Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Opini » SENTINEL Seri 6: Ketika Komunikasi Putus, Perang Belum Tentu Berhenti, Ukraina, Starlink, dan Perang yang Berpindah ke Ruang Angkasa

SENTINEL Seri 6: Ketika Komunikasi Putus, Perang Belum Tentu Berhenti, Ukraina, Starlink, dan Perang yang Berpindah ke Ruang Angkasa

  • account_circle Suwoto
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Jakarta – Perang modern tidak lagi hanya ditentukan oleh kekuatan pasukan, persenjataan, dan penguasaan wilayah. Kemampuan mempertahankan komunikasi ketika infrastruktur darat terganggu kini menjadi salah satu bagian penting dari ketahanan sebuah negara.

Perang Rusia-Ukraina memberikan gambaran mengenai perubahan tersebut. Sejak invasi besar-besaran Rusia pada 2022, jaringan internet satelit Starlink milik SpaceX digunakan di Ukraina sebagai salah satu sarana komunikasi ketika infrastruktur telekomunikasi mengalami gangguan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa komunikasi bukan sekadar fasilitas pendukung. Dalam kondisi konflik, komunikasi menjadi bagian dari kemampuan untuk bertahan, berkoordinasi, berbagi informasi, dan mendukung pengambilan keputusan.

Ketika jaringan komunikasi darat terganggu, jaringan berbasis satelit dapat menjadi salah satu alternatif untuk mempertahankan konektivitas. Satelit berada di orbit, terminal berada di permukaan, sementara data bergerak melalui jaringan yang memungkinkan pengguna di lapangan tetap terhubung.

Namun, pengalaman Ukraina juga memperlihatkan persoalan strategis lain. Starlink merupakan infrastruktur yang dioperasikan perusahaan swasta. Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana kepentingan negara dalam konflik dapat bersinggungan dengan infrastruktur teknologi yang dimiliki dan dikendalikan sektor swasta.

Pertanyaan strategis kemudian berkembang: siapa yang memiliki dan mengendalikan kemampuan komunikasi dalam konflik modern—negara, perusahaan, satelit, jaringan, atau ekosistem yang menghubungkan seluruh komponen tersebut?

Rusia Kembangkan Rassvet

Perkembangan teknologi komunikasi satelit juga terjadi di Rusia. Reuters pada Agustus 2026 melaporkan pengembangan sistem internet satelit bernama Rassvet yang dikembangkan perusahaan Rusia Bureau 1440.

Rassvet dirancang sebagai jaringan komunikasi satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Menurut laporan tersebut, Rusia telah mengoperasikan sejumlah satelit untuk sistem itu dan merencanakan pengembangan konstelasi yang lebih besar.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur komunikasi berbasis satelit semakin menjadi bagian dari kalkulasi strategis dalam persaingan teknologi dan keamanan.

Meski demikian, kemampuan Rassvet tidak dapat begitu saja disamakan dengan tingkat kematangan operasional Starlink. Sistem tersebut masih menghadapi berbagai tantangan teknis dan operasional.

Artinya, persaingan teknologi komunikasi modern tidak hanya berlangsung di darat, tetapi juga merambah ruang angkasa.

Dari Satelit Menuju Ekosistem

Dalam SENTINEL Seri 6, Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol menekankan bahwa pelajaran dari perang Ukraina bukan semata-mata mengenai Starlink, melainkan tentang bagaimana sebuah negara membangun ketahanan komunikasi.

Ketahanan tidak cukup bergantung pada satu teknologi. Diperlukan ekosistem yang menggabungkan satelit, komunikasi, sensor, data, komputasi, kecerdasan buatan, serta sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan seluruh komponen tersebut.

Karena itu, pertanyaan strategis sebuah negara tidak berhenti pada berapa banyak satelit yang dimiliki. Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang membuatnya, menguasai teknologinya, mengendalikan infrastrukturnya, mengelola datanya, serta menjamin keberlangsungan komunikasinya.

Yang tidak kalah penting, apakah tersedia jaringan alternatif ketika jaringan utama mengalami gangguan?

Pelajaran untuk Indonesia

Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, perkembangan perang modern tersebut menjadi bahan penting dalam melihat ketahanan digital dan komunikasi nasional.

Ketahanan bukan sekadar memiliki teknologi, tetapi kemampuan untuk tetap berfungsi ketika teknologi tertentu mengalami gangguan atau kegagalan.

Pembangunan kemampuan antariksa, jaringan komunikasi, pusat data, keamanan siber, sensor, komputasi, dan kecerdasan buatan dapat dipandang sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung.

