Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Kesehatan » Waspada Epilepsi: Dampak, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya

Waspada Epilepsi: Dampak, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatannya

  • account_circle Hapzon Effendi
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 241
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Jakarta – Epilepsi merupakan salah satu penyakit saraf kronis yang masih sering disalahpahami oleh masyarakat. Banyak orang menganggap epilepsi sebagai gangguan mistis atau kutukan, padahal epilepsi adalah gangguan pada sistem kelistrikan otak yang menyebabkan kejang berulang. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga lansia.

Menurut data World Health Organization (WHO), saat ini sekitar 50 juta orang di dunia hidup dengan epilepsi, menjadikannya salah satu gangguan saraf paling umum secara global. Sekitar 80% penderita epilepsi berada di negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 1,5 juta penderita epilepsi, dengan prevalensi sekitar 0,5–0,6% dari total penduduk. Namun, masih banyak kasus yang belum terdiagnosis atau belum mendapatkan pengobatan yang memadai, terutama di daerah terpencil.

Data dari Jurnal Global Health Science menytakan bahwa tidak semua kasus epilepsi memiliki penyebab yang jelas. Namun, beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya epilepsi antara lain:
✅Cedera kepala akibat kecelakaan.
✅Stroke atau gangguan pembuluh darah otak.
✅Infeksi otak, seperti meningitis atau ensefalitis.
✅Tumor otak.
✅Kelainan bawaan sejak lahir.
✅Faktor genetik atau keturunan.
✅Gangguan metabolisme tertentu.
✅Cedera saat proses persalinan

Epilepsi tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi penderitanya.
✳️Dampak Fisik
Kejang berulang yang berisiko menyebabkan cedera.
Gangguan kesadaran.
Risiko kecelakaan saat berkendara atau bekerja.
Dalam kasus tertentu dapat menyebabkan kematian mendadak terkait epilepsi
✳️Dampak Psikologis
Kecemasan dan depresi.
Menurunnya rasa percaya diri.
Stres akibat stigma masyarakat.
✳️Dampak Sosial
Diskriminasi di lingkungan kerja dan pendidikan.
Kesulitan memperoleh pekerjaan tertentu.
Isolasi sosial akibat kurangnya pemahaman masyarakat.

Meskipun tidak semua kasus epilepsi dapat dicegah, risiko terjadinya epilepsi dapat dikurangi dengan:
✅Menggunakan helm saat berkendara.
✅Mengendalikan tekanan darah untuk mencegah stroke.
✅Menjaga kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.
✅Mencegah infeksi otak melalui imunisasi.
✅Menghindari penyalahgunaan alkohol dan narkotika.
✅Menjalani pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Kabar baiknya, epilepsi dapat dikendalikan. WHO menyebutkan bahwa sekitar 70% penderita epilepsi dapat hidup normal dan bebas kejang dengan pengobatan yang tepat.

Organisasi Kesehatan Dunia
Metode pengobatan meliputi:
1. Obat Anti Kejang
Merupakan terapi utama yang diberikan oleh dokter saraf untuk mengendalikan aktivitas listrik abnormal di otak.
2. Operasi Otak
Dilakukan pada kasus tertentu yang tidak membaik dengan obat-obatan.
3. Terapi Stimulasi Saraf
Menggunakan alat khusus untuk membantu mengurangi frekuensi kejang.
4. Diet Ketogenik
Pada beberapa pasien, terutama anak-anak, diet khusus ini dapat membantu mengendalikan kejang.

Pertolongan Pertama Saat Seseorang Mengalami Kejang

Apabila melihat seseorang mengalami kejang epilepsi:
✓ Tetap tenang.
✓ Jauhkan benda-benda berbahaya di sekitar korban.
✓ Miringkan tubuh korban setelah kejang mereda.
✓ Longgarkan pakaian yang ketat.
✓ Catat lamanya kejang.
✓ Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit atau terjadi berulang.
✗ Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut korban.
✗ Jangan menahan gerakan kejang secara paksa.

Sebagai penutup, bahwa Epilepsi bukanlah penyakit menular dan bukan pula akibat gangguan supranatural. Dengan diagnosis dini, pengobatan yang tepat, serta dukungan keluarga dan masyarakat, penderita epilepsi dapat menjalani kehidupan yang produktif dan berkualitas. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang epilepsi menjadi langkah penting untuk menghapus stigma dan memberikan kesempatan yang sama bagi para penyandang epilepsi di Indonesia.

“Kenali Epilepsi, Hindari Stigma, Dukung Penderitanya untuk Hidup Lebih Berkualitas.”
Media Suara Mabes | Edukasi Kesehatan untuk Indonesia Sehat.

Dari: Berbagai sumber.
Penulis: Hapzon Effendi

Hapzon Effendi

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 9 September 2025 sebagai Jurnalis Pusat. Email : hapson.effendi@mediasuaramabes.co.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah

    Insan Pers dan APH Bersatu, SMSI Jateng Dorong Sinergi Kuat Polri, TNI dan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Semarang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendorong penguatan sinergi antara perusahaan pers, kepolisian, pemerintah daerah, TNI dan instansi komunikasi publik di seluruh Jawa Tengah. Plt Ketua SMSI Jawa Tengah, Jayanto Arus Adi yang dikenal sebagai wartawan senior Indonesia, Ahli Pers Dewan Pers, akademisi, penulis, sekaligus tokoh organisasi pers nasional Ia meminta jajaran […]

  • Umar Ali Agustiar Perkuat Silaturahmi, Sambangi Warga di Babakan Ngantai Ciranggon Cikarang Timur

    Umar Ali Agustiar Perkuat Silaturahmi, Sambangi Warga di Babakan Ngantai Ciranggon Cikarang Timur

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Deden Guntara
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Cikarang Timur, Bekasi — H Umar Ali Agustiar, calon Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, terus membangun komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat. Kali ini, H Umar Ali Agustiar terlihat bersilaturahmi bersama warga di Kampung Babakan Ngantai, Desa Ciranggon. Suasana penuh keakraban tampak dalam pertemuan tersebut. Kehadiran H Umar disambut hangat warga […]

  • Pemkab Jepara Canangkan Desa Digital 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

    Pemkab Jepara Canangkan Desa Digital 2026, Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara secara resmi mencanangkan Desa Digital pada Lokus Pilot Project Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pencanangan tersebut berlangsung di Balai Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Kamis (1/10/2026). Program Desa Digital menjadi salah satu langkah Pemkab […]

  • ADU MEKANIK DI BOSTON! Prancis vs Maroko, Pertempuran Dribel Maut Lawan Raja Sprint di Perempat Final Piala Dunia 2026

    ADU MEKANIK DI BOSTON! Prancis vs Maroko, Pertempuran Dribel Maut Lawan Raja Sprint di Perempat Final Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Saud Maruntung
    • visibility 250
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta – Babak perempat final Piala Dunia 2026 langsung dibuka dengan big match yang sangat menjanjikan. Prancis vs Maroko siap menyuguhkan duel bertensi tinggi. Ini bukan lagi soal tim unggulan melawan tim kuda hitam, melainkan pertempuran dua raksasa papan atas dunia yang berada di level setara. Berdasarkan peringkat FIFA, Tim Ayam Jantan (Prancis) […]

  • Komitmen Bangun Jakarta Bersinar Dukung Pramono, Ormas Madas Nusantara Akan Kritisi Bank Jakarta Serta Sejumlah BUMD dan Dinas Yang Diduga Bocor

    Komitmen Bangun Jakarta Bersinar Dukung Pramono, Ormas Madas Nusantara Akan Kritisi Bank Jakarta Serta Sejumlah BUMD dan Dinas Yang Diduga Bocor

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Thio Rudy
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Jakarta — Komitmen ikut bangun Jakarta Bersinar dan mendukung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung benahi Jakarta, Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara akan kritisi Bank Jakarta, BUMD dan sejumlah Dinas yang masih melakukan penyalahgunaan wewenang (abuse of power). Akan luncurkan Kotak Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat Jakarta. “Membangun kota Jakarta Bersinar sebagaimana Jargon Kampanye […]

  • Teladan Jaga Kedamaian, Kapolresta Pati Siraman Rohani dan Safari Subuh

    Teladan Jaga Kedamaian, Kapolresta Pati Siraman Rohani dan Safari Subuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Supriyono
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Pati – Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H gencarkan siraman rohani dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan serta humanis. Sabtu (15/8/2026), Kapolresta Pati mengikuti kegiatan siraman rohani dan Safari Subuh di sejumlah masjid wilayah Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan […]

expand_less