Selamat Jalan Captain Fendy Mangodaeng, 35 Tahun Mengabdi Kini Meninggal Jejak Dihati Keluarga Besar PT. SPI
- account_circle Amir Pontoh
- calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
- visibility 97
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Talaud – Tangis dan Doa Mengiringi Pelepasan Jenazah dari Kantor PT. SPI, KM Barcelona III Kawal Perjalanan Terakhir Yang menggunakan KM Barcelona II. DiDermaga Manado. Rabu/ 16/9) 2026.
Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti keluarga besar PT. SPI (Group Barcelona) atas berpulangnya seorang sahabat, rekan kerja sekaligus Captain kapal, Fendy Mangodaeng, yang tutup usia pada hari ini sekitar pukul 07.00 WITA, dalam usia 65 tahun.
Selama kurang lebih 35 tahun mengabdikan diri di PT. SPI, sosok Captain Fendy Mangodaeng bukan hanya dikenal sebagai seorang Captain kapal, tetapi juga sebagai teman dan sahabat yang baik, bersahaja, ramah, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap perusahaan.
Kepergian almarhum meninggalkan luka dan kesedihan mendalam bagi seluruh karyawan PT. SPI (Group Barcelona). Puluhan tahun kebersamaan telah melahirkan begitu banyak cerita, perjuangan, dan kenangan yang kini hanya tinggal dalam ingatan para sahabat dan rekan kerjanya.
Hari ini, mereka melepas seorang sahabat. Bukan sekadar seorang Captain, tetapi bagian dari keluarga besar PT. SPI yang telah mengabdikan 35 tahun hidupnya untuk perusahaan.
Sebelum diberangkatkan menuju Kabupaten Kepulauan Talaud, dilakukan pelepasan jenazah sekaligus doa bersama dari Kantor PT. SPI. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut ketika keluarga besar perusahaan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Jenazah kemudian diberangkatkan menuju KM Barcelona II untuk perjalanan menuju Talaud, kampung halaman sang istri.
Dalam prosesi tersebut, seluruh anggota KM Barcelona III turut mengambil bagian dalam pengawalan jenazah, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini menjadi bagian penting dalam keluarga besar pelayaran Barcelona.
Pengawalan tersebut dipimpin oleh Captain Yumanta bersama seluruh ABK KM Barcelona III.
Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta, Veronika Wando (43 tahun), serta lima orang anak.
Perjalanan terakhir Captain Fendy menuju Talaud menjadi momen yang penuh makna. Setelah 35 tahun mengarungi perjalanan pengabdian bersama PT. SPI, kini ia harus berlayar untuk terakhir kalinya menuju tanah yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.
Bagi keluarga besar PT. SPI, kehilangan ini bukanlah sekadar kehilangan seorang karyawan.
Ini adalah kehilangan seorang sahabat.
Kehilangan seorang teman seperjalanan.
Kehilangan seorang Captain yang telah memberikan 35 tahun hidupnya untuk PT. SPI.
Kapal akan kembali berlayar. Aktivitas perusahaan akan kembali berjalan. Namun, sosok Captain Fendy Mangodaeng akan tetap meninggalkan ruang kosong dan kenangan yang tidak mudah dilupakan oleh mereka yang pernah bekerja bersamanya.
Selamat jalan, Captain Fendy Mangodaeng.
35 tahun pengabdianmu telah menjadi bagian dari sejarah PT. SPI (Group Barcelona).
Terima kasih telah menjadi sahabat, teman, dan bagian dari keluarga besar kami.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan, terutama istri dan kelima anaknya, diberikan kekuatan, penghiburan, serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.
Selamat berlayar untuk perjalanan terakhir, Captain.
Namamu mungkin telah pergi, tetapi kenangan dan pengabdianmu akan tetap tinggal di hati kami.//
[ Amir Pontoh][ wa korwil id Timur ]
Jurnalis : Amir Pontoh
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Januari 2022 sebagai Wakil Koordinator Wilayah Indonesia Timur. Email : aamir.pontoh@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar