Logistik Jadi Kunci Daya Saing Bangsa, Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol Soroti Pentingnya Bandara dalam Ekosistem Industri Modern
- account_circle Suwoto
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- visibility 328
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MediaSuaraMabes | Jakarta – Logistik dinilai telah menjadi salah satu fondasi utama dalam menentukan daya saing bangsa di tengah persaingan global abad ke-21. Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI (Purn.) MJP Hutagaol dalam tulisannya berjudul “Logistik: Urat Nadi Perang Fondasi Abad ke-21 – Mengapa Kawasan Industri Membangun Bandara Sendiri?” yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Dalam paparannya, Hutagaol menegaskan bahwa pembangunan bandara di kawasan industri bukan sekadar untuk mendukung transportasi udara, melainkan merupakan bagian dari sistem logistik terpadu yang menjaga keberlangsungan proses industri modern.
Menurutnya, paradigma pembangunan telah berubah. Jika sebelumnya kekuatan suatu negara lebih banyak diukur dari besarnya sumber daya alam yang dimiliki, kini keunggulan ditentukan oleh kemampuan mengolah sumber daya tersebut secara cepat, efisien, dan bernilai tambah.
“Yang diperebutkan saat ini bukan hanya sumber daya alam, tetapi kecepatan mengubah sumber daya menjadi kekuatan industri,” tulis Hutagaol.
Ia menjelaskan bahwa logistik tidak lagi dimaknai sebatas aktivitas distribusi barang, melainkan sebagai sistem yang menghubungkan sumber daya alam, energi, teknologi, manusia, modal, hingga pasar global menjadi satu ekosistem industri yang terintegrasi.
Bandara Menjadi Simpul Strategis
Hutagaol menilai keberadaan bandara di kawasan industri memiliki fungsi strategis dalam mendukung mobilitas tenaga ahli, pengiriman komponen berteknologi tinggi, serta percepatan pengambilan keputusan operasional.
Menurutnya, dalam industri modern, keterlambatan beberapa jam saja dapat berdampak pada terhentinya proses produksi dan memicu kerugian ekonomi yang besar.
Karena itu, pembangunan bandara harus dipahami sebagai investasi strategis untuk menjaga efisiensi rantai pasok sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri dalam jaringan ekonomi global.
Jurnalis : Suwoto
Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 26 April 2021 sebagai Redaktur. Email : suwoto@mediasuaramabes.co.id

Saat ini belum ada komentar