Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » PT NPR Kembali Garap Ladang Warga Tanpa Ganti Rugi, Warga Minta Presiden dan Komnas HAM Turun Tangan

PT NPR Kembali Garap Ladang Warga Tanpa Ganti Rugi, Warga Minta Presiden dan Komnas HAM Turun Tangan

  • account_circle Ron
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Barito Utara – Puluhan warga Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, kembali menggelar jumpa pers menuntut keadilan atas dugaan perampasan lahan oleh PT Nusa Persada Resources (NPR). Aksi ini dipicu temuan terbaru pada 21 Mei 2026, di mana perusahaan tambang batubara tersebut kembali menggarap lahan berisi 300 pohon karet dan beberapa pondok milik Prianto bin Samsuri.

PT NPR diketahui beroperasi di wilayah tersebut sejak akhir 2024. Warga menuding perusahaan menjadi sumber kekacauan dan diduga menciptakan manajemen konflik melalui proses pembebasan lahan yang tidak transparan.

“Belum selesai masalah yang kemarin, sekarang PT NPR menggarap lahan saya lagi,” kata Prianto saat ditemui awak media.

Warga mendesak Presiden, DPR RI, dan Komnas HAM segera turun tangan menghentikan aktivitas perusahaan yang dinilai merugikan masyarakat adat dan merusak sumber penghidupan mereka. Tuntutan ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di Kafe Jakarta, Jl. TRR Muara Teweh, dan dihadiri 18 wartawan.

Dalam pertemuan itu, warga menyoroti lahan seluas 140 hektare yang sebelumnya digarap PT NPR tanpa izin. Mereka menilai proses pembebasan lahan tersebut dimanipulasi dan tidak pernah ditindaklanjuti meski sudah dimediasi di Polres Barito Utara.

“Data pembebasan itu manipulasi. Dulu disepakati Polres akan memfasilitasi turun lapangan, tapi sampai sekarang tidak dilakukan,” ungkap Prianto.

John Kenedi, penerima kuasa dari kelompok warga, mengklarifikasi bahwa dari 140 hektare yang diklaim dibebaskan, warga hanya menerima ganti rugi untuk 68 hektare.

“Yang kami terima dulu hanya 68 hektare. Lahan kelompok Pak Prianto dan Pak Hison bersebelahan dengan kami, tapi digarap tanpa dibayar hingga sekarang,” ujarnya.

Hison, yang mewakili 17 anggota kelompok peladang tradisional, meminta PT NPR menyelesaikan masalah langsung kepada pemilik lahan tanpa perantara.

“Kami berharap PT NPR memberikan tali asih langsung ke masing-masing pemilik lahan, supaya tidak ada tipu-tipu. Kalau hak warga tidak diberikan ke yang tepat, keributan tidak akan selesai,” tegas Hison.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT NPR terkait tudingan tersebut. Warga menyatakan tidak akan berhenti menuntut hingga hak mereka dipenuhi secara adil.(RON)

Ron

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juli 2023 sebagai Jurnalis Kab. Barito Utara - Kalimantan Tengah. Email : ron@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Science-Based Policing, Polda Kalbar Hadiri Rapat Tindak Lanjut Akselerasi Pusat Studi Kepolisian Bersama Lemdiklat Polri

    Optimalkan Science-Based Policing, Polda Kalbar Hadiri Rapat Tindak Lanjut Akselerasi Pusat Studi Kepolisian Bersama Lemdiklat Polri

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Dalam rangka memperkuat implementasi pemolisian berbasis ilmiah (science-based policing) di seluruh jajaran, Lembaga Pendidikan Polri (Lemdiklat Polri) menggelar Rapat Tindak Lanjut Pusat Studi Kepolisian yang dilaksanakan secara daring (online), Rabu (15/7). Rapat strategis ini diselenggarakan langsung oleh Kepala Lemdiklat Polri (Kalemdiklat Polri) Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si. dan […]

  • Tiga Pelaku Curanmor Dan 9 Unit Sepada Motor Berhasil Diamankan Polsek Tumbang Titi

    Tiga Pelaku Curanmor Dan 9 Unit Sepada Motor Berhasil Diamankan Polsek Tumbang Titi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Respons cepat jajaran Polsek Tumbang Titi kembali membuahkan hasil. Tim gabungan Polsek Tumbang Titi Polres Ketapang berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga, dengan mengamankan tiga orang pelaku yang diduga telah beraksi di sejumlah lokasi di wilayah hukum Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Peristiwa ini […]

  • Kisah Pilu Petani Sukarni, Tali Asih Kebun Ladang, yang Lenyap di Barito Utara photo_camera 2

    Kisah Pilu Petani Sukarni, Tali Asih Kebun Ladang, yang Lenyap di Barito Utara

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 245
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Barito Utara – Permasalahan sengketa lahan kebun atau ladang berpindah di wilayah Kabupaten Barito Utara kembali menjadi sorotan setelah salah satu petani yang terdampak, Sukarni, membuka cerita panjang lebar mengenai permasalahan lantaran penggusuran lahan secara diam-diam di bayar pihak PT NPR Ke beberapa oknum. Dalam dialog intens bersama media , Sukarni mengungkap kekecewaan sekaligus […]

  • FGD Tata Kelola Dapur SPPG di Kalbar, Perkuat Pengawasan dan Keamanan Pangan Program MBG

    FGD Tata Kelola Dapur SPPG di Kalbar, Perkuat Pengawasan dan Keamanan Pangan Program MBG

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kubu Raya, Kalbar – Penguatan tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat. Berbagai aspek, mulai dari kelayakan infrastruktur, pemenuhan standar higiene sanitasi, keamanan pangan, hingga pengelolaan limbah, menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) Perbaikan Tata Kelola Dapur SPPG […]

  • Dibalik Lemari Kafe Cipete, Polisi Bongkar Brankas Raksasa Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

    Dibalik Lemari Kafe Cipete, Polisi Bongkar Brankas Raksasa Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 230
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Penggeledahan besar-besaran yang dilakukan tim gabungan kepolisian di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan membuahkan hasil mengejutkan. Polisi menemukan sebuah brankas berukuran besar yang disembunyikan rapi di balik lemari saat menggeledah Kafe de’Clan Signature, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari operasi yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal […]

  • Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Rabiatul Adawiyah Cileungsi Gelar Aksi Sosial Donor Darah

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bogor – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Masjid Rabiatul Adawiyah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan sosial berupa Donor Darah yang akan dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di halaman Masjid Rabiatul Adawiyah. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama yang menjadi bagian […]

expand_less