Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Sentinel Seri 11: Ketika Yang Diserang Bukan Satelitnya, Melainkan “Otak” di Bumi

Sentinel Seri 11: Ketika Yang Diserang Bukan Satelitnya, Melainkan “Otak” di Bumi

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Ancaman terhadap sistem ruang angkasa tidak selalu dilakukan dengan menyerang satelit secara langsung. Di balik sebuah satelit terdapat ekosistem digital yang menghubungkan satelit dengan stasiun bumi, jaringan komunikasi, server, perangkat lunak, pusat data, operator hingga pengguna.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam SENTINEL Seri 11 yang ditulis Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dengan tema “Ketika yang Diserang Bukan Satelitnya, Melainkan Otak di Bumi.”

Dalam pembahasan tersebut dijelaskan bahwa ancaman terhadap sistem berbasis ruang angkasa kini tidak hanya berupa jamming yang mengganggu sinyal atau spoofing yang membuat sistem menerima informasi keliru, tetapi juga cyber attack yang menyasar sistem digital pendukung operasi satelit.

Secara sederhana, ekosistem tersebut dapat digambarkan sebagai:

Satelit → Ground Station → Network → Server → Data Centre → Software → Operator → User.

Artinya, satelit yang berada ribuan kilometer di atas bumi tetap bergantung pada berbagai sistem digital yang berada di permukaan.

European Space Agency (ESA) menyoroti bahwa meningkatnya integrasi antara sistem ruang angkasa dan sistem di darat menciptakan kerentanan baru terhadap serangan siber. Karena itu, aspek keamanan perlu diperhatikan pada segmen ruang, segmen darat, maupun jalur komunikasi sepanjang siklus hidup sebuah misi.

Satelit Tetap Berfungsi, Layanan Bisa Terganggu

Serangan siber tidak selalu bertujuan mengambil alih satelit. Gangguan terhadap jaringan, server, perangkat lunak, sistem pengelolaan maupun jalur komunikasi dapat menyebabkan data tidak tersedia, terlambat, terganggu atau kehilangan integritas.

Dengan demikian, satelit dapat tetap berada di orbit dan secara fisik berfungsi, tetapi layanan yang dihasilkan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Perbedaan tersebut penting. Physical destruction berarti kerusakan fisik terhadap aset, sedangkan digital disruption merupakan terganggunya fungsi atau layanan akibat serangan terhadap sistem digital.

ESA juga mendorong pendekatan security by design, yaitu keamanan dibangun sejak tahap perancangan sistem, bukan baru ditambahkan setelah sistem selesai.

Ukraina Menjadi Pelajaran

Peristiwa menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 menjadi salah satu contoh dampak serangan siber terhadap infrastruktur komunikasi berbasis satelit.

NATO mencatat bahwa jaringan komunikasi satelit Viasat KA-SAT mengalami serangan siber pada awal invasi Rusia ke Ukraina yang menyebabkan gangguan komunikasi bagi pengguna di Ukraina dan sejumlah pengguna di Eropa.

Laporan NATO menyebut serangan tersebut menargetkan modem dan router pada jaringan pengguna serta menggunakan malware yang menghapus data pada sistem terdampak.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ruang angkasa dan cyberspace semakin sulit dipisahkan dalam konteks keamanan modern.

Cyber Defence dan Resilience

Kecenderungan serupa juga terlihat dalam latihan pertahanan siber. Pada April 2026, Locked Shields, latihan yang diselenggarakan NATO Cooperative Cyber Defence Centre of Excellence (CCDCOE), menguji kemampuan menghadapi serangan terhadap berbagai infrastruktur, termasuk jaringan 5G, jaringan listrik, sistem satelit dan battle management.

Perlindungan sistem satelit dengan demikian tidak lagi hanya menyangkut satelit, tetapi seluruh ekosistem yang membuatnya dapat berfungsi.

Ancaman dapat menyasar ground segment, network, server, software, communication link, data, sistem pengelolaan satelit hingga sistem pengguna.

Karena itu, pendekatan keamanan perlu bergerak dari sekadar mencegah serangan menuju resilience, yakni kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, merespons, memulihkan dan tetap menjalankan fungsi ketika terjadi gangguan.

Konsep PACE (Primary, Alternate, Contingency, Emergency) juga menekankan pentingnya memiliki lebih dari satu jalur untuk mempertahankan fungsi ketika sistem utama mengalami gangguan.

Pelajaran bagi Indonesia

Bagi Indonesia, perkembangan tersebut menghadirkan sejumlah pertanyaan strategis dalam membangun ekosistem ruang angkasa nasional.

Siapa yang membuat dan menguasai teknologinya? Siapa yang mengendalikan ground system? Bagaimana network dan software dilindungi? Di mana data strategis disimpan? Bagaimana kemampuan cyber defence dibangun? Dan bagaimana layanan tetap berjalan apabila sistem utama mengalami gangguan?

Memiliki satelit merupakan satu hal. Namun, memiliki ekosistem ruang angkasa yang aman, tangguh dan mampu pulih ketika mengalami gangguan merupakan persoalan yang berbeda.

SENTINEL Seri 11 menegaskan perubahan medan ancaman dari jamming → spoofing → cyber: dari mengganggu sinyal, memanipulasi informasi, hingga menyerang sistem digital yang memproses, mengendalikan dan mendistribusikan informasi.

Dalam perang multi-domain—darat, laut, udara, ruang angkasa dan cyber—batas antar-domain semakin terhubung.

Pertanyaan berikutnya pun muncul: Jika sebuah sistem dapat diserang tanpa menyentuh satelitnya, bagaimana jika satelitnya sendiri dijadikan sasaran?

Pertanyaan tersebut akan membawa pembahasan SENTINEL Seri 12: COUNTER-SPACE.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terima 48 Personel BKO dan Bantuan Sarpras dari Kapolri, Polda Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla

    Terima 48 Personel BKO dan Bantuan Sarpras dari Kapolri, Polda Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui pemadaman, tetapi juga dengan memperkuat edukasi kepada masyarakat serta dukungan sarana dan prasarana. Dalam kegiatan yang digelar di Polda Kalteng, jajaran menerima dukungan dua hal penting, […]

  • Putusan MK Soal Ijazah Gibran: Gugatan Tidak Dapat Diterima, Tak Bisa Diskualifikasi Wapres

    Putusan MK Soal Ijazah Gibran: Gugatan Tidak Dapat Diterima, Tak Bisa Diskualifikasi Wapres

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari jabatannya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Keputusan tersebut dijatuhkan meski dalam pertimbangannya MK menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan terkait kepemilikan ijazah setara Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat milik Gibran. Hal tersebut disampaikan Hakim Konstitusi Adies Kadir […]

  • Polres Kampar Press Release Ungkap Beberapa Dugaan Tindak Pidana Selama Bulan Juli

    Polres Kampar Press Release Ungkap Beberapa Dugaan Tindak Pidana Selama Bulan Juli

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Anggiat Sianturi
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bangkinang – Polres Kampar menggelar press release pengungkapan beberapa kasus dugaan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Kampar selama bulan Juli pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Kampar yang diwakili oleh Waka Polres Kampar Kompol Rizki Hidayat yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata. Dalam […]

  • Kesepakatan Ormas/LSM Dan DPRD KBB Dipertanyakan

    Kesepakatan Ormas/LSM Dan DPRD KBB Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Kikin Sodikin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Menindaklanjuti apa yang sebelumnya menjadi kesepakatan antara sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) se-Kabupaten Bandung Barat dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga saat ini aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui Ormas dan LSM tersebut dinilai belum memperoleh titik terang. Pertemuan yang digelar di kantor DPRD Kabupaten […]

  • DPW Rampas Setia 08 Berdaulat Sumbar Sampaikan Ucapan Selamat 1 Abad / 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi

    DPW Rampas Setia 08 Berdaulat Sumbar Sampaikan Ucapan Selamat 1 Abad / 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 275
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bukittinggi — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Rumah Juang Rampas Setia 08 Berdaulat Provinsi Sumatera Barat, dengan penuh rasa bangga dan haru menyampaikan ucapan selamat dan sukacita yang setinggi-tingginya atas peringatan 1 Abad / 100 Tahun Jam Gadang, ikon kebanggaan Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat Ranah Minang .(10 Juni 2026) Selama seratus tahun berdiri […]

  • Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Eddy Susyanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Indramayu — Penanganan dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan. Seorang sumber berinisial JF meminta adanya pemeriksaan yang transparan terhadap dugaan pemberian uang serta proses pengusulan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di UPT Puskesmas Kertawinangun, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, yang terjadi pada 2022. Menurut keterangan […]

expand_less