Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » SUPER GARUDA SHIELD 2026: Membaca Perang Abad ke-21 dari Sebuah Latihan Militer

SUPER GARUDA SHIELD 2026: Membaca Perang Abad ke-21 dari Sebuah Latihan Militer

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Latihan Super Garuda Shield (SGS) 2026 tidak hanya menjadi ajang latihan militer multinasional yang melibatkan ribuan personel dan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga memberikan gambaran mengenai karakter pertahanan modern yang semakin mengandalkan kemampuan bekerja sebagai sebuah sistem.

SGS 2026 berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September 2026. Latihan tersebut melibatkan 4.743 personel dari 21 negara dengan 12 kegiatan latihan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia.

Analisis ini disusun berdasarkan informasi resmi TNI dan sumber terbuka yang tersedia hingga 6 September 2026. Penulis tidak berada di lokasi latihan sehingga tulisan ini bukan laporan observasi lapangan, melainkan analisis strategis terhadap informasi yang telah dipublikasikan.

Bukan Sekadar Daya Tembak

Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol menilai aspek penting SGS 2026 tidak semata-mata terletak pada jumlah peserta, jenis alutsista maupun bentuk latihan. Hal yang lebih strategis adalah kemampuan mengintegrasikan manusia, informasi, komunikasi, komando, keputusan, mobilitas, teknologi dan logistik.

“Perang modern tidak lagi hanya mempertemukan senjata dengan senjata. Perang modern mempertemukan sistem dengan sistem,” demikian salah satu pokok analisis Hutagaol.

Salah satu gambaran terlihat dalam latihan tembak Korps Marinir TNI AL menggunakan Vampire MLRS 122 mm di Pusat Latihan Tempur Baturaja, Sumatera Selatan, 4 September 2026. Amerika Serikat juga menampilkan M142 HIMARS dalam rangkaian latihan.

Namun, kemampuan senjata tidak berdiri sendiri. Efektivitasnya bergantung pada bagaimana informasi diperoleh, sasaran ditentukan, keputusan dibuat, perintah disampaikan dan kekuatan digerakkan secara terpadu.

Data Menjadi Bagian dari Kekuatan

SGS 2026 juga menunjukkan pentingnya latihan staf atau Staff Exercise. Dalam proses tersebut, informasi dibaca, dipertukarkan, dianalisis dan diterjemahkan menjadi perencanaan serta keputusan.

Dalam konteks pertahanan abad ke-21, alur data → informasi → analisis → keputusan → tindakan menjadi semakin penting. Data yang terlambat, keliru atau terfragmentasi dapat memengaruhi kualitas keputusan.

Karena itu, kemampuan mengelola data tidak lagi sekadar persoalan administratif, tetapi menjadi bagian dari kemampuan strategis.

Cyber dan Medan yang Tidak Terlihat

Dimensi Cyber Exercise dalam SGS 2026 juga memperlihatkan bahwa pertahanan modern memiliki ruang yang tidak selalu terlihat secara fisik.

Jaringan digital mendukung komunikasi, pertukaran informasi dan pengendalian berbagai sistem. Gangguan terhadap jaringan berpotensi memengaruhi kemampuan organisasi dalam mengetahui situasi dan mengambil keputusan.

Dalam analisis Hutagaol, cyber dipandang sebagai instrumen yang dapat memengaruhi tiga fondasi strategis, yaitu energi, data dan persepsi.

Pertanyaan strategisnya bukan hanya apakah suatu negara mampu beroperasi di ruang digital, tetapi juga apakah negara tersebut tetap mampu mengetahui, memutuskan dan bertindak ketika sistem digital mengalami gangguan.

Interoperabilitas dan Kemandirian

Keterlibatan 21 negara dalam SGS 2026 turut menguji interoperabilitas. Perbedaan bahasa, doktrin, prosedur, sistem komunikasi dan peralatan harus dijembatani agar berbagai kekuatan dapat bekerja secara terkoordinasi.

Bagi Indonesia, interoperabilitas dinilai perlu berjalan seiring dengan kemandirian pertahanan. Kerja sama internasional diharapkan memperkuat kemampuan nasional tanpa menciptakan ketergantungan.

Prinsip yang perlu dijaga adalah mampu bekerja sama tanpa bergantung, berinteroperasi tanpa kehilangan kemandirian, serta menerima teknologi tanpa kehilangan kemampuan menguasai sistemnya.

Kemampuan Militer untuk Kemanusiaan

SGS 2026 juga mencakup medical evacuation dan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa kapasitas militer dapat digunakan dalam menghadapi keadaan darurat dan bencana, selain menjalankan fungsi pertahanan.

Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki risiko bencana, kemampuan mobilisasi, evakuasi, koordinasi dan pemberian bantuan secara cepat menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan nasional.

Energi, Data dan Persepsi

Hutagaol melihat tiga fondasi strategis dalam memahami kemampuan pertahanan modern.

Energi memberikan daya untuk bergerak dan bertahan.
Data memberikan pengetahuan untuk memahami situasi dan mendukung keputusan.
Persepsi memberikan arah dalam membaca lingkungan strategis dan menentukan pilihan.

Ketiganya saling berkaitan. Tanpa energi, kekuatan tidak bergerak. Tanpa data yang benar, keputusan kehilangan dasar. Tanpa arah strategis, kekuatan dan pengetahuan belum tentu menghasilkan keputusan yang tepat.

Pelajaran Setelah Latihan

Menurut Hutagaol, nilai terbesar SGS 2026 tidak berhenti pada jumlah negara peserta maupun jenis alutsista yang digunakan. Nilai strategis latihan justru terletak pada pembelajaran yang dapat dibawa pulang Indonesia.

Latihan perlu menghasilkan evaluasi mengenai apa yang berhasil, apa yang belum berhasil, kelemahan yang ditemukan serta perbaikan yang diperlukan dalam doktrin, organisasi, pendidikan dan latihan berikutnya.

Pada akhirnya, terdapat satu pertanyaan strategis: setelah seluruh mitra kembali ke negaranya masing-masing, seberapa kuat Indonesia berdiri dengan kemampuan sendiri?

Pertanyaan tersebut bukan untuk mengurangi arti kerja sama internasional, melainkan menegaskan bahwa kerja sama yang sehat semestinya membuat setiap pihak semakin kuat.

SGS 2026 memberikan pelajaran bahwa pertahanan modern tidak hanya ditentukan oleh daya tembak, tetapi juga kemampuan mengelola informasi, mengambil keputusan, menjaga jaringan, menggerakkan kekuatan, membangun interoperabilitas dan membentuk persepsi.

Perang modern tidak lagi hanya mempertemukan senjata dengan senjata. Perang modern mempertemukan sistem dengan sistem.

Jakarta, 6 September 2026
Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Polri Dinilai Berkontribusi Besar dalam Menjaga Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

    SPPG Polri Dinilai Berkontribusi Besar dalam Menjaga Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir – Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional, mulai dari kasus keracunan makanan hingga persoalan tata kelola dan pengawasan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dinilai berhasil menunjukkan kontribusi signifikan dalam mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut. Melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Polri terus […]

  • Klarifikasi Mabes TNI Terkait Penjagaan Rumah Jampidsus

    Klarifikasi Mabes TNI Terkait Penjagaan Rumah Jampidsus

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 286
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) buka suara terkait kehadiran sejumlah prajurit TNI yang berjaga di rumah Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah di Jalan Radio I Nomor 15, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (8/7/2026) semalam. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen […]

  • LAMI Bersama Dompet Dhuafa Sebar Kebahagiaan di Idul Adha: Warga Padang Pariaman Terharu dan Berterima Kasih photo_camera 3

    LAMI Bersama Dompet Dhuafa Sebar Kebahagiaan di Idul Adha: Warga Padang Pariaman Terharu dan Berterima Kasih

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Padang Pariaman – Semangat berbagi dan kepedulian kemanusiaan mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Padang Pariaman. Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) yang diketuai oleh Risma Wati, kembali menorehkan jejak nyata kebaikan melalui kolaborasi istimewa bersama Dompet Dhuafa (DD) di bawah pimpinan Ustadz Novil Okan Putra. Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti nyata […]

  • Ponpes Modern DAI Preneur Indonesia Resmi Dibangun di Tigaraksa, Tangerang, Padukan Ilmu Agama dan Wirausaha

    Ponpes Modern DAI Preneur Indonesia Resmi Dibangun di Tigaraksa, Tangerang, Padukan Ilmu Agama dan Wirausaha

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tangerang – Pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern DAI Preneur Indonesia resmi dimulai di Kampung Tapos Gardu, RT 02/RW 01, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Jumat (16/10/2026). Kehadiran lembaga pendidikan Islam ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga berharap keberadaan pesantren tersebut dapat menjadi pusat pendidikan keagamaan sekaligus wadah pembentukan […]

  • Ribuan Warga Iringi Pendaftaran Prima Pradictya, Pilkades Sugih Manik Semarak

    Ribuan Warga Iringi Pendaftaran Prima Pradictya, Pilkades Sugih Manik Semarak

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Arif Rachman Hadi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Grobogan — Suasana begitu hangat dan meriah menyelimuti Jalan Raya Desa Sugih Manik, Kecamatan Tanggung Harjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada hari Senin 19 Oktober 2026. Ribuan warga, simpatisan, dan relawan memadati jalanan untuk turut mengantarkan Prima Pradictya yang pagi itu resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) […]

  • Patroli Rutin Polres Humbahas, Wujud Nyata Polisi Hadir di Tengah Masyarakat

    Patroli Rutin Polres Humbahas, Wujud Nyata Polisi Hadir di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polres Humbang Hasundutan secara konsisten melaksanakan patroli rutin di sejumlah wilayah hukum. Kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif Kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. […]

expand_less