Mabes TNI Kunjungi Polres Inhil, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
- account_circle Saprizal
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- visibility 107
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir, Tembilahan – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melalui Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melakukan kunjungan ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (18/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas institusi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di Aula Rekonfu Mako Polres Inhil, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tembilahan.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Mar. Agus Gunawan, S.H., M.H. Turut hadir dalam rombongan di antaranya Kolonel Laut Indra Joko, M.Han., Kolonel Mar. Victor Penpada, S.E., Kolonel AU Yotam Djalim, S.E., Mayor Arh. Eddy Siswanto, Mayor Cba. Witno Hadi, dan Mayor Inf. Usman.
Kedatangan tim Mabes TNI disambut langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Inhil Kompol Maitertika, S.H., M.H., sejumlah pejabat utama Polres Inhil, serta Pasi Ops Kodim Kapten Arh. Agus Purwanto.
Dalam pertemuan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama jajaran Polres Inhil melakukan koordinasi mengenai langkah strategis pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Pembahasan juga difokuskan pada penguatan koordinasi dan kesiapsiagaan antarlembaga, khususnya antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, serta unsur terkait lainnya dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas dengan membangun kesiapsiagaan sejak dini dan memastikan setiap potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani secara cepat,” ujar Donny.
Ia menambahkan, koordinasi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat pola pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila terjadi Karhutla di wilayah hukum Kabupaten Indragiri Hilir.
“Kita harus mengedepankan langkah pencegahan, kesiapsiagaan dan respons cepat. Dengan sinergi yang kuat, setiap potensi Karhutla dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan komunikasi dan koordinasi antara unsur TNI dan Polri dalam menghadapi potensi Karhutla. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, upaya pencegahan diharapkan tidak hanya berorientasi pada penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi juga mencakup deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemetaan potensi kerawanan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
Dum 0792
Jurnalis : Saprizal
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 19 November 2023 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Indragiri Hilir - Prov. Riau. Email : saprizal@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar