Perjuangan Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito GPD Bersatu, Kawal Dampingi Bela Kebenaran
- account_circle Ron
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Muara Teweh – Perjuangan Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito adalah perjuangan bersatu. Bukan perjuangan satu desa, bukan perjuangan satu orang, tapi perjuangan seluruh Pangkalima Dayak Alur Barito yang bersatu dalam satu komando.
Dari Desa Karendan, Desa Muara Pari, dan seluruh wilayah Alur Barito, Gabungan Pangkalima turun bersama. Satu langkah, satu suara, satu marwah.
Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito adalah barisan pangkalima yang bersatu untuk.
1. Mengawal Masyarakat Dayak
Mendampingi Masyarakat Dayak dari Bandara Lama Muara Teweh sampai depan Kantor Bupati Muara Teweh, agar tidak ada yang merasa sendiri.
2. Menjaga Marwah Dayak
Menjaga agar perjuangan tetap damai, bermartabat, tidak anarkis, tidak provokasi.
3. Membela Kebenaran
Membela hak Masyarakat Dayak atas tali asih lahan 388,67 Ha agar diverifikasi terbuka dan dibayarkan kepada pemilik hak yang sah.
4. Mengawal Musyawarah
Mengawal dialog sampai tuntas, bukan hanya janji di atas panggung.
PERJUANGAN GABUNGAN PANGKALIMA DI MUARA TEWEH (05-11-2026)
Bandara Lama Muara Teweh
Gabungan Pangkalima memimpin apel, doa bersama, dan pengarahan massa. Satu komando diberikan: Tertib, Damai, Bermartabat.
Gabungan Pangkalima berada di depan, tengah, dan belakang barisan. Mereka jaga barisan agar tidak terpecah, tidak tersusupi provokator.
Depan Kantor Bupati Muara Teweh
Gabungan Pangkalima mengatur orasi, menjaga emosi massa, dan mendampingi dialog dengan Raja Gunung beserta Jhon Kenedy, Kapolres, dan Pemkab.
Pembubaran
Gabungan Pangkalima mendampingi massa bubar dengan tertib kembali ke Bandara Lama, dikawal Polres. Tidak ada insiden.
PERNYATAAN GABUNGAN PANGKALIMA DAYAK ALUR BARITO GPD.
Kami Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito bersatu hari ini bukan untuk cari musuh. Kami bersatu untuk membela kebenaran.
Kami siap membela kebenaran. Kami siap kawal masyarakat sampai tuntas.”
Prinsip kami tidak berubah Adil Ka Talino, Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata.
Kalau kita adil kepada sesama, bercermin kepada kebenaran, dan bernafas kepada Tuhan, maka tidak ada perjuangan yang sia-sia.
Kami tidak akan mundur. Kami tidak akan pecah. Kami gabungan, kami bersatu.
Kami bangga didampingi Gabungan Pangkalima. Kami merasa dilindungi, kami merasa tidak sendiri. Terima kasih kepada gpd alur barito ujar masyarakat
Kami apresiasi Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito. Karena satu komando, aksi jadi tertib, aman, dan damai.ujar iptu Nopendra
Adil Ka Talino, Bacuramin Ka Saruga, Basengat Ka Jubata”
Huma Betang, Satu Atap Satu Hati
Kami menghargai Gabungan Pangkalima yang mengawal aksi dengan tertib. Kami siap dialog dan verifikasi bersama. ujar raja gunung dan Jhon kenedy
Kami akan jadwalkan pertemuan lanjutan. Kami berterima kasih kepada Gabungan Pangkalima yang menjaga aksi tetap damai ujar salah seorang pemkab.
GPD
GABUNGAN PANGKALIMA DAYAK ALUR BARITO
BERSATU
ADIL KA TALINO
BACURAMIN KA SARUGA
BASENGAT KA JUBATA
SIAP MEMBELA KEBENARAN
KAWAL SAMPAI TUNTAS
DAMAI SAMPAI TUNTAS…!
Perjuangan Gabungan Pangkalima Dayak Alur Barito pada Kamis (05/11/2026) di Muara Teweh telah membuktikan:
Ketika Pangkalima Bersatu, Masyarakat Kuat.
Ketika Masyarakat Kuat, Perjuangan Didengar.
Ketika Perjuangan Didengar, Kebenaran Menang.
GABUNGAN PANGKALIMA DAYAK ALUR BARITO GPD
BERSATU, KAWAL, DAMPINGI, BELA KEBENARAN SAMPAI TUNTAS
( RON)
Jurnalis : Ron
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juli 2023 sebagai Jurnalis Kab. Barito Utara - Kalimantan Tengah. Email : ron@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar