Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Gedung KUA Kapuas Ambruk, Proyek Rp1,341 Miliar Jadi Sorotan

Gedung KUA Kapuas Ambruk, Proyek Rp1,341 Miliar Jadi Sorotan

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes | Sanggau — Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi sorotan setelah bangunan mengalami kerusakan hingga sebagian struktur dilaporkan ambruk. Jum’at (2/10/2026).

Proyek yang disebut bersumber dari DIPA Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat dengan nilai sekitar Rp1,341 miliar tersebut kini memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan, pelaksanaan teknis, dan pengawasan proyek.

Informasi yang diperoleh dari lapangan menyebutkan, kondisi fondasi menjadi salah satu bagian yang dipertanyakan. Pada sejumlah titik disebut terdapat penggunaan kayu cerucuk berdiameter sekitar 5–6 sentimeter.

Selain itu, proses pencampuran beton juga menjadi perhatian. Terdapat informasi bahwa pencampuran material diduga dilakukan tanpa takaran yang konsisten.

Namun, seluruh informasi tersebut masih memerlukan pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai dengan gambar kerja, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi kontrak, dan standar konstruksi yang berlaku.

Sorotan juga mengarah pada aspek pengawasan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pihak yang disebut sebagai pengawas proyek diduga mengaku tidak memahami secara mendalam gambar kerja maupun RAB.

Jika benar, kondisi tersebut perlu mendapatkan klarifikasi karena pengawasan memiliki peran penting dalam memastikan pekerjaan sesuai dengan kontrak dan spesifikasi teknis.

Dengan nilai proyek sekitar Rp1,341 miliar, masyarakat berharap pemerintah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi bangunan maupun dokumen proyek.

Pemeriksaan dapat mencakup perencanaan, kontrak, RAB, gambar kerja, spesifikasi material, laporan pengawasan, hingga hasil pekerjaan di lapangan.

Publik juga menunggu penjelasan mengenai penyebab pasti bangunan mengalami kerusakan hingga ambruk serta bagaimana pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggaran negara tersebut.

Media Suara Mabes membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Kementerian Agama, Kanwil Kemenag Kalimantan Barat, pihak pelaksana, konsultan perencana, konsultan pengawas, maupun pihak terkait lainnya.

Seluruh pihak diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka agar persoalan tersebut dapat diketahui berdasarkan fakta, dokumen, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Media Suara Mabes akan terus mengikuti perkembangan kasus ini.

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    Desak Kejagung Beri Klarifikasi, Informasi 26 Nama Terkait Dugaan Kasus MBG Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanafiah
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Banda Aceh – Beredarnya informasi mengenai adanya 26 nama yang disebut-sebut terkait dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik di berbagai daerah, termasuk Aceh. Sejumlah kalangan menilai Kejaksaan Agung Republik Indonesia perlu memberikan klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya spekulasi yang berpotensi menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat. Seorang […]

  • Korban Koperasi Unggul Makmur Mengadu ke LaNyalla, Minta Keadilan Peralihan Sertifikat Rumah Sepihak

    Korban Koperasi Unggul Makmur Mengadu ke LaNyalla, Minta Keadilan Peralihan Sertifikat Rumah Sepihak

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Dudung Wahyudin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Suarabaya – Isa Kristina, istri almarhum Solikin, mengadukan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Koperasi Serba Usaha (KSU) Unggul Makmur di Kota Malang kepada anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, LaNyalla Mahmud Mattalitti. Pengaduan tersebut dilakukan karena ia merasa haknya sebagai ahli waris dirampas setelah rumah yang dijadikan agunan pinjaman beralih nama secara […]

  • Satreskrim Polres Ketapang Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus PETI Di Sungai Penjawaan ke Kejaksaan Negeri Ketapang

    Satreskrim Polres Ketapang Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus PETI Di Sungai Penjawaan ke Kejaksaan Negeri Ketapang

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle A'ang Sanjaya
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Ketapang Kalbar – Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Ketapang melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Kejaksaan Negeri Ketapang, Rabu (3/6/2026) sore. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut proses penyidikan perkara dugaan tindak pidana pertambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang. Penyerahan tersangka dan barang […]

  • Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    Heri Laporkan Dugaan Perampasan Hak Kelola Tanah Adat di Barito Utara, Minta Proses Pembagian Tali Asih PT NPR Diusut

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Ron
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Muara Teweh — Heri, yang mengaku sebagai pemilik hak kelola tanah adat sekaligus perwakilan masyarakat, melaporkan dugaan penggelapan dan perampasan hak kelola lahan masyarakat adat serta dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proses pembagian tali asih oleh PT Nusa Persada Resources (NPR) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pengaduan tertanggal 12 Oktober 2026 tersebut ditujukan […]

  • PT SSM Tegaskan Tidak Pernah Gusur Rumah Warga di Desa Patai Patah, Ini Penjelasannya! photo_camera 4

    PT SSM Tegaskan Tidak Pernah Gusur Rumah Warga di Desa Patai Patah, Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Sukarto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Ketapang – PT. Srinding Sumber Makmur (SSM) tegaskan tidak pernah melakukan penggusuran atau merobohkan rumah warga Desa Patai Patah, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. PT SSM merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang tambang emas dan mulai beroperasi pada tahun 2022. Pihak perusahaan mengklaim tidak pernah melakukan penggusuran lahan milik warga pada […]

  • Kemarau Panjang, Intrusi Air Laut dan Keterbatasan Peralatan Jadi Tantangan Perumda Tirta Indragiri

    Kemarau Panjang, Intrusi Air Laut dan Keterbatasan Peralatan Jadi Tantangan Perumda Tirta Indragiri

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Agustami Tolib
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Kab. Inhil, Tembilahan — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menjadi tantangan alam nyata bagi keberlangsungan penyediaan air bersih. Menurunnya debit air tawar dan kuatnya pengaruh pasang air laut berpotensi meningkatkan intrusi air laut ke sumber air baku yang dimanfaatkan dalam proses pengolahan Perumda Tirta Indragiri. Kondisi tersebut semakin membutuhkan […]

expand_less