Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » TNI-POLRI » Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

  • account_circle Agus Salim
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Palangkaraya, Kalteng – Menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks, Polri memperkuat penanganan karhutla dengan menggabungkan kekuatan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut.

Hal tersebut terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Wakapolri tidak hanya melihat kesiapan personel, tetapi juga memeriksa berbagai sarana dan inovasi yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses serta mempercepat pemadaman.

Kekuatan lapangan antara lain diperkuat 12 kendaraan double cabin yang dilengkapi tangki dan peralatan Karhutla, kendaraan AWC, Damkar dan tactical Karhutla, satu kendaraan Komodo, 14 sepeda motor modifikasi, serta satu ATV untuk mendukung mobilitas personel di medan sulit.

Pemantauan juga diperkuat dengan drone thermal yang dapat membantu mendeteksi sumber panas, terutama ketika titik api sulit terlihat secara kasatmata akibat asap atau kondisi medan.

Untuk mendukung pemadaman, disiapkan 3 unit pompa Alkon 3 inci, 75 unit Alkon 2 inci, dan 30 unit Alkon portable 1,5 inci. Kekuatan tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis selang, antara lain 50 roll selang spiral 3 inci, 100 roll spiral 2 inci, 100 roll spiral 1,5 inci, 100 roll canvas 2 inci, dan 100 roll canvas 1,5 inci.

Polri juga menyiapkan 150 konektor selang/nozzle, 100 hose adapter, 20 tool box kit, 100 fire beater dan 20 folding water tank.

Untuk menghadapi kondisi ekstrem di lapangan, keselamatan personel turut menjadi perhatian. Dukungan perlengkapan meliputi 40 pakaian anti-panas, 50 pasang sepatu anti-panas, 50 pasang sarung tangan anti-panas, 200 pasang boots, 63 tabung oksigen 6,7 kilogram, 187 tabung oksigen 2 kilogram, 25 set masker dan tabung oksigen, 400 masker asap, 50 senter jarak jauh dan 150 headlamp.

Polri juga menyiapkan 4.000 liter cairan X-Fire dari Slog Polri, tiga generator berkapasitas 5.000 watt, 50 backpack, serta dua unit Wontech untuk mendukung kebutuhan operasional di lapangan.

Namun, pendekatan Polri tidak berhenti pada pemadaman. Karhutla di lahan gambut membutuhkan strategi yang menyentuh sumber persoalan, terutama pengelolaan air.

Kondisi muka air gambut yang ideal berada sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng mencapai sekitar 120 sentimeter. Karena itu, strategi dilakukan melalui penyekatan kanal, pengisian kembali air, sumur bor, embung dan pembukaan akses agar wilayah rawan dapat ditangani lebih cepat.

Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air yang menjadi bagian dari infrastruktur mitigasi karhutla.

Strategi tersebut menjadi penting karena Kalteng menghadapi tekanan kebakaran yang tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot, 2.819 firespot dan 9.228,04 hektare lahan terbakar, dengan konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Kondisi udara juga menjadi perhatian. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau berada pada kategori “Sangat Berbahaya”, sehingga penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat sekaligus melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap.

Di tengah fenomena El Nino yang sangat kuat pada Agustus–September 2026, Polri mengubah pendekatan dari sekadar respons setelah api muncul menuju pola penanganan yang lebih menyeluruh: deteksi dini, pencegahan, pemadaman cepat, mitigasi gambut, teknologi, edukasi masyarakat, kolaborasi dan penegakan hukum. Pendekatan multi-aspek tersebut juga menjadi bagian dari arahan Wakapolri dalam penguatan penanganan karhutla.

Penguatan teknologi tersebut berjalan bersamaan dengan penguatan sumber daya manusia. Di Kalteng terdapat 59 Serdik, terdiri atas 40 Sespimmen, 12 Sespimti dan 7 SPPK, yang mendukung edukasi, penyuluhan, pendampingan serta memberikan masukan berdasarkan kondisi lapangan.

