Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » Mengapa AI Tidak Akan Pernah Menjadi Manusia: Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Tekankan Pentingnya Hati Nurani di Era Kecerdasan Buatan

Mengapa AI Tidak Akan Pernah Menjadi Manusia: Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Tekankan Pentingnya Hati Nurani di Era Kecerdasan Buatan

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang, AI tidak akan pernah mampu menggantikan nilai-nilai kemanusiaan yang bersumber dari hati nurani.

Pandangan tersebut disampaikan melalui sebuah tulisan reflektif yang diterima MediaSuaraMabes, Sabtu (4/7/2026), sebagai respons atas semakin luasnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, pemerintahan, bisnis, hingga pengambilan keputusan.

Menurut MJP Hutagaol, perkembangan AI menandai babak baru dalam sejarah peradaban manusia. Jika pada masa lalu teknologi diciptakan untuk memperkuat kemampuan fisik manusia, kini AI hadir sebagai teknologi yang mampu membantu proses berpikir melalui analisis data, penyusunan informasi, penerjemahan bahasa, hingga penyelesaian berbagai persoalan secara cepat.

Namun, di balik kemajuan tersebut muncul pertanyaan mendasar mengenai batas antara kemampuan teknologi dan hakikat kemanusiaan.

“Bukan AI yang sedang belajar menjadi manusia, melainkan manusialah yang sedang diuji apakah masih memahami makna menjadi manusia,” tulis MJP Hutagaol.

Ia menilai bahwa selama berabad-abad manusia menganggap kecerdasan sebagai pembeda utama dengan makhluk lain. Kini, ketika sebagian kemampuan intelektual mulai dapat dilakukan oleh mesin, manusia justru dituntut menemukan kembali nilai yang tidak dapat direplikasi oleh teknologi.

Menurutnya, manusia bukan hanya makhluk yang mampu berpikir, tetapi juga memiliki kesadaran diri, integritas, empati, kasih sayang, kemampuan berkorban, serta tanggung jawab moral atas setiap keputusan yang diambil.

Dalam pandangannya, AI memang mampu menghasilkan jawaban, menyusun analisis, bahkan menjelaskan berbagai konsep moral. Namun, AI tidak memiliki kesadaran atas jawaban yang diberikan maupun tanggung jawab etis terhadap dampak dari keputusan tersebut.

“AI dapat menjelaskan makna kejujuran, tetapi tidak memiliki integritas. AI dapat berbicara mengenai kasih sayang, tetapi tidak pernah merasakan kasih sayang. AI mampu menyusun argumentasi tentang keadilan, tetapi tidak memikul tanggung jawab moral ketika keadilan itu gagal diwujudkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, MJP Hutagaol menegaskan bahwa perkembangan AI pada dasarnya bukan ancaman bagi kemanusiaan. Ancaman justru muncul apabila manusia mulai menyerahkan pertimbangan moral sepenuhnya kepada teknologi.

Ia mengibaratkan AI sebagaimana berbagai penemuan besar sepanjang sejarah. Api dapat menghangatkan sekaligus membakar, energi nuklir dapat menerangi kota sekaligus menghancurkan kehidupan. Oleh karena itu, nilai suatu teknologi sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang menggunakannya.

Dalam tulisannya, ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya berfokus pada pertanyaan mengenai seberapa canggih AI yang mampu diciptakan, melainkan apakah manusia mampu meningkatkan kebijaksanaan seiring dengan laju kemajuan teknologi.

Menurutnya, apabila manusia mampu mengembangkan kebijaksanaan, AI akan menjadi mitra strategis dalam membangun peradaban yang lebih maju, adil, dan beradab. Sebaliknya, tanpa kebijaksanaan, teknologi yang semakin canggih justru berpotensi memperbesar berbagai kelemahan manusia.

MJP Hutagaol menutup refleksinya dengan menegaskan bahwa masa depan tidak akan ditentukan oleh mesin yang paling cerdas, melainkan oleh manusia yang paling bijaksana dalam memanfaatkan kecerdasan yang dimilikinya.