Perang modern tidak hanya mempertarungkan wilayah, tetapi juga kemampuan untuk melihat, berkomunikasi, memahami, dan mengambil keputusan.

SENTINEL Seri 6 kemudian membawa pertanyaan ke tahap berikutnya: bagaimana sebuah negara tetap mengetahui dan tetap terhubung ketika infrastrukturnya terganggu?

Jawabannya bukan semata-mata satu teknologi, melainkan ekosistem yang terdiri dari satelit, komunikasi, sensor, data, komputasi, AI, dan manusia yang mampu mengintegrasikannya.

Sebab ketika komunikasi terputus, persoalannya bukan lagi sekadar apakah masih memiliki telepon, tetapi apakah masih memiliki cara untuk tetap terhubung.

Brigjen (Purn.) MJP Hutagaol
Jakarta, 24 September 2026

Suwoto

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4th Anniversary Shotokaw 212 Bintaro Meriah, Santunan Anak Yatim dan Hiburan Rakyat Warnai Harlah Ke-4 photo_camera 6

    4th Anniversary Shotokaw 212 Bintaro Meriah, Santunan Anak Yatim dan Hiburan Rakyat Warnai Harlah Ke-4

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Zaenal Abidin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Tangerang Selatan – Komunitas Shotokaw 212 Bintaro menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-4 atau 4th Anniversary pada Senin (15/6/2026) di tanah lapang milik salah satu anggotanya, Sihabudin, yang berlokasi di Gang Abadi RT 03 RW 04, Kelurahan Pondok Karya, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial kepada […]

  • Karhutla Gambut Pangmilang Singkawang Meluas, 24 Personel Gabungan Bergerak Kendalikan Api

    Karhutla Gambut Pangmilang Singkawang Meluas, 24 Personel Gabungan Bergerak Kendalikan Api

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Singkawang, Kalbar — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Jalan Kaliasin Dalam (Kong MUI), RT 007/RW 002, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Senin (31/8/2026). Mengetahui adanya kebakaran, petugas gabungan langsung bergerak melakukan pengecekan lokasi, pemadaman dan pendinginan guna mengendalikan rambatan api serta mencegah kebakaran meluas ke kawasan sekitar. Berdasarkan […]

  • Perkuat Hubungan Bilateral, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sambut Kunjungan Dubes Palestina di Jakarta

    Perkuat Hubungan Bilateral, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sambut Kunjungan Dubes Palestina di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Suwoto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfatah A.K. Alsattari, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, pada Rabu (25/2). Pertemuan diplomatik ini menjadi momentum penting dalam mempertegas posisi Indonesia yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menhan Sjafrie menyambut hangat kehadiran Dubes Alsattari sebagai […]

  • Semarak HUT RI ke-81, Kapolres Ketapang Hadiri Penutupan Menyumpit Patih Jaga Patih Cup 2026

    Semarak HUT RI ke-81, Kapolres Ketapang Hadiri Penutupan Menyumpit Patih Jaga Patih Cup 2026

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menghadiri penutupan Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Patih Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang di gelar di Halaman Rumah Bupati Ketapang, Jalan S. Parman Gang Kelapa Gading, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang […]

  • Dua Bandar Sabu Jaringan Sandai Di Bekuk, Polres Ketapang Amankan 379,91 Gram Sabu

    Dua Bandar Sabu Jaringan Sandai Di Bekuk, Polres Ketapang Amankan 379,91 Gram Sabu

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang, Kalbar – Polres Ketapang berhasil menangkap dua terduga bandar sabu di Kecamatan Sandai dan menyita barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat total 379,91 gram brutto pada Senin (21/9/2026) malam. Dua tersangka berinisial J (42) dan DD (27) diringkus tanpa perlawanan sekitar pukul 20.00 WIB berkat laporan masyarakat yang melaporkan aktivitas peredaran Narkoba […]

  • Masyarakat Tanimbar Jakarta Soroti Penanganan Kasus UP3 di Kepulauan Tanimbar, Desak Kejaksaan Berikan Kepastian Hukum

    Masyarakat Tanimbar Jakarta Soroti Penanganan Kasus UP3 di Kepulauan Tanimbar, Desak Kejaksaan Berikan Kepastian Hukum

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle David SF
    • visibility 295
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Penanganan persoalan utang pihak ketiga (UP3) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, menjadi perhatian masyarakat. Publik mempertanyakan perkembangan penanganan perkara yang dikaitkan dengan Agustinus Tidorus dan Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, serta mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku agar memberikan informasi yang jelas mengenai status penanganannya. Keluhan tersebut muncul karena masyarakat menilai belum […]

expand_less