Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Hukum & Kriminal » Panitia Akui Kurang Teliti, Verifikasi Berkas Calon Petinggi Surodadi Dipertanyakan

Panitia Akui Kurang Teliti, Verifikasi Berkas Calon Petinggi Surodadi Dipertanyakan

  • account_circle Supriyono
  • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jepara – Pengakuan Ketua Panitia Pemilihan Petinggi Desa Surodadi, Kecamatan kedung, Kabupaten Jepara, terkait adanya kekeliruan dalam pemeriksaan berkas bakal calon memunculkan pertanyaan serius terhadap kualitas proses verifikasi administrasi.22/8/2026

Persoalannya bukan sekadar perbedaan penulisan nama pada dokumen ijazah. Yang menjadi sorotan adalah bagaimana sebuah dokumen administrasi yang menjadi bagian penting dalam proses pencalonan bisa luput dari pemeriksaan secara teliti, sementara hasil verifikasi tersebut berujung pada tidak berlanjutnya proses pencalonan salah satu bakal calon, M. Sadam Arsyad.

M. Sadam Arsyad sebelumnya telah berupaya melengkapi dan memperbaiki persoalan administrasi terkait penulisan nama pada ijazah. Bahkan, dokumen legalisir dari SDN 1 Surodadi disebut telah diupayakan untuk dilengkapi.

Kepala SDN 1 Surodadi, Nur Salim, S.Pd., juga membenarkan bahwa M. Sadam Arsyad merupakan lulusan sekolah tersebut pada 26 Maret 2003.

Namun, persoalan justru muncul ketika dokumen dan proses perbaikan administrasi tersebut diduga belum sepenuhnya terakomodasi dalam penelitian berkas oleh panitia.

Kondisi ini patut dipertanyakan. Jika panitia sendiri mengakui kurang teliti dalam membaca dan mengecek berkas, lalu bagaimana jaminan bahwa seluruh bakal calon telah diperlakukan dengan standar pemeriksaan yang sama?

Ketua Panitia Pemilihan Petinggi Desa Surodadi, Sunarto, secara terbuka mengakui adanya kekeliruan tersebut.

“Memang saya akui atas nama ketua panitia, kami bersalah karena kurang telitinya kami dalam membaca atau mengecek berkas dari bakal calon Petinggi saudara M. Sadam Arsyad,” ungkap Sunarto.

Pernyataan tersebut tentu tidak bisa dianggap sebagai persoalan administratif biasa. Sebab, ketelitian panitia menjadi bagian penting dalam menjaga keadilan, transparansi, dan kepastian proses pemilihan.

Pertanyaan besarnya kemudian: jika kesalahan pemeriksaan diakui, siapa yang memastikan bahwa keputusan terhadap bakal calon tersebut tetap objektif dan sesuai prosedur?

Masyarakat juga berhak mengetahui apakah sebelum keputusan diambil, panitia telah memberikan kesempatan yang memadai kepada bakal calon untuk memperbaiki atau menjelaskan persoalan dokumen.

Jika dokumen perbaikan memang telah disampaikan, kapan dokumen tersebut diterima? Apakah telah diverifikasi? Siapa yang memeriksa? Dan apa alasan dokumen tersebut kemudian tidak menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan kelanjutan pencalonan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar tidak muncul kesan bahwa proses verifikasi berjalan secara administratif semata tanpa memastikan substansi dan kebenaran dokumen.

M. Sadam Arsyad sendiri mengaku kecewa atas keputusan tersebut dan telah menyampaikan surat kepada Kecamatan Kedung untuk meminta klarifikasi serta penyelesaian.

“Saya sangat kecewa dengan aturan yang dijalankan panitia. Saya sudah mengurus kekurangan yang terjadi terkait penulisan nama di ijazah SDN 1 Surodadi,” ujarnya.

Jangan sampai ketidaktelitian panitia justru menjadi beban bagi bakal calon. Jika memang terdapat kekurangan administrasi, mekanisme perbaikan semestinya dijelaskan secara terang. Sebaliknya, apabila dokumen telah diperbaiki dan memenuhi ketentuan, publik tentu berhak mengetahui alasan mengapa proses pencalonan tetap tidak dapat dilanjutkan.

Di sinilah transparansi diuji.
Proses pemilihan Petinggi Desa bukan sekadar urusan kelengkapan berkas. Di dalamnya terdapat hak warga negara untuk mengikuti proses seleksi secara adil serta kepercayaan masyarakat terhadap panitia penyelenggara.

Karena itu, pengakuan adanya kekeliruan perlu ditindaklanjuti dengan penjelasan yang lebih konkret, bukan berhenti pada pengakuan semata.

Pihak Kecamatan Kedung dan instansi berwenang perlu menjelaskan apakah proses verifikasi telah dilakukan sesuai ketentuan, apakah dokumen perbaikan telah diterima dan diperiksa, serta apakah masih terdapat ruang penyelesaian administratif terhadap persoalan tersebut.

Awak media akan terus melakukan konfirmasi kepada Panitia Pemilihan Petinggi Desa Surodadi, Pemerintah Desa Surodadi, Kecamatan Kedung, serta pihak terkait lainnya.

Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya nasib satu bakal calon, tetapi juga kredibilitas proses pemilihan Petinggi Desa Surodadi di mata masyarakat.

Sampai terdapat klarifikasi dan keputusan resmi dari pihak berwenang, dugaan ketidaktelitian dalam proses verifikasi ini tetap ditempatkan sebagai persoalan yang membutuhkan pemeriksaan dan penjelasan lebih lanjut, bukan sebagai kesimpulan telah terjadi pelanggaran.

(Red priyono)

Supriyono

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 29 Mei 2021 sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kab. Jepara - Prov. Jawa Tengah. Email : supriyono@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MJP Hutagaol Soroti Kedaulatan Digital Indonesia di Tengah Persaingan AI dan Teknologi Global

    MJP Hutagaol Soroti Kedaulatan Digital Indonesia di Tengah Persaingan AI dan Teknologi Global

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Penguasaan data, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), satelit, semikonduktor, dan infrastruktur digital semakin berperan dalam menentukan daya saing ekonomi serta posisi strategis suatu negara. Indonesia dinilai perlu memperkuat kemampuan teknologi nasional agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan menentukan arah pembangunan digital. Gagasan tersebut menjadi pokok pembahasan Brigjen […]

  • Ali Mutasar & Febrial :  Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta, Tekankan Pembelajaran Mendalam, Ubah Pola Pikir Guru photo_camera 6

    Ali Mutasar & Febrial : Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta, Tekankan Pembelajaran Mendalam, Ubah Pola Pikir Guru

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Yaman
    • visibility 442
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Agam – Kegiatan Workshop Pemantapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) resmi digelar untuk guru‑guru Pondok Pesantren Asy Syarif Sidang Koto Laweh dan Ponpes MTI Gobah V Surau, pada Senin, 17 Juni 2026. Acara ini menghadirkan narasumber dari jajaran pengawas dan pengelola pendidikan madrasah di lingkungan Kabupaten Agam, yaitu Ali Mutasar, M.Pd. (Kasi Pendidikan Madrasah) dan Febrial, S.Pd.I. (Pengawas Madrasah). […]

  • Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Laptop Pengadaan Dayah Bustanul Huda Aceh Timur Jadi Sorotan, APH Didorong Lakukan Penelusuran

    Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Laptop Pengadaan Dayah Bustanul Huda Aceh Timur Jadi Sorotan, APH Didorong Lakukan Penelusuran

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Aceh Timur – Pengadaan enam unit laptop untuk Dayah Bustanul Huda yang berlokasi di Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, menjadi perhatian setelah muncul dugaan ketidaksesuaian spesifikasi barang berdasarkan hasil uji petik fisik. Pengadaan tersebut merupakan bagian dari program penyediaan sarana teknologi informasi bagi lembaga pendidikan dayah yang dilaksanakan oleh […]

  • Menhan Sjafrie Pimpin Pembahasan Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Perkuat Industri Strategis Nasional photo_camera 6

    Menhan Sjafrie Pimpin Pembahasan Hilirisasi Logam Tanah Jarang untuk Perkuat Industri Strategis Nasional

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, memimpin pertemuan bersama Dewan Pengarah Badan Industri Mineral (BIM) guna membahas perkembangan rencana eksplorasi dan hilirisasi Logam Tanah Jarang (LTJ) serta mineral strategis nasional di Jakarta, Kamis (4/6). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional sebagai fondasi penguatan industri berteknologi tinggi dan […]

  • Wakapolres Beltim Hadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Di Kawasan Industri Air Kelik Oleh PT.Beltim Indrustrial Park

    Wakapolres Beltim Hadiri Sosialisasi Rencana Pembangunan Di Kawasan Industri Air Kelik Oleh PT.Beltim Indrustrial Park

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Edi Purnama
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Babel – Jajaran Polres Belitung Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran Wakapolres Belitung Timur Kompol Deddy Nuary, S.H., S.I.K., dalam kegiatan Sosialisasi Rencana Pengembangan Kawasan Industri oleh PT. Beltim Industrial Park. Kegiatan yang berlangsung tertib ini digelar di Balai […]

  • Cegah Karhutla Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Polsek Sandai Ajak Warga Batu Lapis Peduli Lingkungan

    Cegah Karhutla Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Polsek Sandai Ajak Warga Batu Lapis Peduli Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bhabinkamtibmas Polsek Sandai, Bripka Yeskiel, melaksanakan patroli preventif dan sosialisasi preemtif kepada masyarakat di Dusun Sabang Keramat, Desa Batu Lapis, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga […]

expand_less