Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Nasional » Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

  • account_circle Sudarnarto
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia dibantu TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) atas keberhasilan menekan luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan, luasan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan hingga sekitar 7.000 hektare. Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang juga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino.

Pada 2015, luasan lahan terbakar di Kalteng tercatat lebih dari 500.000 hektare. Kemudian pada 2019 mencapai hampir 317.000 hektare, sedangkan pada 2023 tercatat hampir 165.000 hektare lahan terbakar.

“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur dalam penangan karhutla,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).

Kapolda menyampaikan, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga para relawan.

“Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur, termasuk Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang dan malam. Ini merupakan bukti negara hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap,” ungkap Irjen Pol Iwan.

Operasi tersebut memprioritaskan lima wilayah yang dinilai rawan karhutla, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.

Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, salah satu titik karhutla yang berada di kawasan hutan rawa dan perkebunan masyarakat memiliki luasan terbakar mencapai 32,5 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan berkat kerja sama dan respons cepat personel gabungan.

“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.

Menurut Kapolda, dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat, khususnya untuk mengatasi kendala ketersediaan air di wilayah yang rawan karhutla.

“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1.000 unit sumur bor dan alkon serta pemenuhan kebutuhan di lapangan, seperti helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, mobil pemadam, alat berat, flexible tank, dan sarana pendukung lainnya untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut, sekaligus memastikan pemadaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menjangkau seluruh titik rawan,” terang Kapolda.

Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti arahan Presiden serta memperkuat sinergitas seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Kami akan terus bekerja maksimal dan memperkuat sinergi di lapangan agar Kalimantan Tengah semakin aman dan terbebas dari ancaman asap akibat karhutla,” pungkasnya.

Sudarnarto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 14 Februari 2024 sebagai Jurnalis Prov. DKI Jakarta. Email : sudarnarto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa Sabu Dengan Berat Total 42,95 Gram Bruto, Oknum Warga Pontianak Di Amankan Polsek Nanga Tayap

    Bawa Sabu Dengan Berat Total 42,95 Gram Bruto, Oknum Warga Pontianak Di Amankan Polsek Nanga Tayap

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Jajaran Polsek Nanga Tayap Polres Ketapang berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial S alias J (57) yang diduga sedang membawa sejumlah narkoba jenis sabu. Warga Kota Pontianak tersebut diamankan saat mengendarai sebuah mobil di wilayah Jalan Trans Kalimantan Desa Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, pada Rabu (12/08/2026) […]

  • Oknum Polisi Diduga Jadi Penimbun Pertalite di Sukabumi, 5.250 Liter Diamankan Tipidter

    Oknum Polisi Diduga Jadi Penimbun Pertalite di Sukabumi, 5.250 Liter Diamankan Tipidter

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Yusup Sugara
    • visibility 228
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sukabumi — Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Sukabumi mengamankan ratusan jerigen yang diduga berisi BBM jenis Pertalite dari sebuah gudang di Jalan Kiara Dua Jampang Kulon, Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (3/10/2026). Sebelum pengamanan dilakukan, awak media menemukan aktivitas pengisian Pertalite ke dalam puluhan jerigen di SPBU 34.433.20 menggunakan […]

  • Di Tengah Kemarau, Panen Padi IP200 di Rambutan Tembus 10 Ton per Hektar

    Di Tengah Kemarau, Panen Padi IP200 di Rambutan Tembus 10 Ton per Hektar

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Barudin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Banyuasin – Hasil panen padi di wilayah IP200, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, menunjukkan pencapaian luar biasa di tengah musim kemarau. Panen yang dilaksanakan di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, dihadiri Bupati Banyuasin bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Beberapa varietas unggul yang ditanam mampu bersaing ketat dengan hasil mencapai 9 hingga lebih dari […]

  • Seleksi Program Bantuan Pemerintah Sertifikasi Bahasa Inggris TOEIC 2026, 150 Siswa SMK Negeri 3 OKU Ikuti Tahap Penyaringan

    Seleksi Program Bantuan Pemerintah Sertifikasi Bahasa Inggris TOEIC 2026, 150 Siswa SMK Negeri 3 OKU Ikuti Tahap Penyaringan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Erhamudin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Baturaja Oku Sumsel | Sebanyak 150 peserta didik kelas XI Tahun Pelajaran 2025/2026 SMK Negeri 3 OKU mengikuti Seleksi Program Bantuan Pemerintah Sertifikasi Bahasa Inggris TOEIC Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, di Aula SMK Negeri 3 OKU. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi vokasi yang tidak hanya unggul […]

  • Perkuat Ketahanan Ideologi, Wamenhan Donny Ermawan Terima Audiensi Pemuda Masjid Dunia

    Perkuat Ketahanan Ideologi, Wamenhan Donny Ermawan Terima Audiensi Pemuda Masjid Dunia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, ​Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Donny Ermawan Taufanto, secara resmi menerima kunjungan audiensi dari perwakilan Pemuda Masjid Dunia di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat (27/2). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara pemerintah dan elemen pemuda dalam menjaga kedaulatan negara. ​Dalam suasana yang hangat, dialog strategis ini membahas peran vital masjid […]

  • Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara

    Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Nusantara bukan sekadar gugusan pulau yang dipisahkan oleh laut. Di dalamnya terdapat perjalanan panjang tentang manusia, kebudayaan, alam, pengetahuan, serta nilai-nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Gambaran tersebut tercermin dalam narasi “Putri-Putri Ibu Pertiwi yang Menenun Kehidupan Nusantara”, yang menempatkan perempuan sebagai simbol penting dalam menjaga keberlanjutan kehidupan […]

expand_less