Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, MJP Hutagaol: Siapa Mengawasi Pengawas?

Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, MJP Hutagaol: Siapa Mengawasi Pengawas?

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Perkara dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional menjadi perhatian serius karena menyangkut keamanan negara, perlindungan privasi, serta pengawasan terhadap penggunaan kewenangan digital oleh institusi negara.

Dalam perkembangan perkara tersebut, Bareskrim Polri pada Selasa (3/11/2026) mengumumkan penetapan tiga orang sebagai tersangka, yakni Listyo Sigit Prabowo, Irjen Pol. Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Pol. Eko Hadi Santoso. Sementara Irjen Pol. Slamet Uliandi disebut masih berstatus sebagai saksi.

Penyidik mendalami dugaan penyalahgunaan sistem Lawful Interception Management System (LIMS), termasuk pemasukan sejumlah nomor telepon tanpa prosedur verifikasi yang semestinya serta dugaan penghapusan file hasil penyadapan pada Oktober 2026.

Penetapan tersangka tersebut merupakan bagian dari proses hukum yang masih berjalan. Seluruh dugaan keterlibatan dan pertanggungjawaban pidana masing-masing pihak tetap harus dibuktikan melalui proses peradilan dengan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Persoalan ini mendapat perhatian Brigjen (Purn.) MJP. Hutagaol melalui analisis strategis bertajuk “Kedaulatan Digital: Siapa Mengawasi Pengawas?”

Menurutnya, penyadapan dapat menjadi instrumen penting dalam penegakan hukum dan keamanan nasional. Namun, kewenangan tersebut wajib dijalankan berdasarkan hukum, tujuan yang sah, serta mekanisme pengawasan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengawasan Digital Harus Diperkuat

MJP Hutagaol menilai bahwa perkara ini menjadi momentum untuk mengevaluasi tata kelola teknologi pengawasan di Indonesia.

Pengelolaan sistem penyadapan harus memiliki pengendalian akses, pemisahan kewenangan antara pemohon dan pemberi persetujuan, pencatatan aktivitas digital, perlindungan data, serta audit independen.

Menurutnya, pihak yang memiliki akses terhadap sistem tidak boleh sekaligus mempunyai kewenangan tanpa pengawasan untuk menghilangkan jejak aktivitasnya sendiri.

“Negara tidak cukup hanya memiliki teknologi pengawasan. Negara harus memiliki sistem pertanggungjawaban digital,” menjadi salah satu prinsip penting dalam analisis tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan perkara, mengingat dugaan peristiwa disebut berlangsung sepanjang 2025–2026. Penerapan ketentuan pidana harus memperhatikan asas legalitas, waktu terjadinya perbuatan, serta ketentuan peralihan hukum yang berlaku.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Libatkan Disabilitas di Industri Kreatif Batik

    Wakil Ketua MPR RI Dorong Pemerintah Libatkan Disabilitas di Industri Kreatif Batik

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat mendorong dukungan pemerintah pusat maupun daerah agar melibatkan penyandang disabilitas pada industri batik. Menurutnya, dukungan ini dapat meningkatkan potensi dan kreativitas yang mereka miliki. Hal itu disampaikan Lestari Moerdijat saat mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara pada Sabtu […]

  • Minggu Kelabu di Tambak : Keributan di Warung Nasi Uduk Berujung Petaka photo_camera 5

    Minggu Kelabu di Tambak : Keributan di Warung Nasi Uduk Berujung Petaka

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Suasana di kawasan Jalan Tambak I, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), mendadak tegang setelah terjadi bentrokan yang diduga melibatkan sejumlah warga dan sekelompok pemuda. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi yang beredar, keributan bermula dari persoalan di sebuah warung nasi […]

  • Suara HT Bersahutan di Dinkes Pacitan, Tenaga Kesehatan dan Lintas Sektor Simulasi Hadapi Ancaman Tsunami

    Suara HT Bersahutan di Dinkes Pacitan, Tenaga Kesehatan dan Lintas Sektor Simulasi Hadapi Ancaman Tsunami

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Asmawi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pacitan — Suasana di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan mendadak tegang namun terkendali pada Rabu hingga Kamis (Oktober 2026). Suara sahut-sahutan perangkat Handy Talky (HT) dengan sandi-sandi radiomedik bergemuruh di dalam ruangan. Bukan karena bencana sungguhan, melainkan wujud keseriusan puluhan petugas dalam mengikuti simulasi Table Top Exercise (TTX) Rencana Kontingensi (Renkon) Penanggulangan Krisis […]

  • Sambut Hari Koperasi Nasional 2026, Aktivis Wanti-wanti Mahasiswa: Awas Penunggang Gelap dan Provokasi Anarkis!

    Sambut Hari Koperasi Nasional 2026, Aktivis Wanti-wanti Mahasiswa: Awas Penunggang Gelap dan Provokasi Anarkis!

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional Tahun 2026, gelombang imbauan untuk menjaga kedamaian mulai disuarakan. Sejumlah aktivis secara lantang mengajak masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi provokasi yang dapat memicu aksi anarkis saat menyampaikan aspirasi di muka umum. Imbauan tersebut muncul sebagai respons atas dinamika berbagai isu publik yang […]

  • Polda Kalbar Hadiri Rapat Penyelesaian Permasalahan Keveteranan, Perkuat Sinergi Pemenuhan Hak Veteran photo_camera 3

    Polda Kalbar Hadiri Rapat Penyelesaian Permasalahan Keveteranan, Perkuat Sinergi Pemenuhan Hak Veteran

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak – Polda Kalimantan Barat menghadiri Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Permasalahan Keveteranan di Pontianak Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ulin Room Lantai 2 Hotel Mercure Pontianak, Rabu (9/7). Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalimantan Barat diwakili oleh Paur Subbagrohjashor Bagwatpers Ro SDM Polda Kalbar AKP Sartaya sebagai bentuk dukungan Polri terhadap upaya percepatan […]

  • Polda Papua Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 photo_camera 5

    Polda Papua Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Supardi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Manokwari – Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Upacara tersebut dipimpin oleh Irwasda Polda Papua Barat Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., selaku […]

expand_less