Breaking News
light_mode
Trending HasTags
Beranda » Daerah » Ketua Persatuan Orang Melayu Minta Proses Hukum Korupsi Tidak Dicampur Adat

Ketua Persatuan Orang Melayu Minta Proses Hukum Korupsi Tidak Dicampur Adat

  • account_circle Hepni Jaya Kusuma
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MediaSuaraMabes, Pontianak Kalimantan Barat – Ketua Umum Persatuan Orang Melayu Agus Setiadi menegaskan perkara dugaan korupsi merupakan ranah hukum positif dan tidak boleh dicampuradukkan dengan simbol adat.

“Indonesia adalah negara hukum. Adat adalah pilar kehormatan dan kearifan lokal yang kita junjung tinggi. Namun perkara korupsi adalah ranah hukum positif. Kita tidak boleh mencampuradukkan keduanya sehingga melemahkan prinsip kesetaraan di hadapan hukum,” tegas Agus di Pontianak, Selasa 10/5/2026.

Menurutnya, intervensi dalam bentuk tekanan sosial, mobilisasi identitas, maupun penggiringan opini berbasis sentimen kedaerahan berpotensi mencederai prinsip equality before the law. Semua warga negara memiliki kedudukan sama di hadapan hukum.

Agus mengingatkan pemberantasan korupsi adalah agenda strategis nasional. Di tengah tekanan fiskal dan situasi geopolitik global yang tidak menentu, integritas tata kelola keuangan publik menjadi kunci menjaga stabilitas pembangunan.

“Kita sedang berada dalam situasi ekonomi global yang penuh tantangan. Justru di tengah kondisi berat inilah kita harus menunjukkan kedewasaan kolektif. Jangan sampai energi daerah tersedot oleh polemik yang kontraproduktif,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Barat atas capaian pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Kalimantan dan peringkat delapan nasional pada 2026.

“Capaian ini bukan hal sederhana. Di tengah tekanan global dan kondisi keuangan nasional yang ketat, Kalbar mampu menunjukkan daya tahan dan daya saing ekonomi. Ini patut diapresiasi dan harus kita jaga dengan menciptakan stabilitas sosial dan politik daerah,” kata Agus yang juga Direktur Sentra Inovasi dan Kajian Kebijakan Publik SIKKAP.

Ia menilai stabilitas adalah prasyarat utama investasi dan percepatan pembangunan. Kegaduhan yang tidak perlu hanya akan menurunkan kepercayaan publik dan pelaku usaha.

Agus juga mendorong percepatan optimalisasi Pelabuhan Internasional Kijing sebagai gerbang ekspor-impor dan pusat logistik Kalbar. Menurutnya, pelabuhan ini berpotensi menciptakan efek berganda berupa peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, dan penguatan daya saing produk daerah.

“Momentum pertumbuhan ekonomi yang sudah dicapai harus dikonsolidasikan dengan kebijakan infrastruktur terintegrasi dan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Ketua Umum Persatuan Orang Melayu, Agus mengimbau organisasi kepemudaan, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sipil menahan diri agar tidak membuat pernyataan yang memperkeruh suasana dan mengganggu fokus pemerintah provinsi dalam menjalankan agenda pembangunan.

“Biarkan aparat penegak hukum bekerja profesional dan independen. Percayakan sepenuhnya kepada KPK dan institusi hukum lainnya. Jika ada keberatan, tempuh jalur hukum yang tersedia. Itulah sikap yang beradab dan konstitusional,” ujarnya.

Ia menutup dengan menegaskan komitmen mendukung supremasi hukum, menjaga marwah adat pada tempatnya, serta memastikan Kalimantan Barat tetap kondusif, bersatu, dan progresif.

“Kita harus berdiri pada prinsip yang jelas: hukum ditegakkan tanpa intervensi, adat dihormati pada martabatnya, stabilitas dijaga, dan pembangunan terus dilanjutkan.”

Narasumber:
Agus Setiadi, SE
Ketua Umum Persatuan Orang Melayu & Direktur SIKKAP.

