Wawasan Kebangsaan Abad ke-21, Fondasi Strategis Menuju Ketahanan Peradaban dan Indonesia Emas 2045
- account_circle Suwoto
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- visibility 487
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes, Jakarta – Di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat, penguatan wawasan kebangsaan kembali menjadi isu strategis bagi keberlangsungan bangsa Indonesia. Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), perang siber, disinformasi, hingga rivalitas geopolitik dunia menghadirkan tantangan baru yang tidak lagi hanya berbentuk ancaman militer konvensional.
Hal tersebut disampaikan Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisannya berjudul “Wawasan Kebangsaan Indonesia Abad ke-21: Dari Wawasan Nusantara Menuju Ketahanan Peradaban Bangsa” yang diterbitkan di Jakarta, Juni 2026.
Menurutnya, wawasan kebangsaan tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai materi pendidikan atau slogan kenegaraan, melainkan harus menjadi cara pandang yang hidup dalam setiap warga negara untuk menjaga persatuan, identitas nasional, dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bangsa yang kehilangan wawasan kebangsaannya akan mudah terpecah oleh kepentingan sempit, dipengaruhi kekuatan luar, dan perlahan kehilangan jati dirinya,” tulis Hutagaol.
Wawasan Kebangsaan sebagai Identitas Nasional
Wawasan kebangsaan Indonesia berlandaskan empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Keempat pilar tersebut menjadi fondasi utama yang menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia.
Dalam pandangannya, keberagaman bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan dan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan maupun kelompok tertentu.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar