Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Tokoh Muda Tanimbar Desak Pemerintah Segera Realisasikan Ganti Untung Lahan PSN Blok Masela di Desa Lermatang

Tokoh Muda Tanimbar Desak Pemerintah Segera Realisasikan Ganti Untung Lahan PSN Blok Masela di Desa Lermatang

  • account_circle David SF
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Saumlaki, Maluku – Masyarakat adat Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), mulai mempertanyakan realisasi pembayaran ganti untung atas tanah ulayat dan tanaman milik masyarakat yang masuk dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Abadi Masela seluas 662 hektare.

Persoalan ini menjadi perhatian masyarakat karena hingga saat ini, berdasarkan keterangan perwakilan masyarakat adat, belum ada realisasi pembayaran atas tanah maupun tanaman milik warga yang berada dalam kawasan proyek tersebut.

Padahal, masyarakat Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sebelumnya menyambut positif kehadiran PSN Blok Abadi Masela. Proyek strategis nasional ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengurangi angka pengangguran di Maluku, khususnya di Kepulauan Tanimbar.

Proses peletakan batu pertama (groundbreaking) PSN Blok Abadi Masela dilaksanakan pada 16 Juli 2026. Presiden RI Prabowo Subianto mengikuti kegiatan tersebut secara daring, sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia hadir langsung di Saumlaki untuk mewakili Presiden RI sekaligus melakukan peletakan batu pertama di Desa Lermatang.

Dalam pidatonya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengingatkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Pemerintah Provinsi Maluku agar hak-hak masyarakat pemilik tanah yang masuk dalam kawasan proyek seluas 662 hektare tersebut diperhatikan dan diselesaikan.

Bahkan, Bahlil menekankan pentingnya pembayaran dengan prinsip ganti untung, bukan sekadar ganti rugi, termasuk penyelesaian kompensasi terhadap tanaman milik masyarakat yang berada di atas lahan tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, harapan masyarakat terhadap realisasi komitmen tersebut belum terwujud.

Berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, aktivitas land clearing telah dilakukan pada sebagian area dengan luas sekitar lima hektare. Akan tetapi, pembayaran hak atas tanah ulayat maupun kompensasi tanaman kepada masyarakat pemilik hak belum direalisasikan.

Perwakilan masyarakat Desa Lermatang yang enggan di sebutkan namanya ketika dalam konfirmasi kepada kami menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terdapat realisasi pembayaran kepada pemilik hak ulayat. Masyarakat masih menunggu kepastian penyelesaian hak-hak mereka.

Kondisi tersebut mulai menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat adat Desa Lermatang. Masyarakat merasa bahwa pembangunan nasional seharusnya berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat yang tanahnya digunakan untuk kepentingan proyek.

Bahkan, sebagai bentuk sikap atas belum adanya kepastian penyelesaian pembayaran, masyarakat menyatakan tidak akan memberikan persetujuan kepada pihak mana pun untuk melaksanakan kegiatan di atas lahan 662 hektare tersebut sebelum hak-hak pemilik tanah diselesaikan.

David S Fordatkosu Minta Pemerintah Serius Menepati Komitmen

Menanggapi persoalan tersebut, David S. Fordatkosu, selaku tokoh muda masyarakat Tanimbar di Jakarta, meminta keseriusan Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pemerintah pusat, serta pihak-pihak terkait guna memastikan realisasi pembayaran ganti untung kepada masyarakat adat Desa Lermatang.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya mendorong percepatan pembangunan proyek strategis nasional, tetapi juga harus memastikan hak-hak masyarakat pemilik tanah diselesaikan sesuai komitmen yang telah disampaikan oleh Menteri ESDM saat groundbreaking pada 16 Juli 2026.

“Pada prinsipnya, masyarakat Tanimbar sangat mendukung kehadiran PSN Blok Abadi Masela. Kami berharap proyek ini membawa perubahan besar bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Namun, pemerintah juga harus serius memperhatikan serta menyelesaikan hak-hak masyarakat adat yang tanahnya digunakan untuk kepentingan pembangunan nasional,” demikian penegasan yang disampaikan David S. Fordatkosu.

Ia berharap pemerintah tidak membiarkan persoalan ini berlarut-larut karena dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan keberlangsungan proses pembangunan proyek tersebut.

Menurutnya, penyelesaian hak masyarakat adat merupakan bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat pemilik tanah.

Masyarakat Tanimbar pada dasarnya menyambut baik PSN Blok Abadi Masela. Namun, dukungan terhadap pembangunan harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Pembangunan nasional harus membawa kesejahteraan, bukan meninggalkan persoalan hak masyarakat di daerah tempat proyek itu dibangun.

David SF

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2026 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Maluku. Email : david.sf@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sulteng Ingatkan Anggota Jaga Marwah Institusi Polri

    Pimpin Apel Pagi, Kapolda Sulteng Ingatkan Anggota Jaga Marwah Institusi Polri

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Sudarnarto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Palu – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng), Brigjen Pol. Nasri, menegaskan bahwa seluruh personel Polri adalah aset berharga institusi yang wajib menjaga integritas dan marwah Kepolisian. Pesan kuat ini disampaikan langsung saat memimpin apel pagi di Lapangan Apel Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Senin (8/6/2026). Apel pagi yang dimulai pukul 08.00 WITA […]

  • Mustakim Ketua IWO I Mendesak Polres Lakukan Pres Rilis Terkait Kapal Meledak dan Terbakar yang Menewaskan Dua Korban

    Mustakim Ketua IWO I Mendesak Polres Lakukan Pres Rilis Terkait Kapal Meledak dan Terbakar yang Menewaskan Dua Korban

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sukarto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang – Ketua IWO I DPD Ketapang, Mustakim, mendesak Polres Ketapang segera menggelar konferensi pers terkait kasus kapal yang meledak dan terbakar di Sungai Pawan. Peristiwa yang menewaskan dua orang tapi yang satunya meninggalnya di lain waktu setelah perawatan dari rumah sakit itu hingga kini belum mendapat penjelasan terbuka kepada publik. Mustakim menilai lambannya […]

  • Minggu Kasih, Kapolres Binjai Hadir Berikan Rasa Aman bagi Jemaat HKBP

    Minggu Kasih, Kapolres Binjai Hadir Berikan Rasa Aman bagi Jemaat HKBP

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Agus Salim
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Binjai – Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja HKBP Binjai, Jalan Cut Nyak Dhien No. 10, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Minggu (18/10/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman […]

  • Police Goes To School, Sat Lantas Polres Humbahas Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

    Police Goes To School, Sat Lantas Polres Humbahas Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbang Hasundutan – Sat Lantas Polres Humbahas melaksanakan kegiatan Police Goes To School di SMP Negeri 015 Siponjot, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Senin (28/9/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Humbahas, Iptu Tahi Samosir, didampingi Ps. Kanit Kamsel Bripka M. Sihotang, Briptu Frans Hasibuan, dan Briptu Brian Simamora. Turut […]

  • Penyerobotan Tanah Kebun Karet di Kampung Besiq Kecamatan Damai, Pemilik Kebun ibu Ceng Neti, Meminta Keadilan Aparat Penegak Hukum, Dan Hukum Adat Tetap Berjalan photo_camera 5

    Penyerobotan Tanah Kebun Karet di Kampung Besiq Kecamatan Damai, Pemilik Kebun ibu Ceng Neti, Meminta Keadilan Aparat Penegak Hukum, Dan Hukum Adat Tetap Berjalan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Barito Utara – Petani Ibu Ceng Neti Menuntut Keadilan dan Transparansi dari PT Ketapang Hijau Lestari Kutai Barat, konflik perampasan dan penyerobotan lahan, kembali mencuat di wilayah kampung besiq Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, menyusul tindakan penyerobotan tanah kebun karet milik seorang petani warga Kampung Besiq, Ibu Ceng Neti T. Kebun […]

  • Bupati Tandatangani Prasasti, Tanda Penghormatan Bagi Pejuang Terbentuknya Kabupaten Humbahas

    Bupati Tandatangani Prasasti, Tanda Penghormatan Bagi Pejuang Terbentuknya Kabupaten Humbahas

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan SH MH menandatangani prasasti sebagai tanda penghargaan dan penghormatan atas perjuangan serta dedikasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah berperan dalam proses pembentukan Kabupaten Humbang Hasundutan. Nama-nama para pejuang terbentuknya Kabupaten Humbahas itu dimuat di dalam batu prasasti tersebut. Prasasti itu ditandatangani Bupati Humbahas […]

expand_less