“Sejarah tidak akan mengingat mesin yang paling cerdas. Sejarah akan mengingat manusia yang paling bijaksana dalam menggunakan kecerdasannya,” tutupnya.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah transformasi digital yang berlangsung sangat cepat, nilai-nilai kemanusiaan seperti hati nurani, empati, keadilan, tanggung jawab, dan kebijaksanaan tetap menjadi fondasi utama dalam menentukan arah masa depan peradaban.

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    Dugaan Ketidakjelasan Penanganan Disiplin ASN di Indramayu Disorot, Sumber Minta Pemeriksaan Transparan

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Eddy Susyanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Indramayu — Penanganan dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan. Seorang sumber berinisial JF meminta adanya pemeriksaan yang transparan terhadap dugaan pemberian uang serta proses pengusulan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di UPT Puskesmas Kertawinangun, Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, yang terjadi pada 2022. Menurut keterangan […]

  • Munas III FSPTSI-KSPSI, Jusuf Rizal Secara Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI Periode 2026-2031 photo_camera 3

    Munas III FSPTSI-KSPSI, Jusuf Rizal Secara Aklamasi Pimpin FSPTSI-KSPSI Periode 2026-2031

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Irmansyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Medan — Munas (Musyawarah Nasional) III FSPTSI ( Federasi Serikat Pekerja Transpoet Seluruh Indonesia (FSPTSI)-KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) secara aklamasi memilih KRH.HM.Jusuc Rizal,SH memimpin FSPTSI-KSPSI, periode 2026-2031. Wakil Menteri Tenagakerja, Afriansyah Noor membuka Munas III FSPTSI-KSPSI Pada pelaksanaan Munas III FSPTSI-KSPSI di Hotel Danautoba Medan, Sumatera, 17-18 Juni 2026 dihadiri Forkopimda, […]

  • Kapolda Kepri Dan Interpol Perkuat Kerja Sama Berantas Penyelundupan Bahan Kimia Melalui Operasi Chase

    Kapolda Kepri Dan Interpol Perkuat Kerja Sama Berantas Penyelundupan Bahan Kimia Melalui Operasi Chase

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Agus Suprianto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., menerima kunjungan delegasi dalam agenda Chemical Anti-Smuggling Enforcement (CHASE) di ruang kerja Kapolda Kepri, Senin (26/10/2026). Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama dan pertukaran informasi untuk mencegah serta memberantas penyelundupan bahan kimia di wilayah Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri […]

  • Jatah MBG Siswa Sakit Jadi Polemik: Pernyataan Sekolah Diberikan ke Staf Dan Pengelola Sebut Kebijakan PIK

    Jatah MBG Siswa Sakit Jadi Polemik: Pernyataan Sekolah Diberikan ke Staf Dan Pengelola Sebut Kebijakan PIK

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Cahyanto Amos Guntur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Sulut — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah muncul persoalan terkait mekanisme pemberian makanan bagi siswa yang tidak masuk sekolah karena sakit. Persoalan bermula ketika orang tua seorang siswa yang sedang sakit datang langsung ke sekolah untuk mengambil jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi anaknya. Namun, pihak sekolah […]

  • Panen Jagung Hibrida 1 Hektare, Polsek Matan Hilir Utara Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional photo_camera 2

    Panen Jagung Hibrida 1 Hektare, Polsek Matan Hilir Utara Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSyaraMabes | Ketapang, Kalbar – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Matan Hilir Utara Polres Ketapang dengan menghadiri sekaligus memantau proses panen jagung hibrida di lahan milik PT Kale (FR Group), Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Selasa (7/7/2026) sore. Kegiatan […]

  • Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba

    Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Anton Anggiat Purba
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Humbahas – Polres Humbang Hasundutan terus meningkatkan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui patroli rutin yang ditingkatkan sekaligus menggelar Operasi Sarang Narkoba (OSN) di wilayah hukumnya, Rabu malam (14/10/2026). Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Humbahas, Iptu Muhammad Hafiz Ansari, M.H., CBA., CPHR., tersebut menyasar sejumlah lokasi […]

expand_less