Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Organisasi » Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

Madas Nusantara Soroti Pencuri Besi Tol Suramadu, Harus Jadi Perhatian Serius dan Bentuk Satgas

  • account_circle Irmansyah
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Pamekasan — Ormas Madas Nusantara soroti serius pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu karena itu akan dapat membuat Suramadu ambruk dan membahayakan pengguna dan masyarakaflt Madura secara umum. Kemudian gagas bentuk Satgas Pengawas

Demikian disampaikan Ketua Umum Ormas Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal kepada media di Pamekasan menanggapi maraknya pencurian besi-besi penyangga jalan tol Suramadu.

“Itu kejahatan serius, karena jalan tol jika penyangga besinya diambil jalan tol Suramadu bisa ambruk. Ini akan merugikan warga Madura dan membahayakan pengguna,” tegas Jusuf Rizal, penggiat anti korupsi, tokoh media itu.

Dikatakan pencurian berulang yang dilakukan warga Madura maupun warga perantauan atas infrastruktur jalan tol Suramadu, jangan dianggap enteng. Harus menjadi perhatian seluruh warga Madura maupun pemerintah.

Seperti diketahui bulan Maret 2026 sebanyak tujuh orang melakukan Pencurian besi pelindung tiang pancang (besi antikarat) yang dilakukan komplotan nelayan/ABK. Tindakan itu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan korosi, merusak struktur jembatan, dan berpotensi menyebabkan jembatan roboh.

“Para pelaku harus dihukum berat. Tidak bisa dilakukan pembiaran. Dan tidak hanya dijerat dengan Pasal 363 KUHP atau Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman tujuh tahun,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo itu.

Dikatakan aksi pencurian oleh nelayan/ABK itu, sangat keterlaluan. Sudah dilakukan 21 kali dengan motif ekonomi dijual untuk kepentingan pribadi. Mereka tidak berpikir mencuri besi pelindung tiang pancang, akan membahayakan struktur jembatan.

Apa langkah nyata Madas Nusantara menyikapi kasus berulang seperti ini, tanya wartawan.

Menurut Jusuf Rizal, pria yang masih keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu, perlu langkah strategis kuratif sebelum masuk pada penegakan hukum.

Pertama, Madas Nusantara akan melakukan sosialisasi kepada para nelayan tentang bahaya pencurian besi penyangga tiang pancang jalan tol Suramadu.

Kedua, memberikan penyuluhan hukum, bahwa pencurian besi tol Suramadu merupakan kejahatan yang tidak bisa ditolelir. Ini pekerjaan nista, sebab warga Madura jika jembatan ambruk akan sangat dirugikan.

Ketiga, karena motif ekonomi, maka Madas Nusantara akan ikut mencari solusi atas problematik ekenomi saudara warga nelayan Madura. Kami akan turun melakukan inventarisasi masalah. Dan akan berkoordinasi Kementerian Sosial, Kementerian Kelautan, Kadin setempat, BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan, dll

“Ini masalah kita semua. Pejabat pemerintah, pengusaha, tokoh, ulama, dewan dan termasuk Cicil Society Organization. Dan juga pemerintah Madura. Propinsi dan Pusat, Presiden Prabowo harus ikut bertanggungjawab,” tegas Jusuf Rizal Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu.

Keempat, Madas Nusantara akan menggagas paguyuban Nelayan Madura serta membentuk Satgas Pengawas Pencurian Besi Tol Suramadu. Satgas ini diusahakan dapat honor dari dukungan pemerintah, CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan, maupun para donatur. Tugas Satgas sambil bekerja ikut mengawasi tindak kejahatan pencuri besi Tol Suramadu malam hari.

Madas Nusantara akan bekerjasama dengan Kepolisian (Pol Air), TNI (Angkatan Laut), maupun Kementerian Kelautan, Pemprop Jawa Tinur, maupun Pemda Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Tentu DPRD akan dilibatkan.

Dalam waktu dekat kami akan kirimi surat untuk koordinasi dengan instsnsi-instansi tersebut,” tegas Jusuf Rizal yang sedang menggagas peluncuran Bamus (Badan Musyawarah) Madura dan halalbihalah ormas ke-Maduraan itu.

Berdasarkan Catatan Redaksi Jembatan Suramadu dibangun dengan total biaya mencapai kurang lebih Rp4,5 triliun. Proyek infrastruktur raksasa yang menghubungkan Surabaya dan Madura ini dikerjakan selama 6 tahun, dari 2003 hingga diresmikan pada 10 Juni 2009. Dana pembangunan bersumber dari APBN.

(Irmansyah/Red)

  • Penulis: Irmansyah
  • Editor: Redaksi Pusat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Pimpin Sertijab Kaskogartap II/Bdg photo_camera 3

    Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Pimpin Sertijab Kaskogartap II/Bdg

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 22
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Bandung – Komandan Komando Garnisun Tetap (Dankogartap) II/Bandung Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) II/Bandung yang berlangsung di Makogartap II/Bandung, Jalan Nias No. 3 Kota Bandung, Rabu (20/05/2026). Kegiatan dihadir Kasdam III/Slw, Irdam III/Slw, Kapoksahli Pangdam III/Slw, Asrendam III/Slw, para Asisten Kasdam III/Slw, Danlanal […]

  • FKJR Korwil Gunungkidul Gelar Musda 2026, Dalyono HP Kembali Terpilih Sebagai Ketua

    FKJR Korwil Gunungkidul Gelar Musda 2026, Dalyono HP Kembali Terpilih Sebagai Ketua

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Supriyanta
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Gunungkidul – Forum Komunikasi Jogja Raya (FKJR) Koordinator Wilayah (Korwil) Gunungkidul sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada Minggu (17/5/2026). Salah satu agenda krusial dalam pertemuan tersebut adalah pemilihan ketua baru untuk masa bakti berikutnya. ‎ ‎Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, Dalyono HP kembali terpilih dan dipercaya untuk memimpin kembali FKJR Korwil Gunungkidul. ‎ ‎Acara Musda […]

  • Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia ke Pulau Miangas Berhasil Memperkuat Komitmen Pembangunan Wilayah Perbatasan photo_camera 6

    Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia ke Pulau Miangas Berhasil Memperkuat Komitmen Pembangunan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Amir Pontoh
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Sulut – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pasca menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina. Pesawat Kepresidenan Jet Falcon A-0801 mendarat pada pukul 10.45 WITA dan disambut secara resmi oleh jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda Kabupaten Kepulauan Talaud, […]

  • Tindak Lanjut SDGs, Mahasiswa PGSD UNY Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar Kampus photo_camera 2

    Tindak Lanjut SDGs, Mahasiswa PGSD UNY Salurkan Bantuan ke Warga Sekitar Kampus

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Eko Priyanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Yogyakarta – Sebagai wujud kepedulian sosial dan implementasi nyata Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan aksi sosial menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah kampus pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang berfokus pada SDGs […]

  • Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

    Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Sukarto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang – Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas. Ratusan warga Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi kembali melakukan aksi damai sekaligus pemortalan lahan sawit yang dijanjikan perusahaan perkebunan sawit tersebut pada warga, Sabtu (16/5/2026) siang. Massa menutup akses operasional perusahaan di Divisi 1 wilayah […]

  • Sekilas Profil Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

    Sekilas Profil Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle Ichsan
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Marsekal TNI Hadi Tjahjanto  Pria kelahiran Malang, 8 November 1963 itu yang merupakan anak pertama dari Pasangan Bambang Sudarto, dan Nur Saadah, 73. Kini beliau telah menikmati kariernya yang cemerlang, karena telah berhasil menapaki puncak karirnya  yang tertinggi di jajaran Militer, saat ini sedang menjabat sebagai Panglima TNI. Perlu diketahui bahwa Marsekal TNI […]

expand_less