dahulu menjadi ruang penghubung antarmasyarakat di Nusantara.

Dalam narasi tersebut, sosok perempuan yang membawa bunga digambarkan sebagai perlambang Ibu Pertiwi. Bunga-bunga dengan warna berbeda merepresentasikan keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, dan wilayah Indonesia yang tumbuh dari tanah yang sama serta berada di bawah langit yang sama.

Perempuan lainnya membawa air dan hasil bumi, sementara seorang perempuan menenun. Aktivitas menenun menjadi metafora perjalanan peradaban yang dibangun dari berbagai unsur: warisan leluhur, kehidupan masa kini, serta tanggung jawab terhadap generasi mendatang.

«“Peradaban sesungguhnya juga sebuah tenunan.”»

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberlanjutan bangsa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kemampuan manusia menjaga pengetahuan, nilai, kebudayaan, lingkungan, dan hubungan antargenerasi.

Narasi itu juga menyoroti pentingnya harapan yang lahir dari hal-hal sederhana. Cahaya kecil yang berada di tangan seorang perempuan tidak digambarkan sebagai matahari, melainkan sebagai simbol bahwa masa depan bangsa dapat dibangun dari nurani, pengetahuan yang diwariskan, serta kesadaran mengenai tanggung jawab terhadap sesama.

Bagian paling penting ditunjukkan melalui dua anak yang berada di bagian bawah. Keduanya menjadi simbol generasi penerus yang pada akhirnya akan menerima seluruh warisan peradaban.

Gunung, laut, rumah, sawah, hutan, adat, bunga, serta berbagai peninggalan kebudayaan pada akhirnya akan berada di tangan generasi berikutnya.

Karena itu, pertanyaan mengenai masa depan Indonesia tidak cukup berhenti pada apa yang telah diterima dari para pendahulu.

Pertanyaan yang lebih penting adalah: dalam keadaan seperti apa warisan Nusantara akan diserahkan kepada anak cucu?

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia bukan semata-mata warisan untuk dimiliki, melainkan amanah untuk dijaga, dirawat, dikembangkan, dan diteruskan.

Dalam perspektif tersebut, perempuan tidak hanya hadir sebagai simbol keindahan, tetapi juga sebagai representasi kekuatan kehidupan, penjaga nilai, penghubung antargenerasi, serta bagian penting dari perjalanan panjang peradaban Nusantara.

“Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara” menjadi refleksi bahwa menjaga Indonesia bukan hanya persoalan mempertahankan apa yang telah ada, tetapi juga memastikan agar generasi mendatang masih memiliki bumi, kebudayaan, pengetahuan, dan nilai kebangsaan yang layak untuk diwariskan.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentinel Seri 11: Ketika Yang Diserang Bukan Satelitnya, Melainkan “Otak” di Bumi

    Sentinel Seri 11: Ketika Yang Diserang Bukan Satelitnya, Melainkan “Otak” di Bumi

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Ancaman terhadap sistem ruang angkasa tidak selalu dilakukan dengan menyerang satelit secara langsung. Di balik sebuah satelit terdapat ekosistem digital yang menghubungkan satelit dengan stasiun bumi, jaringan komunikasi, server, perangkat lunak, pusat data, operator hingga pengguna. Hal tersebut menjadi perhatian dalam SENTINEL Seri 11 yang ditulis Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dengan […]

  • Bantah Tudingan ‘Joki’ Jabatan Sekdes, Kuwu Juntikedokan Beberkan Dokumen Resmi Pemberhentian

    Bantah Tudingan ‘Joki’ Jabatan Sekdes, Kuwu Juntikedokan Beberkan Dokumen Resmi Pemberhentian

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Eddy Susyanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Indramayu – Kuwu (Kepala Desa) Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Suendi, membantah keras tudingan yang menyebut adanya praktik “joki jabatan” serta penyalahgunaan wewenang terkait pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes) di wilayah pemerintahannya. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya isu dan pesan konfirmasi dari media daring yang mempersoalkan proses pergantian jabatan Sekdes Juntikedokan serta menuding adanya […]

  • Kapolda Aceh Tinjau Langsung Uji Kesamaptaan Jasmani 170 Casis Bintara di Stadion Harapan Bangsa photo_camera 5

    Kapolda Aceh Tinjau Langsung Uji Kesamaptaan Jasmani 170 Casis Bintara di Stadion Harapan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh — Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, meninjau dan melakukan pengecekan pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani dalam rangka Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut […]

  • Kaperwil Hanafiah: Jika Ada Dapur MBG Dialihkan/Jual Beli, Langsung Laporkan ke Satpol PP

    Kaperwil Hanafiah: Jika Ada Dapur MBG Dialihkan/Jual Beli, Langsung Laporkan ke Satpol PP

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh – Kaperwil Media Suara Mabes wilayah Aceh, Hanafiah, angkat bicara terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh. Hanafiah meminta masyarakat dan mahasiswa segera melapor jika menemukan dugaan penyimpangan, seperti dapur MBG atau titik MBG yang dialihkan dan dijualbelikan oleh oknum pengurus di Banda Aceh. “Apabila ada temuan dugaan dapur MBG […]

  • Dua Dari Tiga Bakal Calon Minta Verifikasi Pilkades Banjarsari Dilakukan Transparan

    Dua Dari Tiga Bakal Calon Minta Verifikasi Pilkades Banjarsari Dilakukan Transparan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sukatani, Bekasi — Proses verifikasi dokumen bakal calon Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian. Dua dari tiga bakal calon meminta panitia Pilkades memastikan pemeriksaan persyaratan dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai ketentuan. Sanan, salah satu bakal calon, meminta panitia tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan keabsahan setiap dokumen […]

  • Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla photo_camera 6

    Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pekanbaru – Event lari terbesar se-Sumatra, Riau Bhayangkara Run 2026 resmi dibuka pada Minggu (19/7/2026) pagi ini. Acara dibuka dengan flag off dilakukan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana. Flag off dilaksanakan […]

expand_less