Pemerhati Pertanyakan Perkembangan Penanganan Dugaan Korupsi Dana Infaq Baitul Mal Kota Sabang
- account_circle Hanafiah
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 572
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Setahu saya, proses pemeriksaan masih berjalan. Belum ada informasi resmi terkait penetapan tersangka,” katanya.
Di sisi lain, sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya berharap agar proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Mereka juga menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan dana infaq dan sedekah yang bersumber dari pemotongan penghasilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang.
Menurut mereka, publik, khususnya para ASN yang menjadi sumber penghimpunan dana, perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai jumlah dana yang terkumpul, mekanisme pengelolaan, serta pemanfaatannya.
Pandangan serupa disampaikan seorang ASN berinisial MD. Ia mengaku setiap bulan terdapat pemotongan penghasilannya untuk infaq dan sedekah, namun tidak mengetahui secara rinci jumlah total dana yang terhimpun secara keseluruhan.
“Saya mengetahui ada pemotongan untuk infaq dan sedekah setiap bulan, tetapi tidak mengetahui berapa total dana yang terkumpul. Menurut saya, informasi seperti ini sebaiknya disampaikan secara terbuka agar dapat diketahui oleh para ASN dan masyarakat,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kejaksaan Negeri Sabang maupun pengelola Baitul Mal Kota Sabang terkait perkembangan terbaru penanganan perkara tersebut.
Media Suara Mabes tetap berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat sesuai prinsip jurnalistik.
Jurnalis : Hanafiah
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 5 Agustus 2023 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Aceh. Email : hanafiah@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar