PLTA Saguling Jadi Ruang Dialog UNDP Indonesia, Anak Muda Suarakan Masa Depan Citarum
- account_circle Sudirman
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Bandung Barat – Menjaga lingkungan bukan hanya tentang mengatasi persoalan sampah, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesempatan untuk terlibat, menyampaikan aspirasi, dan membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. Semangat tersebut hadir dalam kegiatan Youth Dialogue and Field Visit on Business, Human Rights, and the Environment in West Java yang berlangsung di Bening Saguling Foundation, mitra binaan PLN Indonesia Power UBP Saguling.
Melalui program pemberdayaan masyarakat, PLN Indonesia Power UBP Saguling turut mendukung ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, lembaga internasional, komunitas, dan generasi muda untuk membahas isu lingkungan, hak asasi manusia (HAM), serta praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Kegiatan merupakan inisiasi United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan didukung Uni Eropa melalui inisiatif Agent of Change. Sejumlah pihak yang hadir diantaranya Senior Manager UBP Saguling, Bapak Doni Bakar; Manager Administrasi, Bapak Hutarianto; perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan; Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat; Satgas Citarum Harum; delegasi Parlemen Eropa yang diwakili ketua dan anggota subkomite untuk Hak Asasi Manusia; serta perwakilan komunitas dan Yayasan Plastic Guardian.
Dialog ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab sekaligus menghormati hak asasi manusia dan keberlanjutan lingkungan.
Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum menjadi konteks penting dalam diskusi tersebut. Berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk anak muda yang memiliki peran strategis dalam menyuarakan perubahan dan mengembangkan solusi di lingkungan sekitarnya.
Melalui dialog langsung, peserta memperoleh kesempatan untuk mendengarkan pengalaman masyarakat dan komunitas yang selama ini terlibat dalam upaya menjaga lingkungan Citarum. Pertukaran perspektif ini membuka ruang pemahaman bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dilepaskan dari aspek sosial, ekonomi, hak masyarakat, dan tanggung jawab seluruh pihak yang berkegiatan di sekitarnya.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana inisiatif pemberdayaan masyarakat dapat diterapkan secara nyata melalui program yang melibatkan partisipasi komunitas.
Dalam rangkaian kunjungan lapangan, para tamu mendapatkan pemaparan mengenai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) UBP Saguling yang disampaikan oleh Wildan Haris Mustofa, Officer Community Development (Comdev).
Rombongan kemudian mengunjungi sejumlah program yang dikembangkan Bening Saguling Foundation, mulai dari Klinik Berbayar Sampah, Omah Plastik, hingga program ekonomi sirkular ayam petelur.
Jurnalis : Sudirman
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 1 Desember 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Prov. Jawa Barat. Email : sudirman@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar