Logistik Jadi Kunci Daya Saing Bangsa, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Pentingnya Bandara dalam Ekosistem Industri Modern
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- visibility 325
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Jadi Contoh Ekosistem Industri Terintegrasi
Sebagai contoh nyata, Hutagaol mengangkat perkembangan kawasan industri Morowali yang dinilai berhasil membangun ekosistem industri modern berbasis hilirisasi nikel.
Ia menegaskan bahwa kekuatan Morowali tidak hanya terletak pada cadangan nikelnya, melainkan pada keberhasilannya membangun sistem yang mengintegrasikan energi, pelabuhan, jalan, smelter, bandara, hingga logistik secara menyeluruh.
Menurutnya, seluruh infrastruktur tersebut bekerja sebagai satu kesatuan yang saling mendukung sehingga mampu meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri dunia.
Logistik dalam Konsep Perang Fondasi
Lebih lanjut, Hutagaol mengaitkan pentingnya logistik dengan konsep Perang Fondasi, yakni bentuk persaingan global modern yang menurutnya bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu Energi, Data, dan Persepsi.
Dalam konsep tersebut, logistik berfungsi sebagai penghubung yang memastikan ketiga pilar tersebut berjalan secara efektif dan saling mendukung.
Tanpa sistem logistik yang efisien, potensi energi tidak akan berkembang menjadi kekuatan industri. Begitu pula tanpa dukungan data yang akurat dan kepercayaan pasar, daya saing nasional akan sulit terbentuk.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar