Pertahanan Indonesia Abad ke-21: Perang Fondasi Jadi Kunci Menjaga Kedaulatan Bangsa
- account_circle Suwoto
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- visibility 384
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Data Menjadi Sumber Kekuatan Baru
Lebih lanjut, tulisan tersebut menyoroti pentingnya data sebagai sumber kekuatan baru dalam persaingan global.
Data dipandang sebagai aset strategis yang dapat memengaruhi ekonomi, pemerintahan, teknologi, hingga pertahanan negara. Negara yang mampu mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan data secara tepat akan memiliki keunggulan dalam pengambilan keputusan strategis.
Karena itu, pembangunan pusat data nasional, penguatan keamanan siber, pengembangan kecerdasan buatan, serta peningkatan literasi digital masyarakat menjadi kebutuhan mendesak.
Gerilya Baru di Era Digital
Perkembangan teknologi satelit, drone, kecerdasan buatan, dan sistem intelijen modern juga melahirkan konsep Gerilya Baru.
Konsep ini merupakan evolusi dari perang gerilya konvensional yang kini meluas ke ruang siber, ruang angkasa, pusat data, laboratorium riset, hingga ruang informasi digital.
Menurut Hutagaol, kemenangan pada abad ke-21 akan lebih ditentukan oleh kemampuan memperoleh informasi lebih cepat, mengolahnya secara akurat, dan mengambil keputusan secara tepat sebelum konflik fisik terjadi.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar