SMP Muhammadiyah Diakui Tembilahan Terima Bantuan Revitalisasi, Sekolah Harapkan Keberlanjutan
- account_circle Saprizal
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- visibility 170
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Kab. Indragiri Hilir, Tembilahan — Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan mendapat apresiasi dari pihak SMP Muhammadiyah Diakui Tembilahan. Sekolah tersebut menjadi salah satu penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Media Suara Mabes ke SMP Muhammadiyah Diakui Tembilahan, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan oleh Kabiro Media Suara Mabes, Drs. Agustami Tolib, bersama Wakabiro Saprizal, sebagai bagian dari pemantauan sekaligus penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan pembangunan sarana pendidikan di daerah.
Berdasarkan informasi pada papan kegiatan, program revitalisasi tersebut dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, mulai Agustus hingga 31 Desember 2026.
Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi sekolah, khususnya dalam mendukung perbaikan fasilitas pendidikan yang selama ini membutuhkan perhatian. Dukungan pemerintah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, nyaman, dan menunjang proses pembelajaran peserta didik.
Namun demikian, kebutuhan revitalisasi sekolah masih cukup besar. Berdasarkan analisis awal terhadap kondisi bangunan, tingkat kerusakan diperkirakan berada di kisaran 60 persen, sementara bantuan yang diterima saat ini diperkirakan baru mampu mengakomodasi sekitar 30 persen atau lebih dari kebutuhan perbaikan.
Kondisi tersebut menjadi alasan penting agar program revitalisasi tidak berhenti pada tahun anggaran 2026. Pihak sekolah berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi dan pendataan kembali terhadap seluruh bagian bangunan yang mengalami kerusakan, sehingga kebutuhan yang belum tertangani dapat menjadi prioritas pada penganggaran tahun berikutnya.
“Bantuan revitalisasi ini tentu sangat membantu. Namun, dengan kondisi kerusakan yang masih cukup besar, kami berharap perhatian pemerintah dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya hingga kebutuhan perbaikan sekolah benar-benar dapat terpenuhi.”
Revitalisasi satuan pendidikan bukan semata-mata persoalan memperbaiki bangunan, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diharapkan dapat terus bersinergi dalam memastikan sekolah-sekolah yang masih memiliki tingkat kerusakan tinggi memperoleh penanganan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas.
Kabiro Media Suara Mabes Drs. Agustami Tolib menilai bantuan revitalisasi yang telah diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan yang patut diapresiasi. Namun, menurutnya, keberlanjutan program juga penting mengingat masih terdapat kebutuhan perbaikan yang belum seluruhnya tertangani.
Sementara itu, Wakabiro Media Suara Mabes Saprizal menekankan pentingnya keterbukaan informasi mengenai kondisi bangunan, kebutuhan anggaran, progres pekerjaan, serta tahapan pembangunan berikutnya agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana program revitalisasi memberikan manfaat bagi sekolah dan peserta didik.
Media Suara Mabes memandang bantuan yang telah disalurkan merupakan langkah positif dan patut diapresiasi. Namun, transparansi mengenai kebutuhan, tingkat kerusakan, progres pekerjaan, serta keberlanjutan pembiayaan juga penting agar program revitalisasi benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.
Harapannya, SMP Muhammadiyah Diakui Tembilahan tidak hanya mendapatkan bantuan untuk tahun 2026, tetapi juga memperoleh perhatian berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya, sehingga seluruh fasilitas pendidikan yang masih mengalami kerusakan dapat diperbaiki secara bertahap.
Pada akhirnya, pembangunan pendidikan bukan hanya tentang membangun gedung, melainkan membangun ruang yang layak bagi anak-anak bangsa untuk belajar, tumbuh, dan mempersiapkan masa depan.
Dum 0792
Jurnalis : Saprizal
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 19 November 2023 sebagai Wakil Kepala Biro (Wakabiro) Kab. Indragiri Hilir - Prov. Riau. Email : saprizal@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar