Pertahanan Kognitif Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Brigjen (Purn) MJP Hutagaol: Bangsa Harus Melindungi Kedaulatan Berpikir
- account_circle Suwoto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 55
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Ancaman terhadap ketahanan nasional di era digital tidak hanya berbentuk serangan fisik dan gangguan infrastruktur, tetapi juga manipulasi informasi, disinformasi, penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI), serta operasi pengaruh yang berpotensi memengaruhi persepsi dan keputusan masyarakat.
Persoalan tersebut menjadi perhatian Brigjen (Purn.) MJP. Hutagaol dalam tulisan Gerilya Kognitif Seri 9: Pertahanan Kognitif – Mendeteksi dan Menghadapi Operasi Pengaruh. Ia menekankan pentingnya kemampuan individu, masyarakat, dan lembaga dalam melindungi kedaulatan berpikir.
Menurut Hutagaol, kekuatan nasional tidak cukup hanya bertumpu pada teknologi dan keamanan infrastruktur. Kemampuan masyarakat memeriksa fakta, mengenali manipulasi, mengendalikan emosi, dan mengambil keputusan secara mandiri juga merupakan bagian penting dari ketahanan bangsa.
Tiga Lapisan Pertahanan Kognitif
Dalam kajiannya, pertahanan kognitif mencakup tiga lapisan. Pertama, ketahanan individu melalui kemampuan memeriksa informasi dan membandingkan sumber. Kedua, ketahanan masyarakat melalui budaya diskusi sehat dan penghargaan terhadap perbedaan pendapat. Ketiga, ketahanan kelembagaan melalui kesiapan menyampaikan fakta, mengoreksi informasi keliru, serta menjaga kepercayaan publik.
Hutagaol juga mengingatkan pentingnya membedakan misinformasi, disinformasi, malinformasi, dan operasi pengaruh terkoordinasi. Tidak semua informasi keliru merupakan operasi terorganisasi. Demikian pula, kritik yang sah dan perbedaan pendapat tidak boleh serta-merta dianggap sebagai ancaman.
Dugaan adanya operasi pengaruh harus didukung bukti yang dapat diuji, seperti pola koordinasi, identitas aktor, tujuan, dan dampaknya.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar