Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Ketika Kekuatan Menjadi Kerentanan, Seri Memahami Estom #12 Ajak Negara Membaca Perubahan

Ketika Kekuatan Menjadi Kerentanan, Seri Memahami Estom #12 Ajak Negara Membaca Perubahan

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta — Kekuatan suatu negara, perusahaan, institusi, maupun sistem tidak selalu menjamin ketahanan ketika lingkungan strategis terus berubah. Pesan tersebut menjadi pokok bahasan SERI MEMAHAMI ESTOM #12: “Ketika Kekuatan Menjadi Kerentanan — Mengapa Negara Besar Pun Dapat Salah Membaca Perubahan”, karya Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol, bertanggal Jakarta, 20 Agustus 2026.

Hutagaol menjelaskan bahwa nilai strategis sebuah kekuatan sangat bergantung pada lingkungan. Perubahan teknologi, energi, pasar, hubungan antarnegara, kebutuhan masyarakat, hingga persepsi publik dapat mengubah keunggulan menjadi sumber kerentanan.

Pola tersebut digambarkan sebagai kekuatan → keberhasilan → konsentrasi → ketergantungan → perubahan environment → kerentanan.

Sejumlah contoh digunakan untuk memperkuat analisis. Inggris menunjukkan bagaimana perubahan sistem energi dapat mengubah nilai strategis sumber daya yang sebelumnya menjadi fondasi kekuatan industri. Venezuela memperlihatkan risiko ketergantungan terhadap minyak, sementara Nauru menjadi pelajaran mengenai dampak eksploitasi sumber daya yang tidak diimbangi keberlanjutan.

Dalam sektor teknologi, Nokia menjadi contoh bahwa dominasi produk tidak selalu menjamin keberlangsungan bisnis ketika medan persaingan bergeser. Peralihan industri telepon seluler menuju smartphone, sistem operasi dan ekosistem aplikasi menunjukkan pentingnya kemampuan membaca perubahan.

“Keunggulan produk belum tentu berarti keunggulan ekosistem,” tulis Hutagaol.

Terusan Suez juga menggambarkan bagaimana simpul strategis dapat berubah menjadi titik kritis. Ketika Ever Given memblokir kanal pada Maret 2021, gangguan selama hampir satu minggu berdampak pada pelayaran dan rantai pasok global. Semakin penting sebuah simpul bagi sistem, semakin besar konsekuensi ketika simpul tersebut terganggu. Karena itu, kekuatan perlu disertai redundansi, alternatif dan kemampuan pemulihan.

Hutagaol juga menyoroti digitalisasi yang semakin menghubungkan pemerintahan, perbankan, industri, transportasi dan pertahanan. Ketergantungan terhadap data, jaringan, pusat data, listrik dan sistem komputasi memang meningkatkan kapasitas, tetapi sekaligus menciptakan risiko baru.

“Kemajuan tidak menghapus risiko. Kemajuan mengubah bentuk risiko.”

Menurutnya, ketahanan bukan berarti mempertahankan seluruh kondisi lama. Ada tiga pilihan strategis yang perlu dipertimbangkan, yaitu pertahankan apabila masih relevan, perbaiki apabila masih dibutuhkan tetapi tidak lagi efektif, serta tinggalkan dan ganti apabila sudah kehilangan relevansi.

Konsep adaptasi tersebut terlihat dalam sejumlah kebijakan negara. Tiongkok melakukan penataan program pendidikan tinggi dengan menambah bidang yang dinilai sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan strategis. Selandia Baru melakukan perubahan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi dengan memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan kebutuhan industri. Sementara Belanda mendorong circular agriculture sebagai cara mengubah metode produksi tanpa meninggalkan sektor pertanian.

Dari berbagai contoh tersebut, Hutagaol menempatkan ESTOM sebagai siklus pembelajaran strategis, yakni Environment → Sensing → Thinking → Operation → Maneuver → Environment Baru → Sensing Kembali.

Siklus tersebut menunjukkan bahwa setiap tindakan akan menghasilkan lingkungan baru. Pasar bereaksi, teknologi berkembang, masyarakat merespons, dan pihak lain melakukan penyesuaian. Karena itu, strategi tidak dapat berhenti pada satu keputusan, tetapi harus terus dievaluasi.

Pada akhirnya, ESTOM #12 mengajak pemimpin untuk tidak hanya bertanya tentang kekuatan yang dimiliki saat ini, tetapi juga menilai apakah kekuatan tersebut masih relevan menghadapi perubahan.

Pertanyaan strategis yang perlu dijawab adalah: apa yang harus dipertahankan, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus berani ditinggalkan?

Hutagaol menegaskan, ketahanan bukan kemampuan untuk tidak berubah, melainkan kemampuan untuk tetap berfungsi di tengah perubahan. Ketika bentuk lama justru menghambat fungsi, keberanian beradaptasi menjadi bagian dari daya tahan strategis.

Seri berikutnya, ESTOM #13: “Membaca Masa Depan Sebelum Ia Datang — Dari Sensing Menuju Strategic Foresight”, akan membahas bagaimana membaca sinyal lemah, tren, anomali, skenario dan titik balik agar perubahan dapat diantisipasi sebelum menjadi krisis.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahudi, Calon Kades Kembang Nomor Urut 2: Optimalisasi Pancer Door dan Aset Desa Jadi Kunci Kesejahteraan Warga

    Sahudi, Calon Kades Kembang Nomor Urut 2: Optimalisasi Pancer Door dan Aset Desa Jadi Kunci Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Asmawi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pacitan — Menuju Desa Kembang yang mandiri, sejahtera, maju, dan berdaya saing. Itulah komitmen kuat yang disuarakan oleh Sahudi, calon Kepala Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, nomor urut 2. Berbekal capaian kinerja yang telah dirintis sebelumnya, ia siap menuntaskan berbagai program pembangunan yang berkelanjutan. ​Menurut Sahudi, Desa Kembang memiliki kekayaan potensi yang luar biasa […]

  • Gubernur Mahyeldi dan Wagub Vasko Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ibunda Kapolda Sumbar

    Gubernur Mahyeldi dan Wagub Vasko Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ibunda Kapolda Sumbar

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Delco Fitril
    • visibility 215
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Solok – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, beserta Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj. Kastarini binti Padmo Wisastro, ibunda dari Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta. Almarhumah meninggal dunia pada pukul 10.20 WIB siang ini (30/5/2026) di RSI. UII Yogyakarta. Atas nama Pemerintah Provinsi […]

  • Driver Maxim 107 Bandara Soekarno-Hatta Diedukasi Soal Keamanan dan Tertib Lalu Lintas

    Driver Maxim 107 Bandara Soekarno-Hatta Diedukasi Soal Keamanan dan Tertib Lalu Lintas

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Redaksi MSM
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Upaya meningkatkan kesadaran keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, personel Subdikabimas Bandara Soekarno-Hatta memberikan edukasi langsung kepada para driver bandara, khususnya komunitas Driver Maxim 107.29/05/2026. Kegiatan edukasi tersebut dipimpin oleh Pak Mujiya dari Subdikabimas Bandara Soekarno-Hatta dengan mengusung tema “Edukasi Keamanan, Keselamatan Berlalu Lintas […]

  • Kajati Sulut Disambut Adat dan Kehormatan Forkopimda Talaud, Wujud Sinergi Penegakan Hukum di Perbatasan photo_camera 4

    Kajati Sulut Disambut Adat dan Kehormatan Forkopimda Talaud, Wujud Sinergi Penegakan Hukum di Perbatasan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Amir Pontoh
    • visibility 370
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Talaud – Kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., ke Kabupaten Kepulauan Talaud berlangsung penuh khidmat dan sarat makna,Senin 29/6/2026. Setibanya di Bandara Melonguane, Kajati Sulut disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Talaud, Ucapan Selamat Datang […]

  • Hadiri Kongresda II dan Halalbihalal MIO Indonesia, HR. Iwan Marsuid Dorong Pengurus Jakarta Barat Lebih Maju dan Eksis photo_camera 6

    Hadiri Kongresda II dan Halalbihalal MIO Indonesia, HR. Iwan Marsuid Dorong Pengurus Jakarta Barat Lebih Maju dan Eksis

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta Barat – Pimpinan Panca News Indonesia, HR. Iwan Marsuid, bersama jajaran staf redaksi menghadiri rangkaian kegiatan Kongres Daerah (Kongresda) II Pengurus Daerah (PD) MIO Indonesia Kota Administrasi Jakarta Barat yang dirangkaikan dengan Halalbihalal Pengurus Wilayah (PW) MIO Indonesia Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung khidmat, penuh keakraban, dan sarat semangat kebersamaan tersebut digelar […]

  • Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi

    Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pontianak, Kalbar – Polda Kalbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital melalui pengiriman file berformat APK (Android Package Kit) yang berpotensi mengandung perangkat lunak berbahaya (malware). Modus kejahatan siber ini dapat mengancam keamanan data pribadi hingga menyebabkan kerugian finansial. Penipuan tersebut umumnya dilakukan melalui teknik rekayasa psikologis (social engineering), yakni […]

expand_less