Editor: Hepni J.K

Hepni Jaya Kusuma

Jurnalis :

Bergabung di Media Suara Mabes (MSM) sejak tanggal 3 Juni 2021 sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil_ Prov. Kalimantan Barat. Email : hepni.kusuma@mediasuaramabes.coid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun dengan Fakta, Bukan Prasangka: Pantai Solop Tetap Menjadi Ikon Wisata Mandah

    Membangun dengan Fakta, Bukan Prasangka: Pantai Solop Tetap Menjadi Ikon Wisata Mandah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Saprizal
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Kab. Indragiri Hilir – Pulau Cawan Munculnya imbauan mengenai larangan aktivitas maksiat, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai tindakan yang bertentangan dengan norma agama maupun adat Melayu di kawasan Pantai Solop mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat. Di satu sisi, langkah pencegahan tersebut patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban kawasan wisata. […]

  • Khabib Rela Kehilangan Jutaan Dolar demi Palestina

    Khabib Rela Kehilangan Jutaan Dolar demi Palestina

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Wajidi Adiansyah
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Rusia – Mantan juara dunia kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, tak pernah ragu menunjukkan pembelaan dan kepeduliannya terhadap Palestina. Sejak eskalasi genosida di Gaza memuncak, petarung berjuluk “The Eagle” ini konsisten membagikan unggahan yang mendokumentasikan kehancuran serta krisis kemanusiaan di wilayah tersebut. Namun, di belakangan legenda pertarungan asal […]

  • Jajaran Pemkab Beltim Hadiri Pelantikan Rektor Pertama Institut Dargantara Periode 2026–2031

    Jajaran Pemkab Beltim Hadiri Pelantikan Rektor Pertama Institut Dargantara Periode 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • account_circle Ramlie Arbaie
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Belitung – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur menghadiri prosesi pelantikan Rektor Pertama Institut Darma Ganesha Nusantara (Institut Dargantara) untuk masa jabatan 2026–2031. Acara berlangsung khidmat di Ballroom BW Suite Hotel Belitung, Tanjungpandan, Sabtu (17/10/2026). Dalam agenda tersebut, Bupati Belitung Timur diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur, Zikril, guna […]

  • 564 Prajurit Siswa Dikmaba TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam III/Siliwangi Tekanan Profesionalme dan Integritas

    564 Prajurit Siswa Dikmaba TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam III/Siliwangi Tekanan Profesionalme dan Integritas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Achmad Arif Rachman
    • visibility 96
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes | Bandung – Sebanyak 564 prajurit siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri dan Keahlian TNI AD Gelombang II TA 2026 resmi dilantik dan disumpah menjadi Bintara TNI AD berpangkat Sersan Dua oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., di Lapangan Patriot Dodik Secaba Rindam III/Siliwangi, Kabupaten Bandung, Selasa (11/8/2026). Upacara penutupan pendidikan yang berlangsung […]

  • Protes Masyarakat Singkawang Terhadap Kebijakan SPBU 64.791.04 DPRD Janji Tindak Lanjuti, Hearing Digelar Besok photo_camera 5

    Protes Masyarakat Singkawang Terhadap Kebijakan SPBU 64.791.04 DPRD Janji Tindak Lanjuti, Hearing Digelar Besok

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Hepni Jaya Kusuma
    • visibility 397
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Singkawang Kalbar – Puluhan warga dan sopir truk menggelar aksi protes di SPBU Pasiran 64.791.04, Jl. Ahmad Yani, Singkawang Barat, Kamis 11 Juni 2026. Aksi ini dipicu keberatan warga atas harga BBM non-subsidi yang dinilai mencekik serta kelangkaan solar di SPBU tersebut. Proses mediasi berlangsung pukul 15.00–16.00 WIB dan dihadiri Ketua Komisi II DPRD […]

  • “Tak Nampak tapi Berdampak” katapakNAW Karya Nawolo Tris Sampurno

    “Tak Nampak tapi Berdampak” katapakNAW Karya Nawolo Tris Sampurno

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Hapzon Effendi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MediaSuaraMabes, Jakarta – Di balik menurunnya revenue perusahaan dan membengkaknya biaya operasional, sering kali terdapat masalah-masalah kecil yang tidak terlihat. Inilah yang diangkat secara tajam dalam buku “Tak Nampak tapi Berdampak” karya Nawolo Tris Sampurno atau yang dikenal sebagai Pak Naw. Meskipun penerbitan buku ini di tahun 2019, namun isi dan pesan yang disampaikan Pak […]

expand_less