Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara

Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara

  • account_circle Supriyono
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Semarang – Indonesia dikenal sebagai negara yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam melimpah: tambang, hutan, pertanian, perairan, dan energi yang seharusnya menjadi modal besar untuk menyejahterakan seluruh rakyat. Namun kenyataan yang terasa di lapangan justru terbalik. Kekayaan alam itu seolah tak terhitung manfaatnya bagi keseharian masyarakat, sedangkan yang terus tercatat dan terasa nyata adalah beban pajak yang semakin lama semakin mencekik leher rakyat 7/07/2026.

Menyikapi ketimpangan yang mencolok ini, Teguh Supriyanto Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Wilayah Jawa Tengah akhirnya angkat bicara. Ia menilai kondisi ini adalah hal yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan jawaban yang jelas dari pihak berwenang.

“Negara kita kaya raya dengan sumber daya alam, tapi mengapa potensi kekayaan itu seolah tak pernah terhitung atau terasa dampaknya bagi kesejahteraan rakyat? Sebaliknya, yang bisa dihitung dengan rinci dan terus bertambah bebannya hanyalah pajak yang dipungut dari rakyat. Ini pertanyaan besar yang harus dijawab,” ujar Ketua IWOI Jateng.

Ia menegaskan bahwa selama ini terasa ada ketidakseimbangan yang sangat tajam: kekayaan alam yang seharusnya menjadi aset negara untuk membiayai pembangunan dan meringankan beban hidup warga, jalannya terasa tidak transparan, tidak terhitung secara terbuka, dan hasilnya sulit terlihat langsung. Sementara itu, berbagai jenis pungutan dan pajak terus bertambah, menyentuh hampir setiap aspek kehidupan mulai dari konsumsi, usaha kecil, hingga kebutuhan pokok.

“Bila kondisi ini dibiarkan terus berlanjut tanpa ada perubahan, pertanyaannya jelas: semakin lama, apakah rakyat justru akan semakin menderita? Jika sumber daya alam tidak bisa dihitung dan tidak kembali memberi manfaat nyata, sedangkan beban pajak terus dipaksakan, maka beban hidup rakyat akan semakin berat, daya beli melemah, dan perekonomian bawah semakin tertekan,” tegasnya.

Ketua IWOI Jateng yang kental di pagil bong teguh juga mendesak adanya transparansi penuh dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan alam. Hasil pengelolaannya harus dapat dihitung secara terbuka, didistribusikan dengan adil, dan digunakan untuk mengurangi ketergantungan pemasukan negara dari beban pajak yang ditanggung rakyat.

“Kita tidak menolak kewajiban pajak, tapi pajak harus adil dan sebanding dengan kesejahteraan yang didapat. Jangan sampai negara kaya, tapi rakyatnya tetap miskin karena dipaksa menanggung beban sendirian. Pengelolaan kekayaan alam harus dibuka hitungannya, agar rakyat tahu kemana perginya hasilnya,” pungkasnya.

Sumber: teguh
Red priyono

Supriyono

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 29 Mei 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Jepara - Prov. Jawa Tengah. Email : supriyono@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

    Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Palangkaraya, Kalteng – Menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks, Polri memperkuat penanganan karhutla dengan menggabungkan kekuatan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut. Hal tersebut terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, […]

  • Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda photo_camera 2

    Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menegaskan pentingnya kesiapan kerja yang inklusif bagi generasi muda di tengah percepatan transformasi ekonomi digital yang menuntut peningkatan keterampilan dan akses kesempatan kerja yang setara. Hal tersebut disampaikan Wamenaker dalam peluncuran program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif (ANDAL) yang diselenggarakan oleh YCAB Foundation […]

  • Karhutla Terkendali, Kodim 1202/Singkawang Tetap Patroli Siaga Lahan Rawan di Singkawang

    Karhutla Terkendali, Kodim 1202/Singkawang Tetap Patroli Siaga Lahan Rawan di Singkawang

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi terus dilakukan Kodim 1202/Singkawang. Tiga kawasan rawan Karhutla di Kota Singkawang menjadi sasaran patroli dan monitoring personel TNI, Jum’at (02/10/2026). Patroli dilakukan di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur; Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara; serta kawasan Jalan Arteri Bandara […]

  • Masyarakat Emilik Lahan di PT. NPR Tolak Hasil Rapat Camat Lahei Dan Ormas PKBM Soal Tali Asih

    Masyarakat Emilik Lahan di PT. NPR Tolak Hasil Rapat Camat Lahei Dan Ormas PKBM Soal Tali Asih

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Barito Utara – Sikap Tegas Di Tunjukan Oleh Para Pemilik Lahan Sah Di Area Konsesi PPHK Lahan Sah Di Area Konsesi PPHK 281 PT. NUSA PERSADA RESOURCES (NPR). Mereka Menyatakan Penolakan Keras Terhadap Poin Kesimpulan Rapat Tertutup Yang Di Pimpin Oleh Camat Lahei Bersama Ormas Perkumpulan Karendan Bersatu Membangun (PKBM) Pada Senin (10/08/2026). […]

  • Approdi Gelar Konaspro 2026, Bahas Arah Strategis Produktivitas Nasional 2025–2029

    Approdi Gelar Konaspro 2026, Bahas Arah Strategis Produktivitas Nasional 2025–2029

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Indra SKB
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Asosiasi Profesi Produktivitas Indonesia (Approdi) akan menyelenggarakan Konferensi Nasional Produktivitas (Konaspro) 2026 sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi, refleksi, dan perumusan arah kebijakan produktivitas nasional. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, bertempat di Best Western Premier The Hive Jakarta. Konaspro 2026 menjadi momentum penting dalam menyelaraskan […]

  • Tragedi Drag Race Upai, 16 Orang Jadi Korban, LSM GTI Desak Panitia Bertanggung Jawab

    Tragedi Drag Race Upai, 16 Orang Jadi Korban, LSM GTI Desak Panitia Bertanggung Jawab

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Kifli Polapa
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kotamobagu — Tragedi drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu, 9 Agustus 2026, mengakibatkan 16 orang menjadi korban, dengan sejumlah korban dilaporkan meninggal dunia. LSM GARDA TIMUR INDONESIA (GTI) menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga korban. GTI meminta aparat penegak hukum segera mengusut tragedi tersebut secara menyeluruh, khususnya terkait mekanisme […]

expand_less