Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Menelusuri Jalan Panjang Menuju Sumpah Pemuda 1928, dari Perlawanan Nusantara Hingga Kesadaran Indonesia

Menelusuri Jalan Panjang Menuju Sumpah Pemuda 1928, dari Perlawanan Nusantara Hingga Kesadaran Indonesia

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 12 menit yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober bukanlah peristiwa yang lahir secara tiba-tiba. Ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia, merupakan hasil perjalanan panjang yang dipengaruhi perlawanan terhadap kolonialisme, perkembangan pendidikan, pers, serta lahirnya organisasi pergerakan.

Gagasan tersebut diulas Brigjen (Purn) MJP Hutagaol dalam esai sejarah-reflektif berjudul “Dari Perlawanan Nusantara Menuju Kesadaran Indonesia: Perjalanan Panjang Sebelum Sumpah Pemuda 1928”, yang disiapkan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026.

Dalam tulisannya, Hutagaol menjelaskan bahwa berbagai perlawanan di Nusantara, seperti Perang Diponegoro, Perang Padri, dan Perang Aceh, merupakan bagian penting dari sejarah penentangan terhadap kekuasaan kolonial. Namun, setiap perlawanan memiliki latar belakang dan tujuan berbeda sehingga tidak dapat serta-merta disamakan dengan konsep nasionalisme Indonesia modern.

Memasuki abad ke-20, perkembangan pendidikan, pers, komunikasi, dan organisasi modern memperluas ruang pertukaran gagasan. Perjuangan tidak lagi hanya dilakukan melalui perlawanan bersenjata, tetapi juga melalui tulisan, pendidikan, kegiatan jurnalistik, serta gerakan sosial dan politik.

Sejumlah tokoh dan organisasi turut mewarnai proses tersebut. Novel Max Havelaar karya Multatuli yang terbit pada 1860 menjadi salah satu karya penting dalam kritik terhadap praktik kolonial. Sementara itu, Budi Utomo yang berdiri pada 20 Mei 1908, perkembangan Sarekat Islam, perjuangan R.A. Kartini dalam bidang pendidikan, serta pendirian Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara pada 1922 menjadi bagian dari dinamika perubahan masyarakat.

Menurut kerangka pemikiran dalam esai tersebut, tumbuhnya kesadaran kebangsaan merupakan proses kolektif yang melibatkan beragam tokoh, kelompok, dan pemikiran, bukan hasil perjuangan satu pihak semata.

Indonesia dan Bahasa Persatuan

Perkembangan istilah Indonesia dari sebutan geografis dan ilmiah menjadi identitas politik juga menjadi bagian penting perjalanan nasionalisme. Penggunaan istilah tersebut semakin berkembang di kalangan terpelajar dan organisasi pergerakan, termasuk Perhimpunan Indonesia di Belanda.

Dalam bidang bahasa, Bahasa Melayu telah lama menjadi sarana komunikasi antarkawasan Nusantara. Perkembangannya sebagai Bahasa Indonesia berkaitan erat dengan upaya membangun identitas bersama yang melampaui perbedaan daerah dan bahasa.

Mohammad Tabrani menjadi salah satu tokoh yang memperjuangkan penggunaan nama Bahasa Indonesia dalam pembahasan kebangsaan pada masa pergerakan pemuda.

Kongres Pemuda Pertama yang berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 1926 menjadi salah satu tahap penting dalam upaya memperkuat kerja sama antarkelompok pemuda. Proses tersebut berlanjut pada Kongres Pemuda Kedua, 27–28 Oktober 1928, yang melahirkan ikrar Sumpah Pemuda.

Melalui ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan bahasa persatuan, para pemuda menegaskan komitmen kebangsaan yang melampaui batas kedaerahan. Meski demikian, kemerdekaan Indonesia baru diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 setelah melalui perjuangan panjang berikutnya.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneka Tambang Indonesia: Dari Kekayaan di Dalam Bumi Menuju Kekuatan Industri Nasional

    Aneka Tambang Indonesia: Dari Kekayaan di Dalam Bumi Menuju Kekuatan Industri Nasional

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Indonesia memiliki kekayaan sumber daya mineral yang besar, mulai dari nikel, bauksit, tembaga, timah, emas, besi, mangan, kobalt hingga potensi logam tanah jarang. Tantangan utama bukan lagi sekadar mengekstraksi mineral, tetapi bagaimana mengubah kekayaan tersebut menjadi nilai tambah dan kekuatan industri nasional. Berdasarkan Neraca Sumber Daya dan Cadangan Mineral dan Batubara […]

  • Polda Kalteng Perkuat Mental Pejuang Karhutla, Tim Psikologi Turun ke Posko

    Polda Kalteng Perkuat Mental Pejuang Karhutla, Tim Psikologi Turun ke Posko

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menurunkan tim khusus dari Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memberikan pendampingan psikologis, penguatan mental, dan teknik relaksasi kepada personel pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Jumat (28/8/2026) Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Adewira Negara Siregar, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari instruksi langsung […]

  • Peringati Maulid Nabi, Warga Kemiri Gubug Antusias Berkumpul di Masjid Fuaza: Jaga Persatuan Menjelang Pilkades!

    Peringati Maulid Nabi, Warga Kemiri Gubug Antusias Berkumpul di Masjid Fuaza: Jaga Persatuan Menjelang Pilkades!

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Arif Rachman Hadi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Grobogan – Suasana penuh kehangatan dan kedamaian menyelimuti halaman Masjid Fuaza, Desa Kemiri, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada hari Minggu, 6 September 2026. Pengurus Kesejahteraan Masjid Fuaza bersama Ikatan Remaja Masjid Fuaza (IRMAF) menggelar pengajian umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang dihadiri ratusan warga setempat. Acara berlangsung meriah namun […]

  • Demplot Metode PM.AAS di Tarumajaya, BPP, Babinsa, Petugas POPT, dan Kelompok Tani Subur Jaya II Bersinergi

    Demplot Metode PM.AAS di Tarumajaya, BPP, Babinsa, Petugas POPT, dan Kelompok Tani Subur Jaya II Bersinergi

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Aan Hermawan
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Tarumajaya, Kab. Bekasi — Kegiatan demonstrasi plot (demplot) dengan metode PM.AAS dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tarumajaya, Babinsa Desa Setiamulya Sertu Parmadi, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta tim BPP yang di antaranya Bapak Asep. Kegiatan tersebut juga dihadiri dan didampingi oleh kelompok […]

  • Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

    Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari 16 korban meninggal dunia (MD) dalam kecelakaan antara Commuter Line Cikarang dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 April 2026, telah menerima perlindungan jaminan sosial dari pemerintah. Menaker Yassierli menjelaskan, total manfaat yang diterima […]

  • Bongkar Paksa Bangunan Liar di Cengkareng Drain: Pemkot Jakbar Pasang Badan, Ahli Waris Melawan photo_camera 2

    Bongkar Paksa Bangunan Liar di Cengkareng Drain: Pemkot Jakbar Pasang Badan, Ahli Waris Melawan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 235
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri melaksanakan penertiban terhadap 15 bangunan liar yang berdiri di bantaran sisi timur Cengkareng Drain, Jalan Raya Kali Baru Timur, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Kamis (23/7/2026). Langkah tegas ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan inspeksi demi kepentingan publik serta […]

expand_less