Di tingkat yang lebih luas, 322 personel yang terdiri dari 64 Sespimti, 207 Sespimmen, 29 SPPK dan 22 pendamping juga ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda.

Sementara itu, kelompok 198 personel peserta didik merupakan kelompok penugasan berbeda. Angka tersebut tidak digabungkan dengan 322 personel maupun 59 Serdik yang berada di Kalteng.

Bagi Polri, teknologi dan peralatan hanyalah salah satu bagian dari solusi. Efektivitas penanganan karhutla ditentukan oleh kemampuan menggabungkan data, personel, teknologi, kondisi ekologi, masyarakat dan koordinasi lintas sektor dalam satu strategi yang bekerja sampai tingkat tapak.

Dengan pendekatan tersebut, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat terus memperkuat upaya agar setiap titik api dapat dideteksi lebih cepat, ditangani lebih dini, dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

Redaksi agus salim

Agus Salim

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 24 Maret 2026 sebagai Jurnalis Pusat. Email : agus.salim@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ujian Kenaikan Tingkat Perguruan Karate-Do Tako Indonesia Pengcab Medan Berlangsung Sukses photo_camera 3

    Ujian Kenaikan Tingkat Perguruan Karate-Do Tako Indonesia Pengcab Medan Berlangsung Sukses

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Rikky Meizar
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Medan – Perguruan Karate-Do Tako Indonesia Pengurus Cabang (Pengcab) Medan sukses melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tahun 2026 yang digelar di Dojo SMA Brigjend Katamso, Minggu (24/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan karateka dari enam dojo binaan Pengcab Medan, yakni Dojo SLTA & SMA Brigjend Katamso, Dojo SMK Negeri 6, Dojo Pyonix, Dojo Methodis 12, […]

  • Polres Ketapang Hadir di Tengah Warga, Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Gratis Siap Konsumsi

    Polres Ketapang Hadir di Tengah Warga, Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Gratis Siap Konsumsi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau berkepanjangan, Polres Ketapang bersama Satuan Brimob Polda Kalbar melaksanakan kegiatan Water Treatment dengan menyalurkan bantuan air bersih gratis siap konsumsi kepada warga Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, […]

  • Petani Mempawah Bisa Beli Solar Subsidi Pakai Jerigen, Wajib Ada Surat Rekomendasi

    Petani Mempawah Bisa Beli Solar Subsidi Pakai Jerigen, Wajib Ada Surat Rekomendasi

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Mempawah – Petani di Kabupaten Mempawah kini diperbolehkan membeli BBM solar subsidi menggunakan jerigen. Syaratnya wajib membawa Surat Rekomendasi yang diterbitkan melalui aplikasi XSTAR. Hal ini disepakati dalam Diskusi Peraturan BPH Migas No 4 Tahun 2025 bertema “Ketahanan Pangan menuju Swasembada Beras Berkelanjutan” yang digelar Senin 13 Juli 2026 di Aula Wisma Chandramidi, […]

  • Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

    Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia dibantu TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) atas keberhasilan menekan luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai. Apresiasi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu […]

  • TKO Ronde Kedua! Ipda Yohanes S. Yordan Rebut Sabuk Emas Kapolda Kalbar di Ajang Internasional “Back To Champion”

    TKO Ronde Kedua! Ipda Yohanes S. Yordan Rebut Sabuk Emas Kapolda Kalbar di Ajang Internasional “Back To Champion”

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polda Kalimantan Barat. Ipda Yohanes S. Yordan, S.I.P., yang saat ini berdinas di Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang sebagai Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), sukses meraih Sabuk Emas Kapolda Kalbar setelah menaklukkan petinju Ibrahim Arobi asal Jakarta melalui kemenangan Technical Knockout (TKO) pada ronde kedua […]

  • Sempat Dicari KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

    Sempat Dicari KPK, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, terlihat menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kehadiran Nusron ini menjadi sorotan publik setelah keberadaannya sempat dipertanyakan lantaran dua kali mangkir dari panggilan […]

expand_less